Sang Ajudan

Sang Ajudan
Patah Yang Di Satukan


__ADS_3

Raiz hanya fokus menatap ke arah Adela yang sedang menikmati makanan yang di bawakan oleh mantan suaminya.


"Mas nggak lapar apa hanya menatap terus ke arah saya? " Tanya Adela sambil mengunyah kue lapis.


"Mas kenyang lihat kamu. " Jawab Raiz.


"Nanti bisa kena sawan loh. "


"Iya sawan nya selalu ingat sama kamu. '


" Ih.. gombal. "


"Mau kan balikan sama Mas? "


"Surat cerai saja belum launching sudah minta rujuk. "


"Apa salah nya, emang fakta. "


"Mas, hargai lah perasaan Anita. Kalian baru saja cerai kemarin sore sekarang minta rujuk sama saya. Mas, apa kata orang - orang, berarti benar adanya orang ketiga. "


"Mas nggak peduli, ini tentang hati. Jadi tolong mau ya kembali. "


"Nggak tahu Mas, saya juga sedang menata hati dan ingin fokus sama kesehatan. "


"Kita sama - sama berjuang ya? " Ucap Raiz sambil memegang tangan Adela.


"Makasih Mas, saya tidak mau Mas akan capek menemani saya. "


"Mas nggak akan pernah capek, Mas akan temani kamu, semangati kamu. Kita kembali dari awal, bukan pernikahan kontrak tapi pernikahan yang sebenarnya. "


*****


"Mamah masakin kamu gulai kambing, sudah lama Mamah nggak masakin kamu. " Ucap Ibu Laila.


"Terima kasih Mah. " Ucap Raiz sambil menyantap masakan Mamah nya.


"Apa yang akan kamu lakukan setelah cerai?"


"Saya akan rujuk sama Adela. "


"Apa...!!! Rujuk. Jangan macam - macam kamu. " Ucap Pak Kusumo.


"Kenapa Pah? Itu pilihan Raiz, kami saling cinta. " Ucap Raiz.


"Cinta maksud kamu, cinta yang akan pergi meninggalkan kamu selamanya dan menikah dengan keluarga penipu. Carilah di atas Anita jangan setara Adela. "


"Papah kenapa nggak suka Adela? Bukan nya Adela itu baik dan sempurna. Tidak seperti Anita. "


"Baik dan sempurna tapi penyakitan. " Ucap Pak Kusumo.


"Saya menerima apa adanya, mungkin cara begini kami kembali. "


"Apa tidak ada wanita yang lebih baik dari kedua nya, kamu itu pemimpin daerah. Harus cari yang lebih tinggi jabatan dari Anita. "

__ADS_1


"Jabatan Anita dan Adela sama, Adela keluar dari Ajudan dia bisa menjabat jadi Kadis, camat bahkan jabatan lainnya. Kalau Papah mau melihat dari segi jabatan. "


"Pah, sudah. Kita ikuti apa kata Raiz. Karena Raiz yang menjalani semuanya bukan Papah atau Mamah. " Ucap Ibu Laila.


"Mah, dia anak kita satu - satunya. Dimana - mana orang tua ingin yang lebih baik untuk anaknya. Orang tua nya ingin melihat nya bahagia. " Ucap Pak Kusumo.


"Saya akan bahagia bersama Adela, jadi restui kami Pah. "


******


Keluarga Pak Andi di sibukkan oleh persiapan pernikahan putri kedua nya, acara siraman di gelar di rumah dan akad nikah akan di gelar di sebuah gedung.


Adela sibuk menata souvenir untuk tamu undangan, dan terlihat Hamdan pun hadir sebagai mantan Ajudan Pak Andi.


"Sebenarnya siapa sih calon suaminya? " Tanya Hamdan.


"Dengar - dengar sih, Ayah nya itu pengusaha dan Ibu nya Anggota DPRD. " Jawab Adela.


"Penasaran sama calon suaminya, apalagi mereka menikah karena perjodohan. "


"Semoga bahagia. " Ucap Adela.


"Amin, ehm.. besok Pak Raiz datang sebagai Saksi dari mempelai wanita nya. "


"Terus? "


"Kan bisa lihat mantan suami. "


"Pak Raiz kan duda, kalian rujuk saja. "


"Kenapa sih, orang - orang tuh sukanya nyinyir. "


"Yeeee... siapa yang nyinyir, fakta kalian itu lebih baik rujuk. Pasti Rakyat juga akan menolong kamu. " Ucap Hamdan.


"Tahu akh, ngaco saja kamu. " Ucap Adela.


******


"Sony, apa yang harus saya lakukan agar Adela mau sama saya lagi? " Ucap Raiz.


"Jadi bener mau rujuk? Nggak malu sama Publik? " Ucap Sony.


"Ngapain malu, ini masalah hati. "


"Kamu baru kemarin cerai, baru kemarin jumpa pers apa kata mereka bila tahu kalian rujuk dan jelas ini namanya ada orang ketiga."


"Peduli apa sama kata orang ketiga, yang jalani kami bukan mereka. "


"Kamu itu publik figur, orang akan dengan mudah menilai kalian. "


"Anita selingkuh, dia tidur dengan pria lain. Seandainya mereka tahu yang di salahkan itu Anita. "


"Anita tidur dengan pria lain, kok bisa? "

__ADS_1


"Saya akan jujur sama kamu. Saya tidak bisa memberikan nafkah batin untuk dia, memberikan nafkah juga di mata saja hanya ada Adela. Mungkin dari situ awal Anita selingkuh. "


"Saya nggak menyangka, dia cari kesenangan di luar. "


"Saya ingin menuruti apa kata hati, saya ingin mencoba membangun rumah tangga lagu bersama Adela. "


"Kalau itu kata hati kamu, dan rasa cinta kamu begitu sangat besar pada Adela. Perjuangan kan kembali cinta kalian. "


"Saya akan perjuangan kan. "


******


Acara pernikahan putri kedua Pak Andi sangat meriah, iringan pengantar pengantin pria pun di kawal oleh dua mobil Patwal.


Adela yang mengenakan kebaya tampak terkejut saat melihat Pak Walikota ikut dalam rombongan pengantin. Bahkan Adela melihat kedua orang tua Irfan.


"Nggak mungkin. " Ucap Adela pelan.


Turunlah pengantin pria, mata Adela berkaca - kaca saat melihat pengantin pria tersebut adalah Irfan. Pria yang meninggalkan nya demi menikahi anak wakil Bupati.


Prosesi adat penerimaan pengantin pria di adakan secara adat, terlihat tampak Irfan dengan wajah datar. Adela hanya bisa diam terpaku dan tubuh nya kaku bagai patung.


Mata Irfan menabrak tatapan mata Adela, ada isyarat kata yang di berikan oleh Irfan. Kedua pengantin duduk beriringan di depan penghulu, Raiz pun menatap Irfan dengan penuh amarah.


Sekuat tenaga, Adela menahan tangis, rasa sakit hati di khianati dan di tinggal menikah oleh pria yang sangat di cintai nya.


Kata Sah, terdengar di kedua telinga Adela. Tiba - tiba tangis nya pecah dan salah satu staf wanita Wabup merangkul pundak Adela.


"Mba Adela kenapa? " Tanya nya.


Adela hanya menggeleng kan kepala nya dan pergi dari acara pernikahan Irfan dan anak Pak Andi.


Setelah selesai, Raiz mencari sosok Adela. Bahkan Irfan pun di atas pelaminan mencari wanita yang di cintai nya.


Raiz berjalan ke atas pelaminan, dan memberikan selamat pada kedua pengantin. Saat akan bersalaman pada Irfan, tatapan mata Raiz menatap tajam ke arah nya.


"Ternyata kamu meninggalkan nya hanya untuk menikah dengan anak Pak Andi. " Ucap pelan Raiz.


"Saya di jodoh kan, maaf kalau saya menyakiti hati nya. Saya minta jaga Adela, saya hanya bisa menjaga nya sampai sini. "


"Karena kedua orang tua kah, sehingga kamu meninggalkan dia. "


"Pilihan yang sulit saat itu, saya harus menikahi Kinanti walau ada hati yang tersakiti."


"Semoga kamu bahagia, Adela akan berada dalam pelukan saya kembali. Jadi jangan khawatir dia akan sendirian. "


"Katakan Maaf untuk dia, maaf tentang pernikahan ini yang membuat dia kaget."


Sedangkan Adela berada di belakang gedung duduk berjongkok menangis sesenggukan.


Hiks... hiks.. hiks...


"Cinta membuat saya selalu patah hati, jodoh pun selalu saja menjauh. Saya apa tak pantas bahagia dan bersanding dengan pria yang saya sukai hiks.. hiks.. hiks... "

__ADS_1


__ADS_2