
Penyesalan selalu datang belakangan itulah yang kini tengah dirasakan oleh seorang Kendrick Nalendra Pramudya CEO tampan pemilik perusahaan KNP grup
Hatinya tiba-tiba terasa kosong, kabar berita yang ia dapatkan dari David sang asisten sungguh membuatnya merasa begitu terpukul.
Sosok pak Anggara yang begitu mengayomi dan juga penuh perhatian muncul kembali di dalam ingatannya, kasih sayang yang pria paruh baya itu berikan sangatlah tulus bahkan dari papanya sendiri pun tidak pernah ia dapatkan
Kini sosok itu sudah pergi untuk selamanya dan semua itu terjadi atas kesalahannya yang sudah melanggar janjinya untuk selalu menjaga dan melindungi putri satu-satunya
David sang asisten di buat bingung dengan perubahan drastis yang terjadi pada atasannya itu, Ken lebih banyak diam dan menyendiri di dalam ruangannya bahkan meeting bertemu dengan klien pun selalu di alihkan kepadanya.
Veronica pun merasakan hal yang sama, Ken yang memang dulunya bersikap dingin kini malah tambah bersikap lebih dingin terhadapnya, bahkan pria itu selalu menolak setiap kali Veronica mengajaknya bertemu
Tapi tidak untuk kali ini, Veronica sengaja datang ke kantor Ken tanpa memberitahunya terlebih dahulu, karena Veronica selalu merasa diabaikan maka kali ini wanita itu akan memaksa kekasihnya itu untuk menemaninya makan siang bersama
" Dela apa tuan Ken ada di dalam?" tanya Veronica pada sekretaris Ken yang tengah duduk di mejanya yang berada di depan ruangan Ken
" Ada bu, tapi apa bu Vero sudah membuat janji sebelumnya?" tanya Dela dengan sopan
" Belum, tapi kamu tahu kan aku ini siapa? jadi aku tidak perlu membuat janji hanya untuk sekedar bertemu dengan calon suamiku, paham!" tekan Veronica membuat Dela mengumpat dalam hati
" Tapi bu_" belum selesai dengan kalimatnya Veronica sudah berjalan menuju ruangan Ken mengabaikannya begitu saja
Ceklek
Tanpa mengetuk pintu Veronica masuk begitu saja kedalam ruangan Ken
" Sudah aku bilang ketuk pintu dulu sebelum kamu ma_!" kata-kata Ken menggantung saat melihat sosok wanita yang berdiri di hadapannya dengan senyum yang begitu menggoda
Ken menarik napas panjang dan menghempaskannya kasar
Dengan sekuat hati pria itu berusaha untuk membentengi dirinya karena setelah merenung semalaman ia berjanji pada dirinya sendiri untuk memperbaiki hubungannya dengan Freya dan meminta pengampunan pada wanita yang sudah sangat ia sakiti itu.
Veronica kini sudah berdiri di hadapannya dan hendak mendekati pria pujaannya, Ken yang sudah hafal kebiasaan Veronica yang suka main sosor seperti soang langsung berdiri dan berusaha menghindari kontak fisik dengan wanita yang masih berstatus kekasihnya itu
__ADS_1
" Sayang" suara manja Veronica menyapu Indra pendengaran Ken yang biasanya ia akan menyambutnya dengan senang dan selalu membalasnya dengan kelembutan tapi kini Ken malah bersikap dingin dan mulai jenuh dengan sikap Veronica
" Ada apa kau datang ke sini?" tanya Ken datar
Veronica mendekati Ken yang sedang berdiri di dekat jendela dengan pandangan lurus menatap gedung-gedung yang menjulang tinggi, dan seperti biasa wanita itu pasti akan bergelayut manja di lengan Ken, tapi tidak untuk kali ini karena Ken benar-benar sudah membentengi dirinya untuk tidak lagi berdekatan dengan wanita lain termasuk Veronica dengan gerakan cepat Ken sudah menjaga jarak dengan Veronica
" Sayang aku datang kesini untuk menemui mu, karena belakangan ini kamu selalu saja sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan mu itu, kau selalu tidak ada waktu untuk ku" ucap Veronica dengan suara manjanya dan berusaha untuk tetap mendekati Ken
Ken menghindar saat tangan putih dan lembut milik Veronica hendak menyentuhnya
" Aku memang sangat sibuk" Ken mengelak dan tetap memasang wajah datarnya
Veronica mengepalkan tangannya merasa kesal karena di abaikan oleh Ken
" Tapi aku merindukan mu sayang" Veronica yang kembali ingin menyentuh Ken lagi-lagi gagal karena Ken sudah kembali duduk di kursi kebesarannya
" Sebaiknya kau pulang saja, aku masih sangat sibuk" ucap Ken mengusir wanita itu secara halus
" Ayoklah sayang, bagaimana kalau kita makan siang di cafe Mayang, kamu mau kan?" tanya Veronica
Ken berpikir sejenak" Baiklah!"
Veronica tersenyum lebar dan dalam hatinya wanita itu bersorak gembira karena rencananya untuk mengajak kekasih hatinya makan siang bersama berhasil
Ken yang awalnya selalu memasang sikap dingin dan wajah datar seketika menyunggingkan senyumnya tipis saat membayangkan wajah cantik sang isteri yang harus ia perjuangkan kembali
" Kita ke cafe Mayang?"
" Terserah mu saja" ucap Ken datar padahal dalam hatinya ia merasa senang bukan main dengan begitu dia punya kesempatan untuk bertemu dengan wanita yang masih berstatus isterinya itu
Keduanya pun kini sudah berjalan keluar gedung perusahaan milik Ken, dan tanpa Veronica ketahui kalau ternyata mereka tidak pergi berdua seperti yang Veronica harapkan karena ternyata David juga ikut dengan mereka.
Ken tidak ingin mengambil resiko, jika pergi hanya berdua saja dengan Veronica tidak menutup kemungkinan jika Freya pasti akan salah pahan dan semakin membencinya
__ADS_1
Veronica yang sudah berada di dalam mobil Ken dan duduk di kursi belakang seketika meremas ujung bajunya karena Ken lebih memilih duduk di bangku samping pengemudi membuat wanita itu kesal bukan main
" Ken kenapa kamu malah duduk di situ?" protes Veronica memasang wajah memberengut
" Maaf aku sedang ingin duduk di depan !" jawab Ken tanpa dosa
"Tapi sayang kenapa tidak kamu saja yang mengemudikan mobilnya jika kau ingin duduk di kursi depan?"
" Aku sedang malas mengemudi"
" Kalau begitu biar aku saja yang mengemudikan mobilnya dan suruh saja asisten mu itu kembali ke kantor!" seru Veronica
David mengerutkan keningnya merasa kesal dengan wanita yang berstatus kekasih atasannya itu
" Aku tidak suka di kemudikan oleh seorang wanita" sahut Ken
" Jika kau masih ingin makan siang denganku sebaiknya diamlah, dan kita berangkat sekarang!" lanjutnya lagi
Veronica yang ingin protes kembali pun langsung terdiam
" Ayo berangkat" Titah Ken
David yang mendapat perintah dari atasannya pun langsung melajukan mobilnya menuju cafe Mayang
Sekitar menempuh waktu 20 menit mobil yang mereka tumpangi akhirnya sampai di parkiran cafe Mayang
Ken berjalan lebih dulu, David mengekor dibelakangnya sementara Veronica yang ingin mengimbangi langkah Ken malah tertinggal dibelakang
Veronica mengumpat dalam hati karena sikap Ken yang semakin dingin terhadapnya
Ken masuk ke dalam cafe dan langsung disambut oleh pegawai yang bertugas menyambut setiap tamu yang datang
Ken dipersilahkan masuk ke ruang VIP sesuai dengan pesanan yang Ken inginkan dan dia pun memerintahkan David agar Freya sendiri yang memberi pelayanan khusus untuknya.
__ADS_1