
" Mak..maksud kalian apa?"
Deg
Freya dan Ken langsung menoleh ke arah sumber suara
Keduanya lupa jika didalam apartemen itu selain David masih ada Mayang dan juga Gery
Freya menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskannya kasar menatap dua orang yang kini seperti tengah menghakimi dirinya
" Ka... kalian, berselingkuh?"
Jlep
Pertanyaan yang di lontarkan Mayang sungguh membuat Freya dan Ken membulatkan matanya sempurna
Keduanya pun saling melempar pandangan, nampak terkejut dengan reaksi Mayang yang menilainya berselingkuh
" Jadi ini alasan mu Ken membatalkan pernikahan mu dengan Veronica?" Mayang menatap nyalang ke arah keduanya
" Kenapa kamu bisa setega ini Naya? aku tahu kamu ditinggalkan oleh suamimu dan pasti merasa kesepian tapi tidak dengan jalan seperti ini Nay!" Mayang nampak kecewa pada Freya membuat Freya seketika itu jadi panik karena wanita yang sudah dianggap kakaknya sendiri itu sudah salah paham terhadapnya
" Mba Mayang maaf tapi aku_" belum selesai dengan ucapannya Mayang sudah menyelak
" Aku sungguh kecewa sama kalian berdua terutama kamu Naya, kamu kenapa bisa melakukan hal serendah itu sampai-sampai kalian melakukan hubungan terlarang?" tuduh Mayang membuat hati Freya terhenyak mendengarnya
" Mba Mayang sa_!" lagi-lagi Mayang memotong ucapan Freya dan tidak memberikan celah untuk Freya menjelaskan kejadian yang sebenarnya
" Kalian tahu Vero itu sahabat aku, dan kalian sudah mengkhianatinya dan kamu Naya aku enggak nyangka ucapan kamu waktu itu ternyata bohong belaka" Mayang menjeda kata-katanya
Gery sudah berusaha untuk menenangkan Mayang agar berhenti bicara dan memberikan Freya kesempatan berbicara tapi lagi-lagi Mayang tidak mengindahkan ucapannya
Mayang masih melemparkan kata-kata pedasnya karena merasa dikecewakan oleh orang yang sudah dianggap sahabat dan adiknya sendiri
" Kamu bilang pada Veronica kalau kau adalah wanita bersuami dan masih menjunjung tinggi kehormatan laki-laki yang masih berstatus sebagai suamimu itu, dan tidak mungkin kamu berani bermain di belakangnya walaupun tidak tahu bagaimana dengan suamimu sendiri yang masih setia atau mungkin sudah beristri lagi, tapi kenyataannya justru sebaliknya bukan, kamu dan Ken malah bermain di belakangnya, kamu sungguh munafik Nay, aku enggak nyangka kamu bisa setega itu!"Sarkas Mayang
Freya menghembuskan napasnya kasar dan terduduk lemas mendengar ucapan demi ucapan yang dilontarkan Mayang padanya tanpa memberinya kesempatan untuk berbicara
Kepala Freya tiba-tiba berdenyut dan ia pun memegangi kepalanya yang semakin terasa berputar-putar
" Sayang kamu kenapa?" Ken yang dalam keadaan cemas dengan spontan memanggil Freya dengan panggilan sayang membuat Mayang semakin muak
" Benar-benar tidak tahu malu" gumam Mayang yang masih dapat di dengar oleh oleh Ken
__ADS_1
" Cukup!" bentak Ken yang tentu saja membuat semuanya terjingkrak kaget mendengar suara Ken
" Kamu tidak tahu apa-apa Mayang jadi jangan sok menghakimi Freya lagi, dia sudah cukup menderita atas kesalahan yang sudah aku perbuat, jadi jangan ditambah lagi lukanya dari orang yang sudah ia anggap seperti keluarganya sendiri!" tekan Ken
Mayang semakin salah mengartikan ucapan Ken, dia menganggap kalau Ken berhasil merayu Freya dan berhasil melakukan hubungan terlarang dengannya sampai akhirnya Freya hamil
" Jadi benarkan kalian sudah melakukan hubungan sampai sejauh itu? dan sekarang kau sedang mengandung anak yang bukan darah daging suamimu?"
" Sayang " Gery berusaha menenangkan Mayang kembali tapi mungkin karena merasa sangat kecewa Mayang benar-benar tidak bisa di kendalikan Emosinya
Sementara David sendiri bingung harus bersikap apa, karena dia pun tidak menyangka kalau bosnya ternyata benar-benar serius menjalin hubungan dengan gadis yang sempat mencuri perhatiannya
" Mas, aku sungguh kecewa dengan mereka berdua, Veronica pasti akan sangat sedih jika tahu akan hal ini" Mayang menangis dalam pelukan Gery
Freya tersentak mendengar ucapan Mayang dan seketika ia pun teringat dengan Veronica, di dalam hati ia pun merasa sangat bersalah tapi disisi lain ia pun merasa hal yang wajar jika dia ternyata benar hamil dan itu darah daging dari suaminya sendiri
Freya berusaha untuk menegakkan duduknya dan menahan rasa sakit kepalanya yang masih terasa berdenyut
" Maafkan aku mba Mayang tapi sumpah ini sungguh di luar dugaan ku, dan ini tidaklah seperti apa yang mba Mayang pikirkan" Freya berusaha untuk menjelaskan pada Mayang
" Yang aku pikirkan? memangnya apa yang aku pikirkan?" Mayang menatap Freya dengan tatapan tajam
" Jangan menatapnya seperti itu!" bentak Ken
" Jangan membentaknya!' Gery tidak terima kekasihnya di bentak Ken
" Apa kau hamil ?" Tekan Mayang
Freya menggelengkan kepalanya " Aku tidak tahu" jawab Freya
Mayang mengusap wajahnya kasar lalu menatap tajam pada Freya
" Jadi benar kalian sudah melakukannya ?"
Freya mengangguk " Ya, karena suatu kejadian yang menimpaku malam itu membuat kami akhirnya melakukan hubungan itu" terang Freya
" Oh ya ampun Nay, apa kamu tidak sadar kalau apa yang kalian lakukan itu adalah perbuatan terlarang apalagi kau itu masih berstatus wanita bersuami"
" Siapa bilang perbuatan yang kami lakukan itu perbuatan terlarang?" Tanya Ken dengan senyum menyeringai
" Ya jelas itu terlarang bodoh, kau melakukannya dengan isteri orang" Geram Gery pada Ken
" Isteri orang?" Ken tertawa membuat Gery, Mayang dan David memicingkan matanya merasa aneh dengan laki-laki yang ada dihadapan mereka
__ADS_1
Sementara Freya memijat pelipisnya yang masih berdenyut semakin hebat
" Aku melakukannya dengan isteri ku sendiri, dan kalaupun Freya maksudku Naya hamil, anak yang dikandungnya pun bukan anak laki-laki lain tapi anak dari suami sahnya sendiri yaitu aku"
Deg
Freya tidak bisa menapik lagi, mungkin memang sudah saatnya semua orang tahu hubungannya dengan Ken
" Maksudnya?"
Tanya Gery, Mayang dan David secara bersamaan
Belum sempat Ken menjawab laki-laki itu sudah dibuat panik oleh Freya yang tiba-tiba pingsan
" Sayang!" Ken menepuk-nepuk pipi Freya namun tidak ada reaksi
" David cepat hubungi dokter!" teriak Ken
David yang tersentak dari lamunannya pun segera meraih ponselnya dan menghubungi dokter pribadi keluarga Pramudya
" Apa aku sudah sangat keterlaluan pada Naya mas?" Mayang jadi merasa sangat bersalah pada Freya
" Sudahlah, kita berdoa aja semoga Naya tidak kenapa-napa" Gery mengusap-usap bahu kekasihnya itu
Ken sudah memindahkan Freya kedalam kamarnya, pria itu nampak sangat mencemaskan keadaan Freya.
Tidak berapa lama dokter pun datang dan langsung memeriksa keadaan Freya
Dokter yang bernama Dinda itupun tersenyum pada Ken setelah selesai memeriksa keadaan Freya
" Bagaimana dokter keadaan isteri ku?" tanya Ken yang kini tengah menggenggam tangan Freya
Freya yang sudah tersadar pun sebenarnya merasa risih karena Ken benar-benar terlihat begitu posesif terhadapnya
" Tidak ada yang perlu di cemaskan, keadaan isterimu baik-baik saja, tadi hanya mengalami syok dan juga tekanan jadi alangkah baiknya tolong di jaga emosionalnya jangan sampai stres dan banyak pikiran dan juga satu lagi pola makannya harus dijaga ,makan makanan yang bergizi agar kondisi kandungannya pun sehat" tutur dokter Dinda panjang lebar
" Maksud dokter isteri saya beneran hamil dok?" tanya Ken sangat antusias
Dokter Dinda mengangguk " Iya benar, saat ini istrimu sedang hamil Ken!"
Seketika mata Ken berbinar dan juga berkaca-kaca, pria itu merasa sangat bahagia
Berkali-kali Ken mencium tangan Freya lalu beralih pada seluruh wajahnya
__ADS_1
Mayang dan Gery nampak melongo mendengar berita kehamilan Freya di tambah lagi dengan sikap Ken yang nampak begitu bahagia
Begitu juga dengan sang asisten, pria itu sungguh tidak menyangka kalau bosnya adalah suami dari Freya Kanaya