Sekedar Menikahi

Sekedar Menikahi
Jebakan


__ADS_3

Freya berdiri di depan cafe karena Ken tadi sudah menghubunginya dan sudah berada di dalam perjalanan menuju cafe


" Awww...!" Desis seorang wanita yang tengah berdiri tidak jauh dari tempat Freya berdiri seraya memegangi perutnya


Freya yang melihat dari kejauhan merasa ada yang aneh dengan wanita yang berada di seberang jalan


" Loh mbaknya kenapa, sakit?" tanya Freya yang melihat seorang wanita nampak meringis kesakitan lalu menghampirinya


" Pe...perutku sakit sekali" jawab wanita tersebut sambil meringis kesakitan dan duduk di tanah


" Mbak sendirian?" wanita itu mengangguk pelan


" Akhhh....!" pekiknya lagi membuat Freya hampir jantungan saking kagetnya mendengar pekikan wanita itu


" To ... tolong saya!" Ucap wanita itu memelas


Freya yang merasa kasihan pun akhirnya membantu wanita itu berdiri


" Darah? mbaknya_?" Freya tidak melanjutkan kata-katanya saking syoknya melihat ada darah yang mengalir di betis wanita itu


" Hiks... hiks.... an.. anakku!" Wanita itu histeris saat melihat darah di kakinya


" Tolong selamatkan anakku" pinta wanita itu memohon pada Freya


Dengan bantuan orang yang kebetulan lewat juga Freya membantu wanita itu masuk ke dalam taksi


" Aku akan mengantar mbaknya ke rumah sakit sekarang, bersabarlah dan berdoa semoga anak mbak tidak kenapa-napa" ucap Freya yang saat ini sudah berada di dalam taksi bersama wanita itu

__ADS_1


" Maaf mbak butuh tisu, ini ada tisu mbaknya berkeringat banget!" Sopir taksi tersebut menyodorkan tisu pada Freya


" Terima kasih pak!" Freya mengambil tisu tersebut dan mengelap wajahnya yang berkeringat karena tadi sempat membantu memapah wanita yang kini ada disampingnya


" Mbaknya butuh tisu juga ini?" Freya memberikan tisu yang ada di tangannya pada wanita yang kini tengah meringis kesakitan


" Tidak usah mbak, saya tidak bisa pakai tisu sejak hamil " jawabnya cepat menolak tisu yang ada di tangan Freya


" Aneh" batin Freya " Apa karena faktor mengidam kali ya?" pikirnya lagi


" Buat mbaknya aja yang udah berkeringat gitu, dan maaf itu dihidungnya ada _!" wanita itu tidak melanjutkan kata-katanya tapi gerakan tangannya menunjuk sesuatu membuat Freya refleks dan mengelapnya dengan tisu yang ada di tangannya


***


" Akhh.... kepala ku pusing sekali!" Freya mengerjapkan matanya yang terasa begitu berat untuk dibuka


" Di mana ini?" Freya mengedarkan pandangannya menatap ke sekeliling yang nampak asing baginya


" Apa yang terjadi dan kenapa aku bisa ditempat seperti ini? bukankah tadi aku sedang berada di taksi dan hendak membawa seorang wanita ke rumah sakit? tapi kenapa aku berada di sini?" Freya begitu bingung dengan kejadian yang sama sekali tidak bisa dia ingat karena terakhir dia ingat saat itu ia sedang berada di dalam taksi bersama seorang wanita


" Jangan-jangan wanita itu_?" Gumam Freya menebak-nebak


Ceklek


Mata Freya melotot saat melihat siapa orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan dimana dirinya tengah disekap


" Ka...kamu?" Freya terkejut bukan main melihat seseorang yang kini tengah berdiri di hadapannya

__ADS_1


" Siapa kamu sebenarnya dan mau apa kamu menjebakku seperti ini?" geram Freya saat menatap wanita yang ditolongnya malah tersenyum miring padanya


" Ha ..Ha...!" Wanita itu tertawa lalu dengan langkah perlahan ia pun menghampiri Freya yang masih terikat di atas tempat tidur


" Bagaimana, aktingku bagus bukan?" tanya wanita tersebut lalu tertawa jahat


" Siapa kamu sebenarnya dan mau apa kamu menculik ku seperti ini?" teriak Freya yang merasa kesal dengan wanita yang sudah ia tolong tapi ternyata hanya akting belaka


" Kau tidak perlu tahu siapa aku, tapi yang harus kau tahu cepatlah pergi sejauh mungkin dari kota ini dan jangan pernah muncul lagi dihadapan ku jika kau mau selamat terutama jika kau menginginkan anak mu lahir dengan selamat ke dunia jika tidak maka akan aku kirim anakmu itu ke alam baka!" Ancam wanita itu terdengar sangat sadis dan sangat menyeramkan


Freya membelalakkan matanya mendengar ancaman wanita yang berdiri di hadapannya


" Kau_?" Freya tidak menyangka wanita yang asing yang tadi sempat ditolongnya itu mengetahui tentang kehamilannya


Sebenarnya siapakah wanita itu? kenapa dia menginginkan Freya untuk pergi sejauh mungkin


" Siapa kamu sebenarnya dan apa alasanmu menyuruhku pergi dari kota ini?" tanya Freya yang sangat penasaran dengan sosok wanita stres yang tau-tau menculiknya dan mengancam dirinya


" Kau tidak perlu tahu siapa aku tapi yang jelas aku sangat membencimu!" tekan wanita itu lalu tersenyum jahat


" Membenciku? kenal aja enggak tapi kenapa kau tiba-tiba membenciku?" tanya Freya yang sangat penasaran


" Jangan banyak omong kamu, turuti aja perintah ku dan ingat jangan berani macam-macam jika kau sampai berani menghubungi seseorang maka bukan saja kamu dan anakmu yang aku kirim ke alam baka tetapi juga semua sahabat kamu terutama Mayang dan Nina"


Deg


Freya semakin dibuat terkejut dengan wanita yang ada di hadapannya itu, bagaimana mungkin dia tahu semua tentang dirinya dan juga para sahabatnya

__ADS_1


" Jangan! aku mohon jangan lakukan apapun terhadap sahabatku!" pinta Freya dengan memelas


Wanita itu tertawa penuh kemenangan, melihat wajah ketakutan Freya membuat gadis itu merasa puas


__ADS_2