Sekedar Menikahi

Sekedar Menikahi
Kembalinya Freya


__ADS_3

Setelah subuh Freya dan Nina berangkat ke ibu kota dan sebelum berangkat keduanya berpamitan terlebih dahulu kepada pak Tono, pak Seno dan juga kepada isteri-isteri mereka yang sudah banyak membantu merawat rumah dan ladang peninggalan pak Anggara


" Kalian hati-hati ya di jalan, ingat kabari ibu setelah sampai di sana!" pesan bu Nani kepada Freya dan Nina disaat kedua berpamitan


" Iya bu!" sahut keduanya


" Nina kamu kan baru aja keluar dari rumah sakit kemarin, apa tidak sebaiknya kamu istirahat biar aku saja yang pergi kau nanti bisa menyusul" ucap Freya saat keduanya hendak masuk kedalam mobil anak buahnya Martin yang sengaja ia kirim untuk menjaga Freya dari hal-hal yang tidak diinginkan


" Aku suka sehat Freya, lagi pula aku sakit karena terlalu mencemaskan keadaan mu, jadi jika aku tidak ikut denganmu yang ada aku malah kembali masuk rumah sakit" sahut Nina


Keduanya pun lalu masuk ke dalam mobil hitam yang sudah berdiri dua orang bodyguard dengan badan yang besar-besar


Awalnya Freya tidak percaya saat mereka mengatakan datang untuk menjemput keduanya, berdasarkan dengan pengalaman yang pernah ia alami membuat dirinya harus bersikap lebih berhati-hati, oleh karena itu sebelum berangkat Freya pun memastikannya terlebih dahulu pada Mayang dan juga Martin dan setelah mendapatkan jawaban yang memuaskan barulah mereka berani ikut naik ke mobil tersebut


Sebenarnya setelah mendengar Freya ada di desa bersama Nina dari Mayang apalagi saat Nina meminta untuk memastikan rumah sakit itu aman membuat Martin lebih memperketat pengamanan, karena sejak Freya menghilang secara tiba-tiba pria itu sudah mengendus ada sesuatu yang tidak beres, maka dari itu sesuai dengan persetujuan dari Gery juga Martin memilih mengirim beberapa orang untuk menjemput Freya


Iwan yang mengkhawatirkan keadaan keduanya pun akan ikut serta dengan mereka sekedar memastikan keselamatan keduanya


Setelah beberapa jam perjalanan mereka kini sudah sampai di sebuah rumah sakit yang cukup besar


Freya yang sepanjang perjalanan sudah merasa tidak tenang buru-buru turun dari dalam mobil tapi sebelum turun salah satu dari bodyguard tersebut memberikan Freya masker, kaca mata dan juga pasmina sebagai penyamaran


" Gunakan ini nona sebelum anda turun!" ucapnya sambil menyodorkan sebuah paper bag


" Terima kasih!" ucap Freya


Freya menggunakan semua yang diberikan bodyguard tersebut, dan dia akan masuk ke dalam rumah sakit tersebut tidak bersama dengan Nina melainkan dengan bodyguard tersebut


Nina akan menyusul belakangan bersama Iwan nantinya dan juga satu bodyguard yang sudah menunggunya di lobi rumah sakit tersebut


Freya tidak dapat membendung rasa kekhawatirannya walaupun Mayang sudah mengatakan semua akan baik-baik saja


Setelah sampai di depan ruangan yang sudah ada penjagaan yang cukup ketat, degup jantung Freya memompa sangat cepat


Ceklek


Freya masuk ke dalam ruangan yang bernuansa putih tersebut dengan rasa cemas yang tinggi


Mayang yang sedang duduk di salah satu sofa yang ada di ruangan tersebut pun menoleh saat mendengar suara pintu dibuka dari luar , begitu juga dengan Gery dan Martin yang berada di ruangan tersebut


" Naya!" Mayang langsung berdiri dari tempat duduknya


Freya berjalan dengan cepat menghampiri Mayang


" Hati-hati!" ucap Gery dan Martin hampir bersamaan ketika melihat Freya yang hampir berlari menghampiri Mayang


Keduanya berpelukan diselingi dengan Isak tangis keduanya


Freya menumpahkan kesedihannya dan setelah mengurai pelukannya dengan Mayang, ia pun kembali menangis sesenggukan saat netranya menangkap sosok yang selama ini sangat ia rindukan tengah berbaring tidak berdaya di atas ranjang pasien


" Mas Ken..!" lirihnya


Dengan langkah terseok-seok Freya menghampiri Ken yang berbaring di atas tempat tidur dengan mata yang tertutup dan selang infus yang menancap di punggung tangannya


" Kenapa bisa terjadi seperti ini mas, kamu kenapa mas?" tanya Freya di sela isak tangisnya


" Mas bangun mas, ini aku Freya Kanaya isterimu mas, aku sudah kembali mas!" ucap Freya yang sungguh terdengar begitu menyayat hati siapa saja yang mendengarnya


Tidak ada pergerakan sama sekali membuat tangis Freya semakin menjadi dan memeluk tubuh Ken sambil menggerakkan tubuhnya


Martin yang mengkhawatirkan keadaan Freya dan juga kandungannya perlahan mendekatinya


" Nay, kamu yang sabar ya. Ken pasti akan baik-baik aja, sebentar lagi juga dia pasti akan segera sadar setelah mendengar suaramu, kamu jangan seperti ini Nay kasihan dengan bayimu, Ken juga akan marah jika melihat mu seperti ini" ucap Martin seraya mengusap punggung Freya


Freya melepaskan pelukannya lalu berusaha untuk menenangkan dirinya


" Sebenarnya apa yang terjadi dengannya kak?" tanya Freya dengan tatapan mata yang tidak lepas dari Ken yang masih menutup matanya


Martin menyuruh Freya duduk terlebih dahulu sebelum ia menceritakan apa yang terjadi dengan Ken sahabat baiknya itu


...Flashback on...

__ADS_1


" Bagaimana kalau apa yang dikatakan Ken itu ternyata benar tapi justru ada pihak lain yang ternyata tidak menyukai hubungan Ken dengan Naya?" tutur Martin yang entah kenapa ia menjadi teringat dengan seseorang


" Maksudmu apa Martin?" tanya Derry yang semakin dibuat bingung dengan penuturan Martin begitu juga dengan Gery pria itupun sama bingungnya dengan Derry


" Apa kau ingat dengan Sarah?" tanya Martin yang tiba-tiba teringat dengan wanita yang pernah dijodohkan juga dengan Ken oleh papanya


" Sarah?" tanya Gery memastikan pendengarannya


" Iya Sarah, sebelum Ken kembali menjalin hubungan dengan Vero bukankah dia dulu pernah di jodohkan juga dengan Sarah" terang Martin


" Sarah si perempuan ja**** itu?" tanya Derry memastikan


"Iya kau benar Sarah yang itu, makanya Ken memutuskan untuk membatalkan perjodohan dengannya setelah tahu siapa Sarah" ungkap Martin


" Apa kau yakin hilangnya Naya ada kaitannya dengan Sarah?" tanya Gery


" Iya Martin, bukankah wanita itu berada di kota xx?" Derry pun ikut bertanya pada Martin karena setahunya wanita itu berada di luar kota jadi mana mungkin wanita itu datang hanya untuk menculik Freya


" Aku enggak tahu pastinya tapi firasat ku mengatakan seperti itu apalagi beberapa hari sebelum Naya menghilang aku pernah sempat melihat wanita itu berada di cafe Mayang" terang Martin


" Apa kau yakin kalau yang kau lihat itu adalah Sarah?" tanya Derry memastikan


" Ya aku yakin, wanita yang aku lihat waktu itu adalah Sarah mantan tunangan Ken!"


" Sarah?"


Gery, Martin dan Derry pun langsung menoleh ke arah sumber suara


Ken yang terbangun dari tidurnya seketika membelalakkan matanya ketika tak sengaja mendengar pembicaraan ketiga sahabatnya apalagi menyebut-nyebut nama Sarah wanita yang pernah di jodohkan padanya oleh papanya


" Apa kau yakin Martin, hilangnya Freya isteriku ada kaitannya dengan kemunculan wanita itu?" tanya Ken yang langsung menghampiri Martin dengan keingin tahuan yang besar


" Aku juga tidak terlalu yakin Ken tapi firasatku tiba-tiba saja mengarah padanya" sahut Martin


" Kalau begitu kita mulai dari wanita itu Mart, cari tahu tentangnya dan kita cek juga cctv yang ada di sekitar cafe Mayang" tutur Ken seperti mendapat pencerahan


" Iya Ken, kami akan bergerak mencari tahu tentang wanita itu tapi sebaiknya kau tunggu saja informasi dari kami Ken, kau pulihkan saja dulu kesehatan mu!" ucap Martin


" Si*Lan kau!"


Derry, Martin dan Gery pun tertawa melihat wajah Ken yang biasanya terlihat cool dan tampan kini acak-acakan tak terurus


" Dengar tuh Ken, sebaiknya kau ngaca sana lihat penampilan mu itu sungguh tidak sedap di lihat, kau cukup bereskan penampilan mu itu saja Ken, biar urusan wanita itu menjadi urusan kami bertiga, dari pada nantinya kau ditikung sama Derry dan Martin!" ucap Gery memanas-manasi


" Kalian ini sungguh menyebalkan" ucap Ken yang langsung mengundang gelak tawa ketiganya


Ken akhirnya menurut saja, dia percaya kepada ketiga sahabatnya yang bisa diandalkan,Derry, Martin dan Gery langsung bergerak mencari tahu tentang Sarah dan tidak lupa juga mereka mengecek cctv yang ada di cafe Mayang serta juga cctv yang ada di seluruh jalan yang ada di dekat cafe Mayang


Martin dan Derry bertugas untuk menyelidiki tentang Sarah sedangkan Gery mengecek cctv yang ada di cafe Mayang dan juga daerah sekitarnya


Setelah mendapat informasi tentang Sarah mereka kini berkumpul di cafe Mayang di ruangan yang biasa tempat mereka berkumpul


" Bagaimana hasilnya?" tanya Ken yang baru saja datang dan dengan penampilan yang sedikit jauh lebih mendingan tidak terlalu pucat karena memang dia masih mengalami morning sickness


Dugaan Martin ternyata benar, selama ini Sarah diam-diam masih mencari tahu tentang Ken, bahkan gadis itupun pernah ingin mencelakakan Vero saat dia tahu kalau Vero akan menikah dengan Ken


Namun apa yang direncanakan Sarah gagal karena Vero mempunyai penjagaan yang cukup ketat


Sarah kesal bukan main karena rencananya untuk mencelakakan Vero gagal tapi selang beberapa hari wanita itu bersorak gembira ketika mendengar rencana pernikahan Vero dan Ken dibatalkan


Wanita itu berusaha untuk mencari perhatian Ken dan berencana muncul kembali ke dalam kehidupannya, Sarah yang berada di kota xx langsung kembali ke ibu kota berencana untuk mendekati Ken


Disaat wanita itu ingin mendekati Ken kembali kenyataan pahit ia terima ketika melihat Ken pergi bersama Freya bahkan mereka masuk ke dalam Apartemen milik Ken tempat yang sedari dulu sangat ingin ia kunjungi bersama Ken tentunya


Wanita itu terus menyelidiki kedekatan Ken dan Freya lalu setelah mendapatkan jawabannya wanita itu pun langsung bergerak cepat tidak ingin ada wanita manapun yang dekat-dekat dengan Ken


Akhirnya wanita itu pun merencanakan penculikan terhadap Freya yang di bantu oleh temannya


Rencananya berhasil, ia menculik Freya dan membuangnya di pinggir hutan yang sangat sepi, dia yakin Freya tidak akan mampu bertahan karena yang dia tahu jalan itu sangat sepi dan tidak pernah di lalui oleh pengendara mobil kalau pun ada pastinya adalah orang-orang jahat yang bisa saja langsung mengeksekusi Freya di tempat


Wanita itu yakin kalau Freya sudah mati tidak akan sanggup bertahan di tempat yang sepi itu jauh dari pemukiman warga dalam keadaan kelaparan

__ADS_1


Martin pun sudah mengecek semua cctv dan hasilnya membuat mereka tercengang karena dugaan Martin benar kalau menghilangnya Freya akibat ulah Sarah


Dari rekaman cctv yang ada di jalan disebuah ruko tempat fotocopy terlihat dengan jelas aksi Sarah yang berpura-pura tengah kesakitan dan mengalami pendarahan


Ken nampak begitu geram dengan apa yang tengah dilihatnya, karena amarah yang sudah memuncak Ken pun tanpa pikir panjang lagi langsung pergi mencari keberadaan Sarah


Dugaan Ken benar, Sarah berada di sebuah club malam bersama dengan temannya


" Ha...Ha.... aku yakin wanita itu sekarang pasti sudah menjadi bangkai" tawa Sarah saat membayangi keadaan Freya yang dengan kejam ia buang di pinggir jalan yang sangat sepi bahkan di kanan dan kirinya adalah hutan yang cukup lebat


Darah Ken mendidih saat samar-samar ia mendengar percakapan Sarah dengan temannya yang membicarakan kebusukkan mereka sendiri


Ken yang hendak melabrak wanita berhati iblis itu pun dengan cepat di cegah oleh Martin yang sempat membututi Ken saat pergi begitu saja setelah tahu Sarah lah yang menjadi dalang menghilangnya Freya


" Jangan gegabah!" sentak Martin


" Kau dengar sendiri kan Mart, dia membuang isteriku di hutan, bagaimana nasib istri dan anakku sekarang Mart? wanita itu harus bertanggung jawab atas perbuatannya Mart" murka Ken


" Tapi jangan gegabah, kita harus cari tahu dulu dimana dia membuang Naya!" tegas Martin


" Ha...ha... tidak ada yang boleh memiliki Kendrick selain Sarah Ambara dan sekarang wanita hamil itu sudah aku singkirkan!" ucap Sarah yang tengah mabuk diselingi dengan rancauannya


Ken yang mendengar ocehan Sarah kembali memanas dan dengan kemarahan yang sudah diubun-ubun langsung menghampirinya


Brakk


Ken mendorong kasar tubuh Sarah hingga terjerabah di sofa yang tengah ia duduki


Seorang pria yang bersama Sarah tidak terima dengan sikap Ken dan langsung menghadiahi Bogeman mentah pada wajah Ken


Bugh


Seketika Ken pun langsung terjatuh, dan entah dari mana asalnya tiba-tiba beberapa pria berotot datang menghampiri mereka dan menghajar Ken dengan membabi buta


Martin yang berusaha menolong pun ikut menjadi amukan para pria berotot itu


Dan pada saat salah satu pria yang hendak memukul Ken kembali tiba-tiba Gery datang bersama Derry dan juga beberapa orang-orangnya


Perkelahian sengit pun terjadi, Martin mencoba untuk bangkit dan menolong Ken yang sudah terkapar tidak berdaya


Dengan luka di sekujur tubuhnya Martin berusaha untuk menahan rasa sakitnya dan melawan beberapa orang yang hendak menyerangnya


Sarah yang sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri pun segera di amankan oleh orang suruhan Gery


Dan akhirnya perkelahian pun dimenangkan oleh pihak Gery yang memang sengaja datang dengan membawa beberapa orang polisi


Pria yang tidak lain adalah kekasih gelap Sarah berhasil melarikan diri sedangkan Sarah berhasil di bawa ke kantor polisi


Gery dan Martin yakin dengan bukti-bukti yang dimiliki dapat menjerat Sarah ke dalam jeruji besi


Namun sayangnya Ken harus dilarikan ke RS karena keadaan lukanya yang cukup parah ditambah lagi dengan kondisi kesehatannya yang memang sedang buruk setelah menghilangnya Freya


Gery dan Martin pun berusaha untuk menunggu hasil pemeriksaan polisi terkait dengan keberadaan Freya dari Sarah yang sudah mendekam di penjara


...Flashback off...


Sarah tidak henti-hentinya menitikkan air mata mendengar apa yang Martin ceritakan


Nina dan Iwan yang baru tiba pun nampak iba melihat kondisi Ken dalam keadaaan lemah


" Mas bangun dong mas, aku sudah kembali mas... lihat aku mas... bukalah mata mu mas, hiks.... hiks....!" Freya terisak-isak karena Ken tidak juga kunjung membuka matanya


" Awww....!" Freya memegangi perutnya yang tiba-tiba saja terasa kencang


Martin yang melihat Freya kesakitan dengan cepat langsung menghampirinya


" Kau kenapa?" tanya Martin khawatir


Tiba-tiba saja pandangan Freya berkunang-kunang dan berubah gelap


" Freya....!"

__ADS_1


" Naya...!"


__ADS_2