Selingkuhan Lima Langkah

Selingkuhan Lima Langkah
Taruhan 1


__ADS_3

"Kamu kenapa Rin?" tanya Tarjo ketika melihat Rini yang terus menggelengkan kepala sejak kembali dari toilet beberapa saat yang lalu.


"Itu Mas... Itu." jawab Rini dengan tergugup.


"Itu apa sih?" tanya Tarjo dengan penasaran.


Kemudian Rini menceritakan kejadian yang baru saja dia alami di toilet wanita beserta dengan adegan yang dia dengar dari dalam bilik toilet.


"Kamu serius?" tanya Tarjo dengan berbisik karena takut jika Febri atau Nurul mendengar apa yang mereka bicarakan.


"Serius Mas." jawab Rini dengan yakin.


"Ada apaan sih?" tanya beberapa teman lainnya yang barusan datang menghampiri Rini dan Tarjo.


"Ini si Rini barusan memergoki Febri dan Bu Nurul di toilet wanita sedang ciuman." jawab Tarjo dengan berbisik tetapi masih bisa di dengar oleh beberapa teman-temannya yang lain.


"Haa serius??" tanya mereka hampir bersamaan karena merasa tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.

__ADS_1


"Sststt! Jangan berisik kalian!" tegur Tarjo.


"Tapi gak mungkin lah mereka sampai berani melakukan hal seperti itu di tempat kerja." ucap salah satu dari mereka yang masih tidak percaya.


"Gimana kalau kita taruhan?" usul Tarjo dengan ide nya.


"Taruhan gimana?" tanya salah satu dari mereka.


"Nanti pulang kerja Febri dan Bu Nurul itu janjian mau ketemuan di tempat biasa. Kita taruhan siapa aja yang menebak mereka ketemuan di kost Febri atau mereka ketemuan di tempat lain." jawab Tarjo menjelaskan.


Terlihat mereka berpikir sebentar mempertimbangkan perkataan Tarjo.


"Boleh-boleh, mantap itu! Sekalian kita bisa melihat gimana orang yang selingkuh hehe." ucap salah satu dari mereka.


Tetapi masih tetap ada yang tidak percaya dengan gosip tersebut. Akhirnya mereka pun tetap melakukan taruhan hanya untuk membuktikan apakah Febri dan Nurul benar-benar memiliki hubungan gelap.


Setelah uang terkumpul, mereka pun membubarkan diri dan bersiap-siap untuk pulang karena waktu mereka bekerja sudah hampir habis.

__ADS_1


...----------------...


Sebagian dari karyawan sudah ada yang berada di tempat parkir dan bersiap akan pulang. Mereka akan menuju ke warung yang sudah mereka sepakati untuk mengecek apakah benar Febri dan Nurul akan janjian ketemu di kost Febri. Tetapi ada juga di antara mereka yang masih sengaja menunggu agar tidak terlalu membuat curiga karena mereka akan membuntuti Febri dan Nurul.


"Bu Nurul gak pulang?" tanya salah satu karyawan yang masih melihat Nurul mengecek barang datang.


"Oh iya sebentar lagi, ini masih nanggung bentar lagi selesai." jawab Nurul memberi alasan.


Karena memang Nurul sengaja memperlambat pekerjaannya agar ketika dia pulang nanti hampir semua karyawan sudah pulang dan tidak ada yang tahu jika dirinya dan Febri akan pergi bersama.


"Bilang aja, mau janjian sama Febri." batin orang tersebut.


"Kalau begitu saya duluan ya Bu. Mari." pamitnya sambil berjalan meninggalkan Nurul setelah Nurul menjawabnya.


Begitupun dengan Febri, dia masih terlihat pura-pura sibuk mengerjakan pekerjaannya padahal seharusnya sudah selesai sejak tadi. Karena itu semua hanya untuk membuang waktu agar tidak ada yang mencurigainya.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2