
Akhirnya Shasha, Lita dan Joko sampai juga di depan rumah Alex. Dan rumah mewah tersebut terlihat sepi seperti tidak ada penghuni. Selama perjalanan Shasha hanya diam saja dan setengah melamun karena dia sedang memikirkan bagaimana kehidupannya setelah ini jika saja memang Alex tidak mau mengakui anak yang dikandungnya. Belum lagi Bagus sang ayah pasti akan sangat kecewa kepadanya. Karena merasa gagal menjadi single parent untuk Shasha.
Tentu saja kediaman Shasha sangat disadari oleh Lita dan Joko. Tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa meskipun Lita sahabatnya sendiri.
"Kamu tenang aja ya sha, pasti segala sesuatu ada jalan keluarnya kog." ucap Lita memberi semangat sambil menyentuh tangan Shasha perlahan.
Meskipun disentuh perlahan tetapi membuat Shasha terkejut karena dia sedang melamun. Kemudian Shasha pun menatap Lita yang ada disampingnya sambil tersenyum dan tentu saja senyum yang sangat dipaksakan oleh Shasha.
"Uda ayo kita coba masuk dulu." ajak Joko yang lebih dulu berjalan menuju pintu gerbang rumah Alex dan kemudian diikuti oleh Shasha dan Lita.
Joko pun bertemu dengan satpam yang bertugas menjaga rumah Alex.
"Lhoh ada Mas Joko." sapa satpam yang bernama Kolil itu, tentu saja beliau tahu dan kenal Joko karena memang Alex sering mengajak Joko ke rumahnya. Bahkan orang tua Alex pun juga mengenal Joko.
"Iya Pak, mau cari Alex. Ada?" tanya Joko langsung pada intinya.
__ADS_1
Sebelum menjawab pertanyaan dari Joko, Kolil melihat ke belakang Joko dan disana ada Shasha juga Lita yang berdiri tidak jauh.
"Pacarnya itu Mas? Cakep-cakep bener." tanya Kolil sambil nyengir.
Meskipun pelan tetapi pertanyaan Kolil bisa didengar oleh Shasha dan Lita. Mereka pun berpandangan sambil mengerutkan kening. Joko pun menoleh ke belakang melihat ke arah orang yang dimaksud oleh Kolil.
"Bukan Pak, itu teman-teman ku, teman Alex juga." jawab Joko.
Kolil pun hanya menjawab dengan ber Oh saja.
"Mas Alex uda pergi Mas beberapa hari yang lalu, dan tadi pagi Bapak sama Ibu menyusul Mas Alex ke sana." terang Kolil menjawab dari apa yang dia tahu.
Tentu saja jawaban Kolil bagaikan sambaran petir bagi Shasha. Shasha hanya bisa menundukkan kepala dan semakin membisu. Joko dan Lita pun melihat reaksi yang Shasha tunjukkan.
"Memangnya Alex pergi ke mana?" tanya Joko lagi yang ingin tahu lebih dalam tentang keluarga Alex.
__ADS_1
Sebenarnya Joko orang yang cukup cuek untuk hal-hal seperti itu, tetapi tidak untuk kali ini. Joko merasa sangat kasihan kepada Shasha, terlepas dari dirinya yang juga merasa bersalah dengan kejadian yang menimpa Shasha.
"Wah kalau itu saya gak tahu Mas. Orang rumah gak bilang apa-apa." jawab Kolil.
"Memangnya Mas Alex gak cerita apa-apa ke sampean? Kan sampean teman dekatnya." tanya Kolil kemudian.
"Alex gak bilang apa-apa Pak, makanya saya gak tahu terus kesini mau cari tahu." jawab Joko.
Akhirnya Joko, Shasha dan Lita pun berpamitan kepada Kolil, karena menunggu pun percuma saja. Orang yang diharapkan ada justru sudah pergi entah ke mana. Dan mulai saat itu juga Shasha memutuskan bahwa dia tidak akan mencari Alex lagi apapun keadaannya. Shasha akan melahirkan, merawat dan membesarkan anaknya sendiri tanpa adanya campur tangan Alex didalamnya nanti.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏
__ADS_1