
Setelah dirasa keadaan cukup sepi dan hampir semua karyawan sudah pulang, Febri dan Nurul pun bersiap akan pulang. Mereka membereskan pekerjaannya mereka masing-masing dan berjalan menuju parkiran. Tiba diparkiran keduanya hampir bersamaan. Karena merasa sudah cukup aman keduanya pun berani untuk keluar dari perusahaan bersama-sama.
"Mau makan dulu apa langsung?" tanya Febri ketika mereka hampir menyalakan motor masing-masing.
"Langsung aja deh, aku capek pengen rebahan." jawab Nurul sambil memegang leher belakangnya karena memang hari ini dia merasa sangat capek.
"Capek apa uda kangen?." tanya Febri dengan nada menggoda sambil menaikturunkan alisnya.
Nurul hanya tersenyum saja sambil tersipu malu. Karena memang sebenarnya dia merasa capek saja dan jika harus menjelaskan kepada Febri akan sangat lama dan membuang waktu.
Akhirnya keduanya pun mengendarai motor beriringan hingga sampai di kost Febri.
...----------------...
Sedangkan di sebuah warung yang dekat dengan kost Febri, disana sudah berkumpul beberapa teman Febri yang ingin menyaksikan langsung jawaban dari taruhan mereka. Motor mereka masing-masing pun disimpan di tempat yang agak tertutup dan tidak terlihat dari luar, karena mereka takut jika saja Febri mengenali motor-motor dari teman-teman mereka itu. Mereka menunggu kedatangan Febri dan Nurul sambil merokok dan mengamati jalan di depan mereka.
"Mana nih si Febri kog gak kelihatan dari tadi? Apa jangan-jangan mereka memang gak ada hubungan apa-apa?" tanya salah satu dari mereka yang memang tidak percaya dengan gosip yang beredar.
__ADS_1
"Tunggu dulu bentar lagi, kan tadi Rini denger sendiri mereka janjian sore ini." jawab Tarjo yang memiliki ide melakukan taruhan.
Akhirnya mereka pun kembali fokus dengan jalanan di depan mereka. Agar mereka menjadi saksi jika memang Febri dan Nurul benar-benar memiliki hubungan terlarang.
Dan tidak berapa lama, akhirnya orang yang mereka tunggu pun kelihatan batang hidungnya. Febri dan Nurul memang tidak mengetahui bahkan tidak memiliki firasat bahwa sebenarnya mereka berdua sedang dipantau oleh banyak teman-temannya.
"Eehh..ehh.. Itu.. Itu si Febri datang!" bisik salah satu dari mereka yang benar-benar melihat Febri dari arah yang berlawanan.
Dan tentu saja semua teman-teman yang berada di warung tersebut pun melihat ke arah dimana yang ditunjuk oleh teman mereka. Dan benar saja terlihat Febri yang sedang mengendarai motornya dan terlihat sangat santai. Di belakang Febri ada sebuah motor lagi yang dikendarai oleh seorang wanita. Dan tentu saja mereka tahu siapa wanita tersebut.
Dan hal itu membuat Tarjo sangat bahagia karena dia memenangkan taruhan diantara mereka.
Mereka benar-benar melihat Febri dan Nurul masuk ke dalam kost Febri. Dan keduanya masuk dengan santai seperti memang sudah terbiasa keluar masuk di area kost Febri.
"Wihh gila, Bu Nurul ternyata pemain juga ya? Gak nyangka aku." ucap salah satu dari mereka.
"Kasihan sama suami dan anaknya ya, dibohongi seperti itu." lanjut yang lainnya lagi.
__ADS_1
"Ya udahlah itu kan pilihan mereka sendiri. Kita juga gak tahu apa yang dialami Bu Nurul." jawab yang lainnya.
"Iya sih itu kan urusan rumah tangga mereka. Udah lah ayo pulang." ucap yang lainnya sambil menyerahkan uang taruhan kepada Tarjo karena mereka kalah taruhan dan disusul beberapa yang lainnya lagi.
Kemudian satu persatu meninggalkan warung tersebut dan pulang ke rumah masing-masing karena mereka sudah melihat dengan mata kepala mereka sendiri sejauh mana hubungan gelap antara Febri dan Nurul.
Sedangkan Tarjo menjadi yang terakhir di antara mereka karena dia masih sibuk menghitung uang taruhan dan merasa sangat bahagia bisa memenangkan taruhan kali ini.
"Lumayan juga nih taruhannya. Tahu gini dari dulu mereka dijadikan taruhan aja hahaaha." gumam Tarjo.
"Besok aku harus traktir Febri nih soalnya dia uda kasih bonus dadakan buat aku hahaha." lanjut Tarjo sambil bangkit berdiri dan akan pulang setelah membayar makanan dan minuman yang dia pesan.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏
__ADS_1