
Hari itu orang tua Velina kembali ke Indonesia, Velina pun mengantar orang tuanya ke bandara dengan ditemani oleh Raka.
Di bandara.
“Mama sama papa hati-hati ya, hubungi aku setelah tiba di Jakarta.” Kata Velina.
“Iya sayang, kembalilah. Katanya kamu ada kelas ya.” Kata ibu Velina.
“Baiklah, Velina pamit dulu ya ma pa.” Kata Velina sambil memeluk kedua orang tuanya.
“Ingat kata papa kemarin.” Kata ayah Velina.
“Aku balik dulu.” Kata Velina lalu langsung pergi.
Velina dan Raka pun langsung kembali.
“Maaf kalau aku merepotkanmu.” Kata Velina kepada Raka.
“Santai saja, lagipula aku hari ini tidak ada kesibukan kok.” Kata Raka.
“Tadi aku berencana meminjam mobil Jinwo untuk mengantar orang tuaku tapi mereka ternyata telah menelfonmu terlebih dahulu.” Kata Velina.
“Tidak apa-apa, santai saja. Oh iya kamu mau kembali pulang atau kemana?” Tanya Raka.
“Aku mau ke kampus, aku ada kelas tambahan soalnya.” Kata Velina.
“Satu kelas dengan Jinwo juga?” Tanya Raka.
“Tidak, dia sedang menyusun laporan untuk magang.” Kata Velina.
“Kalian berdua akan magang di tempat yang sama ya?” Tanya Raka.
“Tidak.” Jawab Velina.
“Lalu kamu mau magang dimana? Kebetulan di tempatku magang masih bisa menerima anak magang lagi. Kalau kamu mau, aku bisa bilang ke HRD nya.” Kata Raka.
“Aku masih belum tau akan magang dimana, padahal teman-temanku sudah mendapatkan tempat magang hmmmm.” Kata Velina.
“Magang saja ditempatku.” Kata Raka.
“Aku berencana ingin magang di pusat seni atau budaya sih sekaligus sambil belajar budaya disini.” Kata Velina.
__ADS_1
“Tempat magangku itu adalah galeri pameran, pas kan dengan jurusanmu. Kalau jurusanku kan tentang seni sedangkan jurusanmu adalah sastra dan bahasa Korea, disana kamu bisa belajar banyak hal.” Kata Raka.
“Baiklah kalau begitu.” Kata Velina.
“Ok nanti aku akan buatkan surat rekomendasi untukmu ya, kebetulan aku mengenal HRD nya jadi aku yakin pasti kamu bisa diterima magang disana.” Kata Raka.
“Terima kasih banyak ya Raka.” Kata Velina.
“Kalau Jinwo magang dimana memangnya?” Tanya Raka.
“Dia magang di perusahaan untuk orang asing, apa ya aku lupa namanya.” Kata Velina.
“Kita sudah sampai.” Kata Raka.
“Loh kenapa kamu ikut turun juga? Memangnya kamu ada kelas juga ya?” Tanya Velina.
“Aku ingin ke perpustakaan.” Kata Raka.
“Tapi kan perpustakaan ada di gedung sebelah, kenapa kamu turun disini?” Tanya Velina.
“Aku ingin jalan-jalan sekaligus menghirup udara segar sebelum musim dingin tiba.” Kata Raka.
“Sama-sama.” Kata Raka.
**
Selesai kelas.
Velina dan Hyewon pergi ke kantin bersama untuk makan siang.
“Akhirnya selesai juga kelas Prof Jhons, aku sama sekali tidak mengerti apa yang dia bicarakan.” Kata Hyewon.
“Hahahaha, aku saja tertidur dikelas.” Bisik Velina.
“Memangnya semalam kamu begadang ya? Hayo loh begadang sama si Jinwo ya? Berapa ronde kalian hahahaha.” Goda Hyewon.
“Hai cantik.” Bisik Jinwo tiba-tiba muncul.
“Eh ganteng.” Kata Velina.
“Hmmmm kalian ini dimana-mana selalu bersama.” Kata Hyewon.
__ADS_1
“Eh jomblo ya?” Goda Jinwo kepada Hyewon.
“Kurang ajar, makanya kenalkan aku dengan temanmu dong.” Kata Hyewon.
“Sebentar lagi kan magang, itu kesempatanmu untuk mendapatkan pacar.” Kata Velina.
“Oh iya ya, wah tumben banget otakmu berguna ya.” Kata Hyewon sambil tertawa.
“Iya dong haha.” Kata Velina.
“Kamu jadi magang dimana emang?” Tanya Hyewon kepada Velina.
“Aku magang di galeri pameran, ya seperti pusat budaya gitu.” Kata Velina.
“Wah bagus itu, siapa yang merekomendasikanmu magang disana?” Tanya Hyewon.
“Raka.” Jawab Velina.
“Raka? Dia magang disana juga?” Tanya Jinwo.
“Iya, tadi dia merekomendasikanku dan dia juga mau bantu aku untuk mendaftarkanku disana.” Kata Velina.
“Wah bahaya, bisa-bisa selesai magang ada sesuatu.” Kata Hyewon.
“Jangan asal bicara, aku kan sudah ada yang punya.” Kata Velina.
“Tapi kamu dan Raka kan bakal ketemu setiap hari, apalagi Raka menyukaimu.” Kata Hyewon.
“Tapi kan aku tidak menyukainya.” Kata Velina.
“Ya aku hanya khawatir saja sama kamu, aku pesan makanan dulu ya.” Kata Hyewon.
“Iya.” Kata Velina.
“Kamu mau makan apa?” Tanya Velina kepada Jinwo.
“Nanti malam kita nonton film yuk, nanti aku jemput jam 7 malam ya. Aku balik dulu ada urusan.” Kata Jinwo lalu dia pergi.
“Tumben langsung pergi tanpa memelukku.” Kata Velina dalam hati sambil memperhatikan Jinwo.
__ADS_1