
Velina kembali pulang ke penginapannya untuk mengemasi semua barangnya, setelah itu dia kembali pulang ke rumahnya. Sebelum kembali pulang dia menuliskan sebuah surat untuk Jinwo dan menitipkannya ke resepsionis.
Setibanya Velina dirumah.
“Velina pulang.” Kata Velina.
“Velina.” Kata Santika langsung memeluk putrinya.
“Tuh kan apa yang aku bilang, dia pasti kembali pulang karena kehabisan uang.” Kata Trisna.
“Aku akan menuruti semua ucapan papa dan mama, tapi tolong ijinkan Velina menyelesaikan kuliahku di Korea.” Kata Velina.
“Bagaimana aku bisa mempercayaimu, bisa saja kamu menemui laki-laki itu kan?” Kata Trisna.
“Aku dan dia sudah putus pa, aku yang meminta putus.” Kata Velina.
“Tuh kan dia itu memang bukan laki-laki yang baik untukmu.” Kata Santika.
“Papa akan mengijinkanmu untuk kembali ke Korea dan menyelesaikan kuliah tapi dengan satu hal.” Kata Trisna.
“Apa itu pa?” Tanya Velina.
“Kamu harus tunangan dengan Raka.” Kata Trisna.
“Turuti saja ucapan papa kamu.” Kata Santika.
__ADS_1
“Memangnya dengan aku bertunangan dengan Raka, akan membuat papa menang nantinya?” Tanya Velina.
“Tentu saja, setidaknya papa jauh lebih tenang.” Kata Trisna.
“Tapi aku tidak menyukai Raka apalagi mencintainya.” Kata Velina.
“Jalani saja dulu, perlahan juga pasti akan saling mencintai kok. Kalau kamu tidak mau, jangan harap papa mengijinkanmu pergi ke Korea.” Kata Trisna.
“Baiklah aku akan mengikuti semua ucapan papa.” Kata Velina.
“Baiklah, acara tunangan kalian akan dilaksanakan minggu depan jadi bersiaplah.” Kata Trisna.
**
Hari pertunangan Velina dan Raka berlangsung.
Setelah acara tukar cincin, Velina pergi ke belakang untuk menenangkan pikirannya. Dia pergi ke pinggir kolam renang, karena terbawa suasana dia pun menangis. Tiba-tiba datanglah sahabat Velina saat SMA.
“Hei kamu kuat kok.” Kata Angela sahabat Velina.
“Angela, kamu kenapa bisa ada disini?” Tanya Velina.
“Kita kan teman dekat mana mungkin aku tidak datang. Aku kan tau semua ceritamu.” Kata Angela.
“Aku benar-benar bingung dan tidak tau harus melakukan apa.” Kata Velina.
__ADS_1
“Setelah ini kamu pergi ke Korea lagi kan? Apakah dia tau kalau saat ini kamu bertunangan dengan Raka?” Tanya Angela.
“Aku sudah lama tidak komunikasi dengannya, aku memang memblokir nomornya jadi aku tidak bisa menghubunginya, aku tidak ingin dia mendapat masalah gara-gara aku.” Kata Velina.
“Apa yang bisa aku lakukan untukmu? Aku pasti akan membantumu.” Kata Angela.
“Bisakah kamu mengantarku ke bandara nanti?” Kata Velina.
“Tentu saja bisa sayang, kapan kamu berangkat kesana?” Tanya Angela.
“Besok lusa.” Kata Velina.
“Oh besok lusa, aku kira setelah pemilihan nanti.” Kata Angela.
“Aku tidak peduli dengan hal itu, bahkan aku tidak peduli apa hasilnya nanti. Aku sudah muak dengan keluargaku sendiri.” Kata Velina.
“Jangan bicara seperti itu sayang, bagaimanapun juga mereka keluargamu loh.” Kata Angela.
“Keluarga itu melindungi bukannya menjatuhkan.” Kata Velina.
“Sabar, masuk yuk.” Kata Angela.
“Antarkan aku pulang ya tapi jangan sampai ketahuan sama orang tuaku apalagi Raka.” Kata Velina.
“Kamu lewat belakang saja, nanti aku tunggu di pintu keluar tapi sebelumnya ganti bajumu dulu, aku membawakanmu baju ganti untuk jaga-jaga. Cepat pergilah untuk ganti bajumu.” Kata Angela.
__ADS_1
“Oh My God My Bestie, thank u bestie.” Kata Velina lalu dia segera pergi untuk mengganti bajunya.