Seoul In Love

Seoul In Love
Episode 46


__ADS_3

Minhyuk mengantar Velina ke bandara, selama diperjalanan Velina menangis terus tiada henti sehingga membuat Minhyuk khawatir kepada Velina. Akhirnya Minhyuk menemani Velina terbang ke Jakarta.


“Aku bisa pergi sendiri kak, lebih baik kakak jaga Jinwo saja.” Kata Velina.


“Jangan khawatir, aku sudah meminta tolong seorang perawat untuk menjaga Jinwo. Nanti dia akan menelfonku saat Jinwo sadar dan kembali pulih. Selama ini kamu sangat baik dan perhatian kepada adikku jadi aku ingin membantumu.” Kata Minhyuk.


“Terima kasih banyak kak, tapi maaf aku jadi merepotkan kakak.” Kata Velina.


“Tidak apa-apa, ayo kita masuk ke pesawat.” Kata Minhyuk.


“Iya kak.” Kata Velina.


“Tunggu Vel.” Panggil Minhyuk.


“Iya ada apa kak?” Tanya Velina. Minhyuk lagi-lagi memakaikan syal dan memberinya hotpack (pack yang bisa digenggam di tangan untuk menghangatkan tubuh karena menghasilkan rasa hangat) kepada Velina.


“Kamu harus tetap hangat.” Kata Minhyuk.


“Terima kasih banyak kak, aku bisa memakainya sendiri kok kak.” Kata Velina.


“Biar aku saja yang memakaikan ini untukmu, ayo kita berangkat.” Kata Minhyuk. Velina merasa tampak canggung dengan perhatian yang diberikan oleh Minhyuk kepadanya.


Didalam pesawat.

__ADS_1


Minhyuk membaca buku sedangkan Velina tampak cemas dan gelisah. Minhyuk menggenggam tangan Velina.


“Ah ada apa kak?” Tanya Velina sangat kaget.


“Istirahatlah, semua akan baik-baik saja kok.” Kata Minhyuk.


“I iya kak, maaf tangan kakak.” Kata Velina canggung.


“Santai saja, itu karena aku menganggapmu seperti adikku sendiri, jika tidak keberatan anggaplah aku seperti kakakmu.” Kata Minhyuk.


“Ba baik kak.” Kata Velina.


“Tidak usah canggung, bersikaplah seperti biasa.” Kata Minhyuk sambil membelai rambut Velina.


Beberapa hari kemudian.


Orang tua Velina tampak sangat kecewa dan menyesal karena telah bekerjasama dengan ayahnya Raka, bahkan kini seluruh hartanya telah habis digunakan untuk mengembalikan uang hasil korupsi yang dilakukan oleh ayahnya Raka, namun semua bukti merujuk kepada orang tua Velina sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Seluruh hartanya habis digunakan untuk mengembalikan uang tersebut sekaligus untuk menyuap agar bisa bebas, namun mereka terpaksa mendekam di penjara selama dua tahun. Velina senantiasa mengunjungi orang tuanya ke penjara dengan ditemani oleh Minhyuk, karena kebetulan Minhyuk masih menemani Velina di Jakarta.


“Kakak tunggu disini saja ya, aku ingin menemui papa dan mamaku.” Kata Velina.


“Iya, aku bisa membantumu jika kamu tidak keberatan.” Kata Minhyuk.


“Kakak sudah banyak membantuku, mulai dari menemaniku di pengadilan, membantu menjual barang berharga milik keluargaku juga bahkan kakak juga membiayai biaya menginapku di hotel. Aku sekarang tidak punya apa-apa lagi kak, semua aset dan harta benda milik papa mamaku kini telah habis terjual untuk mengembalikan uang itu dan akhirnya papa mamaku diberi keringanan hanya dipenjara beberapa bulan saja.” Kata Velina.

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu.” Kata Minhyuk.


Kemudian Velina menghampiri ibunya.


“Mama.” Kata Velina.


“Velina anak mama, maafkan mama nak maafkan mama sayang. Seandainya saja mama dan papa tidak mengikuti keinginan ayahnya si Raka apalagi sampai menjodohkanmu dengannya pasti papa dan mama tidak akan mendekam di penjara seperti ini.” Kata Santika.


“Semua harta milik keluarga kita sudah habis ma untuk mengembalikan uang itu dan juga untuk menyuap agar papa mama bisa bebas.” Kata Velina.


“Tidak apa-apa, mama dan papa harus bertahan disini selama dua tahun setelah itu papa dan mama baru bisa bebas. Tapi bagaimana denganmu sayang? Kamu tinggal dimana sekarang?” Tanya Santika.


“Aku menginap di hotel ma, yang membiayaiku adalah kak Minhyuk. Dia adalah kakaknya Jinwo, tapi saat ini Jinwo sedang sakit jadi butuh perawatan disana.” Kata Velina.


“Syukurlah kalau begitu, lalu apa rencanamu setelah ini sayang?” Tanya Santika.


“Mungkin aku akan kembali ke Korea ma, aku ingin bekerja disana dan nanti hasilnya akan aku kirimkan ke papa dan mama. Mama harus sabar dan kuat ya menjalani ini.” Kata Velina.


“Ini semua berkat bantuanmu juga untuk menyuap mereka, karena kalau tidak papa dan mama bisa mendekam di penjara bertahun-tahun, kamu hati-hati ya sayang selama disana. Sekarang papa dan mama tidak akan lagi melarangmu untuk dekat dan berpacaran dengan siapapun nak, mama dan papa tidak akan lagi mengekangmu apalagi melarangmu kembali.” Kata Santika.


“Terima kasih ma, batas berkunjungku sudah habis ma. Aku harus kembali ya ma, jaga diri mama dengan baik ya.” Kata Velina.


“Kamu juga jaga diri dengan baik ya, jangan sampai jatuh sakit.” Kata Santika.

__ADS_1


Setelah itu barulah Velina kembali ke hotel bersama Minhyuk.


__ADS_2