Seoul In Love

Seoul In Love
Episode 45


__ADS_3

Setibanya di apartemen Velina. Jinwo mengantar Velina sampai ke depan pintu apartemen Velina.


“Terima kasih ya, hati-hati pulangnya. Jangan sampai sakit ya.” Kata Velina.


“Jangan tinggalkan aku, aku membutuhkanmu.” Kata Jinwo.


“Ini keputusan yang sangat sulit bagiku tapi aku harap kamu bisa mengerti, aku menyayangimu dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa melupakanmu.” Kata Velina.


“Kapan kamu berangkat ke Jakarta?” Tanya Jinwo.


“Besok lusa.” Kata Velina.


“Lalu kapan hari pernikahanmu?” Tanya Jinwo.


“Bulan depan.” Kata Velina.


“Selamat ya, kamu berhak untuk bahagia dan semoga pilihanmu ini membuatmu bahagia. I love you Velina.” Kata Jinwo lalu pergi meninggalkan apartemen Velina. Jinwo menangis terus menerus bahkan dia kembali pulang berjalan kaki dan dia mampir ke club untuk minum. Dia minum sampai mabuk dan tak sadarkan diri lalu terjatuh di pinggir jalan. Karena dia terlalu banyak minum alkohol akhirnya Jinwo dilarikan ke rumah sakit.


Setibanya dirumah sakit, pihak rumah sakit menghubungi keluarga terdekat dan pihak rumah sakit akhirnya menghubungi kakaknya Jinwo yaitu Minhyuk. Minhyuk pun segera datang ke rumah sakit.


“Apa yang terjadi dengan adik saya?” Tanya Minhyuk.


“Dia terlalu banyak minum alkohol hingga tak sadarkan diri, dia juga mengalami gangguan pencernaan sehingga dia jatuh pingsan dan harus dirawat inap selama beberapa hari.” Kata dokter.


“Astaga Jinwo kenapa kamu bisa seperti ini sih, tolong selamatkan adik saya dokter.” Kata Minhyuk.


“Kami akan melakukan yang terbaik, untuk sementara pasien harus dipindahkan ke ruang inap.” Kata dokter.

__ADS_1


“Tolong pindahkan pasien ke ruang vvip.” Kata Minhyuk.


“Baik.” Kata dokter.


Saat Jinwo dipindahkan ke ruang inap, Minhyuk menelfon Velina.


“Iya kak ada apa? Apakah Jinwo sudah sampai dirumah?” Tanya Velina.


“Bisakah kamu datang kemari?” Tanya Minhyuk.


“Ada apa memangnya kak? Tapi saya sudah tidak ada.” Kata Velina belum selesai bicara.


“Dia dilarikan ke rumah sakit, dia mabuk karena terlalu banyak minum dan mengalami gangguan pencernaan.” Kata Minhyuk.


Seketika Velina pun langsung berlari menuju ke rumah sakit sambil menangis di sepanjang perjalanan.


Di rumah sakit.


“Bagaimana keadaan Jinwo kak?” Tanya Velina.


“Matamu sembab, pasti kamu berlari ya kesini. Pakailah ini agar tubuhmu hangat.” Kata Minhyuk sambil memakaikan syal untuk Velina.


“Aku khawatir dengan keadaan Jinwo kak.” Kata Velina.


“Tapi diluar kan dingin kenapa kamu hanya memakai jaket tipis, aku akan mengambilkanmu minum untukmu agar tubuhmu kembali hangat.” Kata Minhyuk.


“Terima kasih banyak kak.” Kata Velina.

__ADS_1


Minhyuk membuatkan minuman hangat untuk Velina lalu memberikannya.


“Minumlah, jangan khawatir kondisi Jinwo pasti akan membaik kok.” Kata Minhyuk.


“Iya kak terima kasih banyak.” Kata Velina.


Tiba-tiba ada panggilan masuk dari kakanya.


“Hallo kak, ada apa?“ Tanya Velina.


“Segera pesan tiket ke Jakarta sekarang juga.” Kata Melisa.


“Ada memangnya kak?” Tanya Velina.


“Papa dan mama ditangkap polisi.” Kata Melisa.


“Apa? Bagaimana bisa kak? Memangnya apa yang terjadi kak?” Tanya Velina.


“Papa dan mama dijebak oleh orang tua Raka karena kasus korupsi padahal orang tua Raka lah yang melakukan tindak korupsi. Cepat pulanglah sekarang juga.” Kata Melisa.


“Apa? Ba baik baiklah kak aku akan kembali ke Jakarta sekarang juga.” Kata Velina sambil menangis.


“Ada apa?” Tanya Minhyuk.


“Papa dan mamaku ditangkap polisi kak huhuhu dan aku harus kembali pulang sekarang ke Jakarta.” Kata Velina sambil menangis.


“Tenangkan dulu, aku akan mengantarmu ke bandara. Aku pesankan tiket untukmu dulu ya.” Kata Minhyuk berusaha menenangkan Velina.

__ADS_1


__ADS_2