Seoul In Love

Seoul In Love
Episode 33


__ADS_3

Selesai kelas, Velina segera berlari menghampiri mobil Jinwo. Namun Velina justru melihat Jinwo tengah membuang kertas dari Velina dan segera masuk kedalam mobil, melihat hal itu Velina langsung berlari menghampiri Jinwo namun Jinwo justru mengemudi dan pergi, Velina mengejar mobil Jinwo sambil berteriak.


“Jinwo tunggu.” Teriak Velina, tiba-tiba “Brak”


Velina tertabrak mobil karena dia berlari di tengah jalan.


“Ahhhhhh.” Teriak Velina.


Pengemudi mobil tersebut pun langsung turun untuk menolong Velina.


“Maafkan saya, apakah kamu tidak apa-apa?” Tanya pengemudi tersebut.


“Ah kakiku sakit.” Kata Velina.


“Saya akan antarkan ke rumah sakit ya untuk segera di obati, mari saya bantu.” Kata pengemudi tersebut. Velina pun dibawa ke rumah sakit.


Setibanya dirumah sakit, Velina segera di obati dan beruntung luka dia tidak terlalu parah hanya sedikit lecet saja di bagian kaki dan tangannya akibat gesekan jalan aspal karena dia mengenakan pakaian yang pendek.


“Aku baik-baik saja, kamu bisa pergi.” Kata Velina.

__ADS_1


“Saya sudah membayar biaya rumah sakit, sekali lagi maafkan saya ya.” Kata pengemudi tersebut.


“Iya.” Jawab Velina.


“Lain kali mohon jangan berlari di tengah jalan raya ya.” Kata pengemudi tersebut.


“Maaf sebelumnya, aku tadi sedang mengejar pacarku tapi dia justru pergi.” Kata Velina.


“Apakah laki-laki yang diluar ruangan tadi pacarmu? Dari tadi aku melihat seorang laki-laki yang mondar mandiri di depan ruangan, jadi aku pikir dia orang yang kamu kejar tadi.” Kata pengemudi tersebut.


“Benarkah? Aku harus melihatnya sendiri.” Kata Velina lalu dia pergi keluar ruangan sambil menahan rasa sakit di bagian tangan dan kakinya.


“Loh ini dari siapa ya? Apa benar ini dari Jinwo? Aku yakin dia pasti yang memberi kotak ini kepadaku, aku harus melihatnya lagi.” Kata Velina keluar ruangan lagi untuk mencari Jinwo namun tidak ada bahkan Velina sampai keliling ke lantai atas tetap tidak melihat Jinwo, dia pun setengah putus asa mencari Jinwo dan dia bahkan menangis.


“Kamu dimana? Aku merindukanmu huaaaaaaaa.” Kata Velina sambil menangis.


**


Velina kembali pulang ke apartemennya.

__ADS_1


Ternyata didepan kamarnya ada Raka yang tengah menunggu Velina.


“Kamu dari mana saja? Aku menelfonmu bahkan pesanku juga tidak kamu balas, jangan membuatku khawatir.” Kata Raka sambil memeluk Velina namun Velina tidak meresponnya.


“Aku lelah, aku mau istirahat.” Kata Velina.


“Apa yang terjadi? Kenapa tangan dan kakimu? Kamu terluka?” Tanya Raka.


“Aku tidak apa-apa, aku masuk dulu.” Kata Velina.


“Kalau ada apa-apa tolong kabari aku, hari ini kamu membuatku khawatir loh.” Kata Raka.


“Aku baik-baik saja, aku hanya jatuh biasa kok. Pulanglah karena sudah malam, aku mau masuk dulu.” Kata Velina.


“Apakah kamu masih mengharapkan Jinwo setelah dia meninggalkanmu?” Tanya Raka. Sejenak Velina terhenti langkahnya karena ucapan Raka.


“Aku masuk dulu, kamu hati-hati dijalan.” Kata Velina.


“Sampai kapan kamu masih mengharapkannya? Kapan aku menjadi pemeran utama dalam hidupmu?” Tanya Raka.

__ADS_1


“Ini semua bukan kehendakku begitu pula dengan pertunangan kita.” Kata Velina lalu dia langsung masuk kedalam kamar apartemennya.


__ADS_2