Seoul In Love

Seoul In Love
Episode 32


__ADS_3

Setibanya Velina di Korea, dia pun segera menghampiri kediaman Jinwo. Dia sangat antusias untuk bertemu dengan Jinwo, setibanya di tempat Jinwo, Velina segera menekan bel namun tidak ada jawaban. Tiba-tiba datanglah seorang wanita penghuni kamar apartemen tersebut.


“Maaf, anda siapa?” Tanya wanita tersebut.


“Saya ingin bertemu dengan penghuni kamar 501.” Kata Velina.


“Saya penghuni 501, ada yang bisa saya bantu?” Tanya wanita tersebut.


“Apa? Bukankah penghuni 501 adalah atas nama Jinwo ya?” Tanya Velina.


“Oh bukan, saya penghuni baru 501, mungkin itu penghuni sebelumnya.” Kata wanita tersebut.


“Apa? Maaf apakah anda sudah lama tinggal disini?” Tanya Velina.


“Saya baru satu minggu tinggal disini, maaf kalau tidak ada urusan saya mau permisi masuk dulu.” Kata wanita tersebut.


“Oh iya, maaf sebelumnya.” Kata Velina.


Velina bingung dimana Jinwo tinggal, dia pun menghubungi Jinwo berkali-kali namun tidak ada jawaban. Dia sampai menghubungi semua teman dekat Jinwo namun tidak ada yang mengetahuinya. Akhirnya Velina kepikiran untuk menghubungi kakaknya Jinwo.


“Hallo kak Minhyuk, maaf ini aku Velina kak.” Kata Velina.


“Oh iya, ada apa?” Tanya Minhyuk.


“Maaf sebelumnya kak, apakah kakak tau dimana Jinwo sekarang dimana? Aku sudah berkali-kali menghubungi Jinwo tapi tidak ada jawaban, aku khawatir dengannya kak.” Kata Velina.


“Coba nanti kamu telfon lagi saja ya, maaf aku saat ini sibuk.” Kata Minhyuk lalu menutup telfonnya.


“Loh kok ditutup telfonnya, kamu pergi kemana sih, maaf aku tidak menghubungimu karena orang tuaku memantauku. Aku mohon balas pesanku atau angkat telfonku.” Kata Velina.


Kemudian Velina menemui Hyewon.

__ADS_1


**


Velina bertemu dengan Hyewon di cafe kampus.


“Hai sayang, bagaimana liburanmu? Hmmmm pasti menyenangkan apalagi bisa berkumpul dengan keluarga.” Kata Hyewon.


“Jinwo menghilang, apakah dia menghostingku? Aku tidak bisa menghubunginya huwaaaaa.” Kata Velina.


“Kalian sedang bertengkar ya? Hmmmm pasti tidak lama baikan deh.” Kata Hyewon.


“Aku hampir satu bulan tidak saling komunikasi dengannya dan saat aku kembali ke Korea dia menghilang, bahkan dia tidak tinggal lagi di apartemennya.” Kata Velina.


“Mungkin dia sedang ada kerjaan atau yang lain, kamu bilang dia fotografer kan?” Tanya Hyewon.


“Aku bingung harus mencari dia kemana lagi, bantu aku dong.” Kata Velina.


“Aku coba telfon dia ya, tunggu sebentar.” Kata Hyewon.


“Hallo, kamu dimana sekarang?” Tanya Hyewon.


“Aku sibuk.” Jawab Jinwo.


“Aku tidak tanya kamu sedang sibuk atau tidak tapi aku tanya kamu dimana sekarang?” Tanya Hyewon.


“Ada apa memangnya? Velina menyuruhmu untuk mencariku ya? Bilang saja padanya kalau aku sedang sibuk.” Kata Jinwo lalu menutup telfonnya.


“Yah telfonnya ditutup, sepertinya dia tau kalau kamu menyuruhku untuk menelfonnya.” Kata Hyewon.


“Tuh kan pasti dia sengaja menjauhiku, aku tidak bisa hidup tanpanya.” Kata Velina sambil menangis histeris.


“Hei jangan bicara seperti itu, mungkin dia ingin sendiri untuk sementara, kamu pasti bisa kamu pasti kuat, aku yakin kalian akan bersama kembali. Menangislah sepuasmu.” Kata Hyewon sambil memeluk Velina.

__ADS_1


**


Keesokan harinya dimana hari perkuliahan dimulai setelah libur semester. Velina tampak sangat murung karena tidak bisa menghubungi Jinwo. Tiba-tiba dia melihat Jinwo dari tempat parkir, akhirnya Velina pun berlari menghampiri Jinwo.


‘Jinwo Jinwo sayang.” Kata Velina langsung memeluk erat Jinwo.


“Sayang aku merindukanmu, kamu kemana saja sih?” Tanya Velina.


“Lepaskan aku, aku ada kelas.” Kata Jinwo melepas pelukan Velina lalu pergi begitu saja bahkan tanpa menoleh ke belakang untuk sekedar melihat Velina.


“Sayang sayang jangan pergi dariku.” Teriak Velina yang mengundang perhatian dari teman-temannya.


Hyewon menghampiri Velina yang berdiri mematung didepan mobil Jinwo.


“Hei ayo masuk, nanti terlambat loh.” Ajak Hyewon.


“Jinwo menghindariku, dia bahkan tidak menatapku.” Kata Velina menangis.


“Dia pasti buru-buru karena ada kelas, ayo kita masuk.” Kata Hyewon.


“No, aku ingin bicara dengannya.” Kata Velina.


“Iya tapi kan bisa nanti, kelas kita akan segera dimulai loh. Nanti selesai kelas baru temui dia.” Kata Hyewon.


“Tunggu sebentar, aku ingin menuliskan sesuatu.” Kata Velina. Velina menulis di kertas lalu menempelkannya di jendela mobil Jinwo. Isi tulisan tersebut adalah “Kita harus bicara setelah selesai kelas, jangan menghindar. I love you jerapahku.” Sambil emotikon jerapah.


“Hmmmm sungguh memalukan.” Kata Hyewon.


“Ayo kita masuk. Kita tidak telat kan?” Tanya Velina.


“Kelas dimulai lima menit lagi, ayo lari.” Kata Hyewon.

__ADS_1


__ADS_2