Setan Budeg

Setan Budeg
Bab 22


__ADS_3

Febri bangun seperti biasa setelah rapih Febri langsung pergi kedepan didepan dilihatnya mba Yati tengah menunggu dirinya


" ayo mba " kata Febri


bus jemputan datang rombongan Febri langsung naik tiga puluh menit perjalanan karyawan sampai setelah sarapan dan mengabsen karyawan menuju bagiannya masing masing lima jam bekerja jam makan siang karyawan keluar ruangan menuju kantin empat puluh lima menit berlalu karyawan mulai bekerja kembali


" Mona pulang jam berapa hari ini":kata Febri


" belum ketahuan lembaran tanda tangan belum beredar" jawab Mona


atiek tengah mencatat di kertas sambil memperhatikan anak buahnya setelah selesai mencatat diberikan kertas itu pada asistennya


"lembur pilihan kayanya feb" kata Mona


" lihat saja ntar ada nama kamu ngga" sahut Mona


tak lama kertas lembaran sampai depan Febri


" yah nama ku ada Mon"


" ko nama kamu nga ada Mon"


" curang ko kamu nga lembur" ucap Febri


"mana saya tahu itu ada berapa anak yang lembur coba lihat 1,2,3 ada 20 " kata Mona


empat jam berlalu karyawan yang tidak kena lembur pilihan sudah pada pulang

__ADS_1


kini yang tinggal dipabrik karyawan yang lembur pilihan


sepi tak ada obrolan suara musik yang bergema di ruangan


sibuk dengan pekerjaannya masing - masing


satu jam berlalu setelah istirahat malam bekerja tiba - tiba dari bagian pasang mata terdengar suara jeritan


"Aaaaaaaaahk"


teriaknya histeris satu orang tumbang pingsan


lima menit berlalu ada lagi suara jeritan


"Aaaaaaaaahk"


"Aaaaaaaaahk"


tak lama terdengar lagi jeritan histeris karyawan


"Aaaaaaaaahk"


detik berikutnya


"Aaaaaaaaahk "


beruntun jeritan bersahutan banyak yang pingsan kesurupan masal semua panik tak ada yang konsen bekerja

__ADS_1


untuk menghindari korban lebih banyak lagi karyawan dipulangkan pukul 19:00


bus jemputan belum lama pergi mengantar karyawan yang pulang jam 18:00 terpaksa karyawan pulang bayar pake uang sendiri lumayan jauh berjalan kaki ke depan mencari angkutan umum depan kawasan tiga puluh menit berjalan kaki


" untung ramai rami jalannya nga iseng mba Yati ikut lembur nga sih " batin Febri tengok kiri kanan mencari teman


" mba Yati ngga ikut lembu lagi" gumam Febri kecewa


dua kali naik angkutan Febri sampai di fly over menyebrangi rel kereta 100 meter menuju kontrakan dari kejauhan Febri melihat Irwan tengah keluar rumah Febri buru buru masuk ke warung kopi beli bubur kacang ijo


" teh bubur kacang ijo satu makan sini kasih roti tawar yah" ucap Febri buru buru duduk takut irwan melihat keberadaanya duduk dipojok


biar tak terlihatan dari luar


selesai makan bubur di pintu Febri tengok kanan kiri takut masih ada dirasa aman Febri bergegas menuju kontrakan


" assalamualaikum" ucap Febri


"wa Alaikum salam"


" kamu lembur apa habis main jam segini baru pulang" ucap Nurmala


"lembur bi tapi pilihan karena tadi ada yang pingsan beruntun takut banyak korban terpaksa dipulangkan Kaka belum pulang bi" jawab Febri


" pingsan beruntun maksudnya gimana"kata nurmala


"jadi gini bi satu orang pingsan ada Lagi yang pingsan terus nga lama ada yang pingsan lagi beruntun gitu bi sampai berapa kali tau Febri bersih bersih dulu bi lengket" ucap Febri .meninggalkan nurmala pergi menuju kamar mandi yang berada diluar

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian like,komen dan vote


__ADS_2