Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 51


__ADS_3

" hati hati saja Ki takutnya beneran Kena orang yang ada didalam rumah " ucap Alfan


" iya nak Alfan kami semua sangat berterima kasih sudah dikasih tahu" ucap Ki sumo


"ya udah Ki kalau gitu saya permisi pulang assalamualaikum" ucap Alfan


" waalaikumsalam" ucap kakek sumo


kakak sumo segera menutup pintu dipandanginya cucunya utari


semua yang ada didalam rumah langsung tegang mendengar info yang diberikan tetangga depan rumah


kakek sumo masuk kedalam Taka lama keluar membawa sapu lidi aren


" kalian semua malam ini jangan ada yang tidur semua berjaga jaga detik ini juga kalau ada binatang yang mencurigakan langsung pukul pakai sapu aren" ucap kakek sumo


" termasuk kalau ada nyamuk kek ""ucap febri


"pokoknya semua binatang binatang apa aja yang terbang kalau Nemu pukul "ucap kakek sumo


ki sumo membagikan lidi aren masing masing tiga helai kepada cucu dan anak menantunya yang tengah berkumpul

__ADS_1


" emang kenapa harus di matiin kek" ucap Febri


"takutnya binatang itu yang membawa penyakit teluh sekarang kalian menyebar cari binatang yang mencurigakan" ucap kakek


semua yang ada di rumah Ki sumo menyebar ada yang ke dapur ke kamar tidur semua kebagian tak ada celah sedikitpun


Febri dan Tanti memeriksa kamar Utari digeledah seisi ruangan tiap sudut diperiksa baju yang nyangkut di paku di kebas, kolong di periksa tak ada yang terlewat


" Tan kalau cicak di bunuh nggak "


" coba saja kalau kamu bisa membunuhnya tapi harus langsung mati yah " ucap Tanti


" lho ko langsung mati "ucap Febri penasaran


" dapat pahala" ucap Febri


" iya dapat pahala sebab cicak adalah musuh umat kita " ucap Tanti


" musuh gimana sih maksudnya"


" kata almarhum kakek buyut waktu nabi Ibrohim di bakar cicak ikut meniup - niup kan api biar cepat besar terus waktu nabi Muhamad sembunyi di gua Hiro dia malah nunjukin cicak bunyi gini

__ADS_1


CEK,,,CEK,,,,CEK ,,,," ucap Tanti


" o begitu yasudah lupakan urusan membunuh cicak ayo kita cari lagi binatang yang aneh kata kakek " ucap Febri


Tanti melihat lihat d kelambu kali saja ad nyamuk atau apalah sementara Febri memeriksa meja belajar Utari matanya tertuju pada benda hijau yang menempel di tas hitam milik Utari menggantung dipaku Febri menepuk tepuk pundak Tanti tiga kali Tanti yang tengah memperhatikan kelabu seketika menengok kearah Febri


" ada apa" tanya Tanti


tangan Febri menunjuk ke tas warna hitam


" kecoa " mata Tanti tak berkedip memperhatikan kecoa yang menempel di tas Utari yang menggantung di paku


" tapi ko warnanya hijau baru lihat aku" ucap Tanti bingung



"ayo kita kasih tau kakek" Febri mengandeng tangan Tanti biru buru keluar menghampiri kakeknya


"kek sini ikut Febri bentar Febri mau tunjukan sesuatu " Febri menyeret kakeknya dibawa ke kamar Utari


' lihat kek yang nempel di tas Utari itu bukan binatangnya" ucap Febri

__ADS_1


ko sumo langsung mendekati tas yang menggantung dipaku takut buruannya terbang dengan hati hati ki sumo menangkap kecoa yang berwarna hijau


" cari koran yang ngga kepakai bawa kebelakang " ucap Ki sumo


__ADS_2