Setan Budeg

Setan Budeg
episode 29


__ADS_3

tubuh yang sudah terbujur kaku itu ditutupi daun pisang


tak ada yaang mengenali korban


" kayanya bukan orang sini kalau orang sini pasti tau arah kereta datang"


mayat masih ditutupi daun pisang tak ada yang berani memindahkannya sebelum pihak kepolisian datang ke TKP beberapa jam berikut polisi pun datang untuk mengeksekusi mayat tersebut di masukan ya mayat ke dalam kantong jenazah



febri yang masih asik menonton tak menyadari kalau dibelakangnya Irwan tengah memperhatikan


Febri yang memiliki penciuman tajam bisa menyadari kehadiran Irwan


pura pura maju ke depan sedikit demi sedikit Febri jalan menyamping Hinga ada kesempatan tuk kabur Febri bergegas langsung lari meninggalkan kerumunan


" disangkanya saya tidak tahu apa irwan dibelakang dari baunya juga udah kecium" ucap Febri ngomong sendiri sambil berjalan menuju kontrakan


"assalamualaikum "


" waalaikumsalam udah kenyang nonton mayat orang mana katanya yang ketabrak kereta" ucap nurmala


" katanya bukan orang daerah sini orang lagi main makanya orang itu tidak arah kereta dari mana datang "ucap Febr

__ADS_1


" idola kamu tadi langsung menyusul ketemu nga" ucap susi


" ketemu febri buru buru pulang pas Febri tau dia ada dibelakang febri "


"bibi tahu kereta kalau belok gimana b kan jalanan kereta lurus itu kalau belok nya gimana" ucap Febri penasaran


"kereta nga belok itu kepala kereta ada dua depan sama dibelakang " ucap Nurmala


" O,,,, emang iya bi Febri nga pernah merhatiin kalau kereta lewat he,, he,,he"


" Febri mandi dulu bi gerah"buru Febri pergi kekamar mandi


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


"dua tahun berlalu Febri bekerja dipabrik boneka orderan sepi job karyawan tak pernah pulang malam kadang karyawan diliburkan dua Minggu kadang sebulan biarpun libur gaji karyawan di bayar full sebulan


" mau gimana lagi bi emang kita yang minta udah sih yang penting di gaji nganggur juga" ucap Febri yang masih rebahan diatas kasur lantai


" bibi berangkat dulu nga kerja jangan main kemana mana terus kalau tidur kunci pintu ntar ada yang masuk nga tahu " ucap nurmala


setelah nurmala berangkat Febri langsung bangun kunci pintu lanjut tidur lagi


siangnya ketika Febri tengah mendengarkan lagu di tape recorder tiba tiba saja Irwan masuk tentu saja mengagetkan Febri yg tengah rebahan di ranjang tanpa ketok pintu tiba tiba Irwan menerobos masuk

__ADS_1


"mau ngapain kamu main masuk aja " Febri bangun dari rebahan langsung menuju pintu dibukanya pintu lebar lebar


tanpa disuruh Irwan langsung duduk lantai sementara Febri duduk di pintu untuk menghindari fitnah


"mau ngapain kamu kita Kan sudah tidak ada hubungan "


" feb kumohon kita nyambung lagi aku belum mau putus sama kamu aku masih sayang sama kamu masih cinta sama kamu ,"


" kalau kata ku enggak ya enggak nga orang tua ku tidak merestui hubungan kita jadi kita nga bisa lanjut lagi "


" feb kumohon kita nyambung lagi "


mohon Irwan tiba tiba pingsan tak lama sadar tapi merangkak seperti harimau


" kamu jangan macam macam yah " teriak Febri


sementara Irwan merangkak sambil mengeluarkan Auman


" siapa yang berani melawanku hadapi aku siluman macan putih"


"iist ada ada saja"


sedikit panik febri bangun dari duduk Febri keluar menuju rumah Irwan memberi tahu orang tuanya

__ADS_1


****"


**"


__ADS_2