Setan Budeg

Setan Budeg
episode 28


__ADS_3

" kurang tau neng pagi udah ditemukan kaya gitu sedang duduk nga ada yang tau kalau anak itu sudah meningal" ucap ibu tersebut


" kasian amat tu bocah orang tuanya sedih banget pastinya"


" katanya sih anak gelandangan "


polisi memasang garis polisi biar warga tidak bisa dekat dekat dengan mayat


"udah yu kak pulang "ajak Keyla


"ayo gerah nih pengen mandi "


ketiganya meninggalkan kerumunan pulang menuju rumahnya melewati rumah Irwan di kejauhan


Febri melihat Irwan tengah duduk di teras depan rumahnya


Febri langsung pindah posisi berjalan tadinya sebelah kiri pindah ke kanan


"habis lari pagi neng "ucap Irwan


" iyah " jawab ika.


Febri tidak menengok atau merespon ucapan Irwan buru - buru mempercepat langkahnya


" assalamu'alaikum " ucap Febi


" kamu lari pagi apa main jam segini baru pulang "


"lari pagi bi tadi mampir dulu lihat orang mati"


" orang mati dilihat"


" penasaran bi ,,bi tadi di angkot febri hampir kecopetan untung tadi Febri nga sengaja lihat gerak gerik pencopet itu bi Febri injak kakinya"

__ADS_1


" terus apanya yang ilang"


" nga ada bi keburu ketahuan sama Febri "


" bi kaka mana bi "


" lagi nyuci bantuin sana "


"iya bi Febri juga pengen mandi"


buru - buru pergi menuju kamar mandi membantu Susi setelah kelar menjemur dan makan siang Febri duduk di bawah pohon sambil biakan rambut cari uban bibi yang baru tumbuh minta dicabuti


tak berapa lama ada beberapa pemuda lari lari


" ada yang tertabrak kereta "


teriaknya


aku langsung berhenti biakan rambut bibi penasaran pengen lihat


" pengen lihat bi" jawab Febri


"ngapain ke sana sana dari sini juga kelihatan" ucap Nurmala


" aahk bibi mah " Febri langsung berlari menuju TKP


"febri ,,Febri ,,ee yah bocah"


"ada apa sih mba nur teriak teriak"ucap bu Ade


"itu si Febri dibilangin jangan nonton orang kecelakaan malah lari " ucap Nurmala


Irwan yang tengah duduk di teras dengar obrolan ibunya dengan Nurmala langsung bangun menyusul Febri di TKP

__ADS_1


"ada apa lagi bi manggil manggil febri" susi muncul dibelakang Nurmala


"adikmu itu di bilangin ya ngeyel lari lihat orang tabrak kereta " ucap Nurmala sambil jalan masuk menuju kontrakan


" di pertigaan situ bi" ucap Susi


yang berjalan dibelakang bibi nya


sementara Febri yang tengah penasaran menonton mayat pengen tahu kronologinya Febri menguping pembicaraan orang yang tengah mengobrol


FLASHBACK ON


seorang pemuda usia 25 tahun tengah turun dari angkot berjalan pulang melewati perlintasan kereta api melihat tali sepatunya terlepas sebelah lelaki tersebut segera membetulkan tali sepatunya


posisi menunduk dengan satu kaki dinaikan di atas jalanan rel kereta lelaki tersebut tidak menyadari kalau bahaya sudah mengancamnya sebuah kereta melintas dari arah sebelah kiri lelaki tersebut masih sibuk dengan Tali sepatunya yang terlepas


seseorang seberang rel sudah memangil manggil lelaki tersebut


" BANG AWAS ADA KERETA " teriak orang di seberang


" BANG MINGGIR AWAS KERETA" teriaknya


lelaki tersebut benar benar sudah ditutup telinganya oleh setan budeg teriakan orang dari sebrang tidak didengarkan masih sibuk dengan tali sepatunya


ketika sudah selesai membetulkan tali sepatunya belum sempat berdiri kereta api sudah melemparnya


"wwuuess Ttooooooooooooooooot


"gujes gujes "


kereta api melintas dengan kencang menghantam tubuh lelaki itu


*******

__ADS_1


*


jangan lupa like komen dan vote


__ADS_2