Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 44


__ADS_3

Febri mengulurkan tangannya membantu Tanti naik ke atas


" serius kita mau cari belut juga "ucap Febri


" ngga feb bercanda saya nggak bisa kalau nyari belut itu mah kerjaan lelaki ,, kita jalan lagi Yuk ke sana nyari genjer" ucap Tanti


" masih jauh yah "


"kita cari - cari lah jalan ke depan "


kembali berjalan menyusuri parit


"berhenti feb kita cari disini " ucap Tanti


" mana memang ada d"


kaki Tanti kembali masuk ke sawah



"Ani Ani nya mana feb" ucap Tanti


" buat apa tan" jawab Febri


"nih metik genjer disawah orang nga diomelin Tan"Febri


menyodorkan Ani Ani


"enggak siapa yang mau ngomel siapa saja boleh mengambilnya kalau mau beneran nih kamu ngga pengen ikut metik genjer "


" ngga ah aku disini saja lihatin kamu "


Tanti begitu cekatan memetik genjer setelah hasil yang di dapat lumayan banyak meraka pun pulang ke rumah


" feb bantuin milih keong yang kecil sama yang besar sekalian bantuin lubangi belakang nya biar pas dimasak bumbunya meresap ke kalau keong yang besar langsung kamu hancurkan aja langsung kasih ke bebek


" siiap bos" jawab febri

__ADS_1


"apaan sih kamu "ucap Tanti


selesai kasih makan bebek febrii membantu Tanti di dapur memasak


"keongnya udah Mateng Tan "


"bentar lagi kamu mau nyobain ini enak tau feb udah Mateng nih" Tanti menyodorkan semangkuk kecil keong sawah yang sudah matang ke Febri



" ini makanya gimana Tan kulitnya keras"


" ni pake lidi dicongkel"Tanti menunjukan cara makan Tutut


"rasanya kenyal enak Tan" ucap febri


" enakan kamu nggak percaya kalau Tutut ini enak " ucap Tanti


asik menikmati makan Tutut Febri sampai lupa waktu menemani Tanti memasak Febri langsung pulang ke rumah


" dari kamu mana Febri "ucap kakeknya


" dari sawah kek nemenin Tanti" ucap Febri


"kirain kakek kamu pulang ke rumah kakek cari ngga ketemu" ucap kakeknya


" Utari udah pulang kek"


" belum"


" kakek mau makan apa biar masakin "


" ngga usah masak nanti kamu capek beli saja didepan"


"ya sudah Febri ke depan dulu beli lauk ya kek"


Febri berjalan keluar mengajak Tanti beli lauk setelah membeli lauk menyiapkan makan buat kakeknya Febri kembali main bersama Tanti

__ADS_1


" kita main kebelakang yu Deket sendang di sana ada saung buat duduk pohon bambunya bikin adem


" ajak Tanti"


" jauh nggak " ucap Febri


" nggak sih ngga jauh dari kita nyari keong"


" ya udah ayo keburu panas" ucap Febri Keduanya kembali berjalan menyusuri parit yang tadi pagi menuju sendang



"air nya jernih banget Tan " Febri jongkok di atas batu membasuh muka


"seger banget Tan disini suka buat mandi orang orang"


"iya bentar lagi juga rame orang pada nyuci juga mandi"ucap Tanti


" jadi pengen mandi disini " ucap Febri


" besok aja kita kesini lagi kali ngadem aja di saung yu kita jalan ke depan" ajak tanti


Di saung keduanya ngobrol entah membahas apa tertawa kadang keduanya main tunjuk Tukul tangan seolah tak mau kalah sampai sendang akhir nya mulai dipadati orang


" udah sore kita pulang yu ntar Sitaro nyari aku aku tadi ngga, bilang kakek "Febri bangun dari duduknya berjalan di depan sementara Tanti jalan dibelakang Febri


******""


***


*


*


*


*

__ADS_1


like komen dan vote


__ADS_2