
bapa tersebut mengajak dua orang lagi guna mendobrak pintu kontrakan
tiga orang lelaki siap siap berdiri depan pintu
" satu ,,,,,dua,,,,,,,tiiiga,,,,,"
" BRAAKK "
pintu itu roboh ketiga lelaki tersebut langsung masuk kedalam di ikuti para tetangga yang sudah mulai berkumpul
ibu kontrakan yang kebetulan hadir langsung ikut masuk kedalam rumah
dilihatnya didalam seorang wanita tengah terbaring dengan mulut berbusa masih menjerit kesakitan di tenggorokannya
wanita tersebut habis meminum racun serangga
" Astagfirullahal adzim Ika " teriak ibu kontrakan
melihat Ika tergeletak dilantai dengan mulut berbusa
ibu kontrakan langsung memangku kepala ika
di pahanya
ibu kontrakan mengusap kepala Ika membetulkan rambutnya yang acak acakan
" air putih ambilkan air putih cepat " ucap ibu kontrakan
__ADS_1
"minum ka habis itu muntahkan" ucap ibu kontrakan
meminumkan air ke mulut Ika dengan posisi setengah duduk Ika meminum air putih yang disodorkan ibu kontrakan
" Oweeeek, ,,,,Oweeekek,,, uhuk ,,uhuk " Ika memuntahkan cairan dari mulutnya
" Oweeeek,,,,," nafas Ika tersengal senggal
ibu kontrakan memijat tengkuk lehernya agar lebih enak muntahnya setelah cairan semua keluar
" kalau ada susu bikinin susu " ucap ibu kontrakan
yang ada disitu sibuk kasak-kusuk sibuk membuatkan susu buat Ika
" apa ngga sebaiknya dibawa ke rumah sakit saja Bu " ucap salah seorang yang menonton
" bagus ketahuan sama kamu Febri kalau ngga ada yang tau Hem udah jadi mayat ni orang " ucap Bu Ade
" iya tadi niatnya saya mau ambil absen yang ketinggalan saya mendengar suara aneh seperti kambing yang habis disembelih saya penasaran akhirnya saya bikin lubang di dinding mengintip apa yang terjadi didalam " ucap Febri sambil menunjuk lubang yang dibuatnya tadi
"kamu kenapa sampai nekat mengakhiri hidup degan bunuh diri segala " ucap Mbak Ani
tetangga berusaha menghibur agar Ika mau bercerita sebab hal apa sampai nekat seperti itu
^^^""haaaahaaaahhh " Ika menangis sejadi jadinya^^^
^^^ ^^^
__ADS_1
" suami saya punya selingkuhan ia hendak menceraikan aku hiik,,,hiik suamiku memukuliku karena aku ngga mau diceraikan aku frustasi " ucap Ika sambil terisak
" terus suami kamu kemana " ucap Bu Ade
"suamiku pergi membawa barang barangnya meninggalkan ku" Isak ika
" sudah kamu yang sabar Dunia tak selebar daun kelor kamu masih muda dan cantik masih bisa cari lagi " ucap Mbak Ani
" tapi saya cuma cinta sama mas Eko haaaaaahaaaaah ucap Ika sambil menangis
" cup ,,,,cup sudah jangan menangis sekarang ayo kita ke rumah sakit lupakan dulu mas Eko kamu sekarang kamu harus periksakan kondisi kamu ayo" ucap ibu kontrakan
..." Astagfirullahal adzim ibu ibu saya duluan yah ini udah lewat dari sepuluh menit Febri ijin cuma sepuluh menit Febri permisi tinggal dulu...
assalamualaikum Febri tinggal dulu" ucap Febri pergi meninggalkan kerumunan orang
setengah berlari Febri pergi menuju pabrik sampai di pos satpam Febri menunjukan surat ijin yang ia dapat tadi pagi
setelah dipersilahkan masuk oleh satpam Febri masuk kedalam lingkungan pabrik
menghampiri supervisor nya
" Mak maafin telat lewat dari sepuluh menit " ucap Febri
supervisor tak menanggapi ucapan Febri masih sibu menjahit sementara Febri masih berdiri di samping supervisor nya
" jam berapa sekarang " ucap supervisor
__ADS_1
" maaf mak tadi saya nolongin orang yang hendak bunuh diri "