Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 45


__ADS_3

Langkah Febri yang begitu cepat membuat Tanti ketinggalan lumayan jauh


",Febri kamu jalanya cepat banget feb ,,,,,febri itu ada putri cantik ' teriak Tanti


Febri menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap tanti


" ada apa tan "


"itu di samping ada putri cantik"ucap Tanti


Febri menengok kearah yang ditunjuk tanti


" mana Tan nga ada orang " sambil mendekati tanti


" itu ,,,,tu feb putri cantik pakai baju hijau daun tangannya melambai lambai" ucap Tanti


" mana sih nggak ada siapa siapa Tanti disini cuma kita berdua "


sambil matanya terus memandang ketempat yang Tanti tunjuk


" beneran Febri Aku nga bohong"


" jangan - jangan penghuni tempat ini lhhhhhiiii larrri" febri Mempercepat langkah kakinya


" Febri jangan cepat cepat nanti kita jatuh kecebur di parit ""ucap Tanti

__ADS_1


" paling Basah bajunya Tan pengen buru buru sampai rumah takut utari nyariin "


akhirnya kedua nya sampai rumah


di rumah Febri langsung bersih bersih lalu sholat


☀️☀️☀️☀️☀️☀️


Tiga bulan Febri menemani kakeknya setelah kelulusan adik sepupunya Febri ingin balik kerumahnya


"tari kamu kan sekarang sudah lulus sekolah kaka mau pulang dulu kerumah Kakak kangen rumah satu Minggu kamu sendirian ngga papa kan tari" ucap Febri


" jangan pulang si ka di sini saja " ucap tari


" sebentar doang kalau tidak kamu ikut Kaka aja pulang"ucap tari


"kaka mau sholat isya di dulu " ucap Febri bangun dari duduknya menuju kebelakang mengambil air wudhu


setelah sholat isya Febri kembali keruang tamu menghampiri tari dilihatnya tari tengah tidur meringkuk memegangi perutnya sambil nangis


"tari kamu kenapa " ucap Febri menghampiri tari duduk di belakang punggung tari


tari diam tak menjawab ucapan Febri tangisnya malah makin kencang air matanya bercucuran


" haaaahhhhh haaahhh"tari menangis memegangi perutnya

__ADS_1


"tari ,,,,,,,tari ,,,,, kami kenapa kamu sakit "ucap Febri menggoyang goyangkan tubuh tari


,"hhaaaaaahhhhh"tari terus menangis sambil memegangi perutnya


"kek ,,kakek,,, Utari kenapa ke"Febri berlari ke kamar menghampiri kakeknya yang tengah dzikir


kakek sumo yang tengah dzikir menghentikan aktivitasnya bergegas keluar kamar menghampiri cucunya yang tengah merintih kesakitan


"tari ,,,,tari. mana yang sakit nak" ucap kakek


tari tetap tak menjawab pertanyaan kakeknya utari terus menangis merintih kakek sumo berusaha mengobati sakit cucunya dengan cara mengoleskan minyak angin diperutnya


"emang kalian habis makan apa sampai Utar bisa sakit kaya begini" ucap kakek


" nga kak makan apa -apa tadi makan nasi sama telor asin""jawab Febri


" tari ,,tari kamu denger kakak ngga nak"menepuk pipi Utari tapi yang ditepuk pipinya diam saja pikirannya kosong matanya memandang langit langit rumah


kakek sumo dengan telaten memijat pusat yang dirasa sakit ketika kakek memijat di jari kelingking kaki utari tiba tiba Utari teriak histeris teriakannya mengundang para tetangga mata Utari melotot tangannya gemetar


"Aaaaaaakh sakit " teriak Utar Utari teriak teriak


"tari kenapa feb teriak kenceng banget kedengaran sampai rumah" ucap tanti yang tiba - tiba nongol tanpa di undang


"nggak tau tiba - tiba sakit saya juga ngga tau sakitnya apa" ucap Utari

__ADS_1


" Aaaaaaakh,,,, Aaaaaaakh " Utari kembali teriak tangan bergerak keleher hendak mencekik lehernya sendiri membuat yang ada di rumah langsung bergerak memegang badan utari


__ADS_2