Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 78


__ADS_3

Pagi ini Febri bangun seperti biasa


"ka Febri hari ini kerja bukannya ka Febri disuruh libur" ucap tari


"kata siapa Kaka libur kerja lah Kaka tuh cuma dikasih ijin sehari doang"ucap Febri


" O".jawab tari


" kamu berangkat jam berapa tari"


" jam sembilan ka"


"ya sudah Kaka berangkat dulu kamu hati hati Kaka tinggal dulu"


Febri berjalan keluar menuju pabrik sampai di pabrik Febri dikerubuti bak artis teman teman nya penasaran


Febri diberondong banyak pertanyaan sampai Febri bingung jawabnya


"sudah sudah kerja jangan rumpi Mulu" ucap supervisor


"Febri kamu punya hutang Ama sat istirahat' harus bayar"


"hutanga apaan perasaan aku nga pernah pinjam uang ke kamu"


"udah pokonya istirahat' kutagih"ucap Lastri


" Iyah ,,,,Iyah" ucap Febri langsung megang jahitan


"Cepat ,,,, Cepat,,,target... target" teriak supervisor


" Lastri,,, Febri entar Ema balik mesinnya biar bisa ngobrol "" teriak supervisor

__ADS_1


" iya Mak" ucap Febri dengan cekatan Febri menjahit baju


" ngobrolnya ntar istirahat kalian boleh ngobrol sepuasnya ,,,, cepat ,,,,,,cepat depan kosong"


semua serius menjahit tak ada yang berbicara satupun Hinga jam istirahat berbunyi


"mau makan dimana"ucap Febri


"tempat biasa "


" oke keluarnya entar nunggu masih ngantri"


"feb,,ceritain dong gimana kamu sampai bisa kekurung di toilet gitu"


" apa yang mau diceritain nga ada yang menarik dari kisahku"sambil menunggu giliran diperiksa satpam


"kamu cerita yang ketemu Desy aja"ucap Lastri


" kemarin Ema cerita makanya saya penasaran"ucap Lastri


"memang kamu kenal sama Desy"


" siapa yang nggak kenal sama Desy satu pt ini kenal semua"


" berarti saya doang yang nga kenal berarti tapi kemaren udah kenalan ko" ucap febri


keduanya berjalan menuju warteg langganan mereka


"duduk bawah pohon nangka aja biar enak ngobrolnya"ucap Lastri setelah mengambil nasi dan lauk


"heemm" jawab Febri yang tengah mengambil lauk

__ADS_1


keduanya berjalan duduk dibawah pohon nangka depan warteg


"Lastri emang Desy terkenal banget"


" lah waktu kamu ketemu Desy dia ngobrol apaan"


" dia cuma ngomong kalau dia kerja dibagin folding kata dia sudah terbiasa terkurung nga pernah panik"


" emang kamu nga curiga waktu tiba tiba ada dia dihadapan kamu" ucap Lastri


" ya engga lah orang dia ngomong sama seperti ku juga udah gitu kata diae kalau nga percaya aku suruh pegang tangannya kalau tangan dia hangat berati bukan manusia pas aku pegang emang benar tanganya dingin banget"ucap Febri


memasukkan nasi kemulutnya


" terus"ucap Lastri sambil mengunyah makanan


" awalnya aku kaget ko bisa ada orang tapi setelah dia meyakinkanku aku percaya ya sudah kita berdua ngobrol"


" kata kamu tadi kamu megang tangan Desy dingin gitu ya iya lah dingin secara dia kan udah"Lastri menutup mulutnya tak melanjutkan ucapanya


":udah apa Lastri":ucap Febri penasaran


" eem udah ,,,,udah"ucap Lastri sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" udah apa las ngomong aja "


" sebenarnya Desy itu sudah meninggal lima tahun yang lalu dulu jasadnya ditemukan di dalam toilet tapi toilet yang samping pintu masuk belakang gudang sampai sekarang toilet itu ditutup nga pernah dibuka "


" jadi Desy itu sudah mati" jawab Febri kaget


" iya" jawab Lastri

__ADS_1


like komen dan vote tambahkan biar semangat aploudnya


__ADS_2