Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 91


__ADS_3

seperti hari hari sebelumnya setiap pagi Ratih membantu suaminya menyiapkan bahan untuk berjualan nasi goreng


menghaluskan bumbu mengiris sayuran


setelah rapi semuanya beres seperti biasa Ratih membantu suaminya berjualan


setelah melaksanakan sholat magrib Ratih baru keluar dari kontrakan menuju tempat suaminya berjualan


menjelang malam Ratih pulang terlebih dahulu


kalau menunggu suaminya berjualan sampai habis Ratih tak kuat menahan kantuk


sekitar pukul 01:30 wib suaminya baru pulang berjualan


pulang dari membantu suaminya berjualan kali ini Ratih tidak langsung tidur seperti hari hari sebelumnya untuk kali ini menyempatkan diri bersih bersih dikamar mandi yang sunyi saat penghuni kontrakan sudah pada terlelap tidur


jelang tengah malam Ratih terlelap ketika sedang rebahan


baru saja bulu bertemu bulu


kulit bertemu kulit bertemu (ada yang tahu itu apa😁)


Ratih mendengar suara ketuk pintu


" Tok"


"Tok"


" Tok"

__ADS_1


tiga kali suara ketukan pintu itu membangunkan Ratih


Ratih sudah hafal


dengan ketukan pintu tersebut Tampa menunggu lama Ratih langsung bangun


"Kreeek"


" pa e"


Tarjo datang langsung merangkul


Ratih diajak ke kamar


Tarjo menciumi Ratih mengajak bercumbu Ratih tak bisa menolak ketika suaminya mengajak berhubungan badan


Ratih hampir kewalahan melayani suaminya Hinga kelelahan


Ratih yang saat itu belum tidur penasaran melihat suaminya yang buru buru memakai pakaian dan bergegas keluar


Ratih langsung bangun mengikuti langkah Tarjo tanpa sepengetahuan suaminya


dilihatnya Tarjo membuka pintu keluar rumah dan berbelok ke arah kiri


berjalan melewati gelap malam menuju pohon melinjo


Ratih yang saat itu mengikuti gerak gerik suaminya seketika langsung shock terpaku ditempatnya berdiri sekujur tubuhnya tiba -tiba kaku tak bisa digerakkan lagi


setelah menyaksikan apa yang baru ia lihat dengan mata kepalanya sendiri

__ADS_1


mengangkat kedua tangannya menutup mulutnya badannya bersandar ditembok merosot kebawah sambil menjambak rambutnya


" astagfirullahal adzim"


"astagfirullahal adzim "


" astagfirullahal adzim "


" selama ini yang mengajak berhubungan badan tenyata bukan suamiku ternyata selama ini aku berhubungan dengan manusia jadi jadian "


Ratih masih terpaku bersandar ditembok merasa hatinya mulai tenang Ratih langsung bangun masuk kedalam menghampiri lemari pakaian


Di lihatnya di lemari sudah ada uang segepok Ratih langsung meraih uang tersebut


" berarti uang segepok yang selama ini aku temui di lemari berasal dari mahluk hitam yang tiap malam datang mengajak ku bercumbu"


Ratih mendekap uang segepok membuka lemari disebelahnya di ambilnya koper kecil dan membukanya melihat kumpulan uang gepokan yang Ratih kumpulkan selama Ratih berhubungan dengan mahluk hitam yang masuk kedalam pohon melinjo


sambil duduk di atas tempat tidur Ratih terus memandangi uang tumpukan merah yang ada di dalam koper kecil udah hampir penuh


Dilema hati Ratih antara senang dan takut


senang karena Ratih memiliki uang banyak tanpa harus berkerja keras udah datang sendiri


Takut bila suaminya tahu bahwa uang yang ia dapat selama ini hasil Ratih berhubungan dengan mahluk hitam penunggu pohon melinjo


malam kian larut jam di dinding sudah menunjukan pukul 01;00 itu tandanya suaminya sebentar lagi pulang dari berjualan


menaruh uang yang baru ia dapat di simpan kembali di dalam koper Ratih merapikan kembali menaruhnya ditempat semula

__ADS_1


jangan lupa vote komen like


__ADS_2