
Dengan sigap orang yang ada di rumah kakek sumo langsung bergerak memegangi tangan Utari dan kaki keempat lelaki itu tenaganya kalah kuat dengan Utari keempatnya bisa terpental mundur ketika Utari berontak
Utari terus berteriak histeris hendak membunuh dirinya sendiri
"Tanti kamu bilang simbah suruh bikin sambetan buat di balurin ke tubuh Utari" ucap kakek sumo
Tanti bergegas pulang kerumah memberitahu neneknya supaya membuatkan sambetan sang nenek pun langsung pergi kebelakang mencari bahan buat bikin sambetan bahan disiapkan semua bahan langsung ditumbuk
"minta sambetan buat siapa tari" ucap Mbah Minah
" buat Utari mbah kayanya Utari kesurupan masa pengen nyekik leher sendiri " ucap Tanti
"udah jadi biar Simbah sendiri yang mengoles sekalian pengen tau kondisi Utari"
sambetan yang dibuat udah jadi mbah Minah mengajak Tanti ketempat Utari
di rumah kakek sumo sudah banyak orang berkerumun ingin melihat keadaan Utari
Mbah Minah langsung menghampiri Utari mengoles sambetan ke tubuh Utari ketika Mbah Minah memegang tangan Utari sempat ditolak oleh Utari buru buru dipegangi sama kakek sumo seluruh tubuh di olesi sambetan sedikit mendingan ngamuknya berkurang Utari lebih tenang mulai tidur semua berkumpul diruang tamu berjaga jaga takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan
__ADS_1
"Aris ,Yanto kamu pergi dikampung sebelah cari orang pintar yang bisa mengobati utari" ucap kakek sumo
"emang Ki sumo ngga bisa mengobati ,,,,kan ki sumo orang pintar juga " ucap Yanto
" masa iya mata kelilipan harus ditiup sendiri pasti butuh bantuan orang kan" "ucap kakek sumo
"iya bener Ki ,,ya sudah kalau begitu saya permisi pamit keluar dulu Ki "
Tak berapa lama ketika semua orang lengah Utari Ter bangun kembali teriak tangannya sudah mencekik leher kontan saja semua langsung panik langsung memegangi tangan dan kaki Utari
"kalian semua baca doa tolak balak aku ke kamar dulu mau lihat siapa gerangan yang sudah jahat dengan cucu saya kalian terus baca tolak balak sampai saya keluar kamar " ucap Ki sumo
orang yang berada di diruang tamu langsung melantunkan doa yang di ajarkan kakek sumo Utari yang direbahkan dilantai beralas
sementara kakek sumo dikamar mengambil benda pusakanya komat Kamit membaca mantra tiba tiba batu yang diatas meja berputar putar cukup lama kakek sumo berada dikamar setelah menemukan jawabannya kakek Sumi keluar kamar menuju ruang tamu dilihatnya cucunya sedang terlelap
" Andi , Agus kamu pergi nyari rumput teki dipinggir sungai ka di sawah cari sampai dapat rumput teki Taukan kalian " ucap kakek
" rumput teki yang tumbuh liar dijalan kan Ki kalau ditaruh dalam baju rumputnya bisa jalan sendiri " ucap Andi
__ADS_1
"iya tau Ki rumput yang kalau taruh dalam baju bisa jalan sendiri" ucap andi
"kalian harus cari sampai dapat jangan sampai gagal " ucap Kusumo
gokkhh haji
"iya Ki bawa senter Gus kamu punya sentee
" pinjam aja sama paman Joko dia biasa ngobor belut kalau malam"
Keduanya pergi ke sawah yang ada dibelakang rumah mencari rumput teki
pertengahan malam pukul 12:00 keempat orang yang disuruh kakek sumo belum ada kabar beritanya sementara Utari masih terus teriak dan mengamuk ingin mencekik leher sendiri
" Febri besok ayah kamu suruh kesini "
****"***
****
***
__ADS_1
like,komen vote