
Di depan kedutaan Korea kami berorasi di pinggir trotoar ada sebagian meminta sumbangan setiap mobil yang lewat
tapi tak ada satupun pengendara mobil yang mau memberi sekedar buat beli es atau sebungkus nasi ,,, sedih nya🤣
mungkin mereka menganggap kita semua biang kerusuhan dan kemacetan lama kami berada di depan kedutaan kisaran dua jam menunggu ketua serikat pekerja yang sedang berada di dalam gedung
lelah bernyanyi yel yel buruh karyawan duduk dipinggiran trotoar tak berapa lama kulihat ketua serikat dan perwakilan dari karyawan sudah keluar gedung
"bentuk barisan jangan bergerombol"teriak ketua serikat
selesai berunjuk rasa depan kedutaan Korea kami semua berjalan menuju gedung ketenaga kerjaan berjalan membawa spanduk berada dibarisan paling depan membawa sepanduk kaki sudah sangat leleh bejalan
tiba di depan gedung tenaga kerja semua berpencar tak membuat barisan
__ADS_1
kami semua menginap di depan gedung tidur di emperan tanpa alas walau tidur di atas lantai tanpa alas terasa hangat tidur berdesak desakan sampai jam 2 malam aku masih terjaga tak bisa memejamkan mata dingin malam menusuk kulit
anak lelaki masih berjaga bergantian ngeronda
pukul 05:30 wib semua dibangunkan
masuk kamar mandi satu kamar mandi berisi sepuluh orang rasa malu sudah kami buang dalam keadaan darurat bisa dibayangkan lamanya perempuan kalau mandi bila satu kamar mandi diisi satu orang berapa jam yang di butuhkan buat mandi 500 buruh yang ikut demo akhirnya dianjurkan satu kamar mandi diisi sepuluh orang
selesai melakukan rutinitas pagi kami semua berganti baju warna merah berkumpul dan membentuk barisan setelah diberikan pengarahan kami berjalan menuju bundaran hotel Indonesia ternyata Disana sudah banyak yang berkumpul buruh dari berbagai kota lama kami menunggu sekitar dua jam didepan hotel Indonesia semakin siang semakin banyak yang berdatangan Hinga padat jalanan dipenuhi para pendemo aku yang tidak tau apa
" eh kelar muter air mancur kita pulang yu capek banget
kita ngumpet ngumpet pulang nya jangan sampai ketahuan ketua"
__ADS_1
" ayo aku ikut kalian aku nga tau arah pulang" jawab Febri
" heh sebelah sana ada kamera kita bakal masuk tv"ucap Ijah senang
" nga muat kalau kita masuk tv gedean kita Ama televisi,,,hahaha" gurau Eni
" kameranya udah dekat yang serius jalanya "ucap Ijah semangat
" nanti setelah melewati kamera kita langsung menyebrang jalan naik Kopaja jurusan senen ucap Eni
setelah melewati kamera stasiun tv kami rombongan langsung menyebrang jalan naik Kopaja jurusan senen sampai di stasiun kami menaiki kereta KRL hingga sampai ditempat tujuan kami berlima rombonganku anak bandel semua kami turun tidak di peron stasiun kami turun di belakang loncat turun dari kereta ketika berada ditengah tengah jalanan kereta aku Kendal berjalan keluar stasiun tiba - tiba terdengar suara teriakan
"kereta ,,,,,, kareta awas ada kereta melintas cepat kalian naik ke peron"
__ADS_1
bersambung