
Kubuka gembok yang mengunci pintu kontrakan rumah aku buka pintu lebar lebar ku memandang sesuatu diruang tepat menaruh televisi ada sesuatu yang hilang
" loh ko tv ngga ada" buru buru aku berjalan menuju lemari pakaian aku periksa semua barang barang yang berharga satu persatu aku geledah tak ada barang yang hilang
" heran gembok bisa utuh ngga ada yang rusak celengan di lemari utuh ,tape radio juga utuh tapi kenapa televisi bisa tidak ada" batin Febri
Buru buru aku keluar ku gembok lagi pintu rumah aku berjalan kebelakang menuju rumah paman menjemput Utari Samapi di rumah paman ternyata paman sekeluarga tidak ada di rumah
" duh pada kemana sih disaat kay begini orang pada pergi" batinku
akhirnya aku kembali jalan balik menuju kontrakan sampai didepan kontrakan aku tidak berani masuk aku duduk di bangku dibawah pohon dekat warung kopi
" Febri kamu lagi ngapain disitu kaya orang bingung" ucap Bi marpuah
" lagi nungguin bibi pulang" jawab Febri
" lah bukanya nunggu di dalam kontrakan saja kan enak bisa sambil rebahan"
" ngga. Febri takut di rumah"
__ADS_1
" lah emang ngapah bisa takut"
' televisi rumahku hilang tapi gemboknya utuh seperti nga habis kemalingan" ucap Febri
" gemboknya utuh gimana maksudnya "
aku bangun dari duduk kugandeng ibu marpuah kuajak ketempat kontrakan ingin aku tunjukan motif pencurinya itu bagaimana
'jadi gini ni Bu saya pulang dari kerjaan aku buka gembok kunci ini pas aku buka pintu kulihat televisi diatas lemari ini tidak ada aku priksa lemari kalisaja ada barang berharga yang hilang tidak ada semua utuh cuma televisi doang yang hilang " ucap Febri
"ko bisa begitu yah dimana mana kalau orang mencuri itu gembok dirusak " ucap ibu marpuah
' iya tadi siang saya pulang sekolah liat ad anak muda bawa televisi di bungkus pakai kain" ucap dikembar anak tetangga yang baru duduk di bangku kelas 4 SD
" kamu bukan teriakin maling " ucap Febri
" Asep nga tau "
" biasnya saya kalau istirahat saya pulang kerumah ini saya ngga pulang coba kalau tadi siang saya pulng mungkin malingnya saya bisa tangkap " ucap Febri sedikit menyesal
__ADS_1
"mungkin saudara kamu hyang punya kunci cadanganya" ucap penjual es
" siapa ,?? ,kunci gembok ada tiga dipegang saya ,Utar,i bibi " jawab Febri
" coba lihat kamu pakai gembok yang bagaiamana boleh lihat" ucap bapa penjual es
Febri menyodorkan gembokk yang dipegang
" gembok kaya begini gampang diduplikat gampang dibuka juga pakai kunci lain" ucap bapa penjual es
" tapi kalau emang pencuri kenapa yang di curi cuma televisi sedang tape recorder nga di ambil terus lemari pakaian rapih nga berantakan" ucap Febri
tak berapa lama Nurmala dan Utari pulang bersamaan bingung melihat di depan kontrak ramai orang berkumpul
" ada apa ini rame rame depan rumah pada kumpul " ucap Nirmala
Febri langsung menjelaskan perihal hilangnya televisi yang di curi orang tapi gemboknya mulus Febri juga bercerita bagaimana bingungnya mencari Utari di kerumah pamanya kali saja Utari pas keluar rumah gembok ngga dikunci dengan benar sampai bisa kecurian
__ADS_1
Utari menyangkal dia menjelaskan kalau dia keluar rumah pintu dalam keadaan digembok juga