
Mandi tengah malam pukul 00:00 am dimana para dedemit sudah mulai gentayangan tanpa mengenal rasa takut Ratih membersihkan badannya
bayangan bayangan ketika bercumbu dengan mahluk tak kasat mata membuat Ratih tak merasakan dingin sedikitpun
merasa tubuhnya kotor kalau di awal awal Ratih sebelum tahu bahwa manusia hitam tinggi yang menjelma menjadi suaminya yang setiap malam selalu meminta jatah pada ratih itu penunggu pohon melinjo
Biasanya Ratih setiap berhubungan tak pernah membersihkan. diri
langsung terlelap tidur karena merasa lelah yang luar biasa
dengan guyuran air dingin membersihkan sekujur tubuhnya menggosok setiap inci mencucinya sampai benar -benar bersih
selang berapa lama suaminya pulang dari berjualan
langsung memarkir gerobak samping kontrakan di angkutnya satu persatu barang sisa jualan
" Bu tumben belum tidur biasanya kalau pa e pulang jualan Bu e sudah tidur sampe pa e mau bangunin nga tega"ucap tarjo
" iya pa e nga bisa tidur tumbenan banyak nyamuk jadi Bu e nga bisa tidur" cibir Ratih
__ADS_1
" pa e bersih bersih dulu Bu lengket " sambil keluar membawa handuk menuju kamar mandi
" iya pa e" ucap Ratih langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur
Tarjo masuk ke kontrakan setelah membersihkan badannya berganti pakaian dan mengenakan sarung duduk dipinggir kasur dilihatnya Ratih sudah tidur membelakangi suaminya
Tarjo mulai merebahkan badannya dijadikan satu tangan sebagai bantal pandanganya melihat keatas lalu kepalanya menoleh memandang istrinya menggeser sedikit demi sedikit menghampiri Ratih di peluk istrinya sambil menciumi leher istrinya
Ratih yang sebenarnya belum tidur ketika Tarjo menciumi tubuhnya Ratih berasa suaminya tengah mengajaknya bercumbu
tapi Ratih pura pura sudah terlelap tidur sampai Tarjo menggerayangi ratih masih dalam ke pura - pura an
" Bu bu e malam ini yah pa e lagi pengen pening udah lama "bisik Tarjo
" hhhm jangan sekarang pa e Bu e lagi merah malam ini nga bisa " jawab Ratih
seketika Tarjo langsung lemas burung peliharaanya seketika ikut lemas tak bergairah
Tarjo langsung menjauhi tubuh Ratih dan ber balik membelakangi Ratih
__ADS_1
sementara Ratih yang saat itu membelakangi Tarjo merasa sedih dan berdosa telah membohongi suami nya bukan apa sebenarnya Ratih mengucapkan kata kata kalau sebenarnya dia lagi merah itu hanya akal -akalan Ratih saja pada dasarnya merah yang di katakan Ratih adalah merah bukan darah haid tamu bulanan yang datang Setiap sebulan sekali
merah yang dimaksud Ratih adalah darah yang keluar setiap kali Ratih berhubungan dengan mahluk penunggu pohon melinjo
setiap kali Ratih berhubungan dengan manusia jelmaan suaminya Ratih akan mengeluarkan darah segar dan pada pagi hari Ratih akan menemuka uang segepok didalam lemarinya
awal - awal Ratih menganggap darah itu sebagai darah haid tapi ketika pagi hari darah itu tidak pernah keluar
sampai Ratih berfikir ketika habis berhubungan dengan suaminya waktu itu Ratih banyak mengeluarkan darah tapi darah itu akan berhenti ketika pagi menjelang sampai beberapa Minggu
semakin kesini Ratih berfikir kera darah yang keluar itu hasil berhubungan intim dengan mahluk penunggu pohon melinjo
meremas kain selimut Ratih semakin bersalah dengan suaminya
ingin Ratih berkata jujur tapi Ratih
takut suaminya akan murka
" biarlah suamiku jangan sampai tahu perihal uang segepok itu"
__ADS_1
Besambung