Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 38


__ADS_3

"sok tau kamu feb" kata Mumun


"lah beneran saya pernah juga kemasukan kuntilanak "


FLASBACk


tradisi dikampung ku setiap mau puasa atau lebaran warga diwajibkan bersih bersih ke makam mencabuti rumput liar yang tumbuh sekitar makam aku berserta rombongan bareng ibu paman dan bibiku ramai ramai ke makam pas kebetulan bibiku yang datang dari luar kota juga datang ingin ziarah ke makam nenekku kami rombongan pergi ke TPU sampai di pemakaman kami kami bersih bersih mencabuti rumput menebang pohon yang tumbuh disekitar makam nenek kelar bersih - bersih kami semua berdoa sementara mereka berdoa aku tidak ikut membaca Yasin aku malah keluyuran mencari kembang Kamboja bareng adik sepupu ibu ku melihat kelakuan ku cuma melirik doang tidak berani memarahiku


setelah bersih - bersih dan berdoa kami rombongan pulang kerumah malam harinya ibu menyuruhku membuat kue bolu buat dibawa bibi pulang waktu aku lagi bikin kue bolu perasaanku tidak karuan punggung ku terasa berat banget kaya ada yang naikin tak lama kue Mateng kue masih ada diloyang beluk aku keluarin tiba tiba aku ambruk ketawa tawa gitu kaya kuntilanak ibu dan ayah melihat aku ketawa ketawa kaya kuntilanak jadi panik ayahku lari kebelakang rumah memangil ustad guna mengobati ustad datang aku masih terus ketawa-tawa sendiri ibu setia mendampingiku dikamar depan


"hihihi hihihi hihihi" suaraku ketawa malam malam hampir jam dua belas


" ke sambet setan kuburan kali ni bocah tadi sore orang - orang pada ngaji Febri malah keluyuran nyari kembang bukanya doa" kata Bu farida


pa ustad terus berusaha mengobati ku


tak lama akhirnya aku tersadar setelah siuman aku bangun hendak pergi ke kamar bejalan menuju kamar mandi melewati ruang tamu aku menengok keluar tak sengaja melihat rambut panjang memakai baju putih mirip kuntilanak

__ADS_1


"Bu itu didepan ada kuntilanak lagi berdiri"


ibu Farida langsung keluar kamar menuju ruang tamu melihat keluar rumah


" mengigau kamu diluar nga ada siapa - siapa"


"ada Bu itu lagi berdiri bawah pohon belimbing"


Febri memeluk ibunya sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya


"kamu tidur dikamar tengah aja biar ibu Sam ayah tidur diluar"


ibu mengantarku ke kamar mandi aku tidur di kamar tengah


ayahku semalaman begadang tidak tidur menjagaku takut aku kumat lagi tapi Alhamdulillah sembuh sampai pagi tidurku nyenyak tidak ada gangguan


cuma badanku pada sakit semua

__ADS_1


" terus feb sekarang kamu udah sembuh apa masih suka melihat setan " kata Dede


" melihat sudah enggak sudah ditutup mata batin ku kalau belum ditutup bisa tiap hari kumat lihat setan mulu tapi kalau merasakan adanya mahluk tak kasat mata saya bisa tahu" ucap Febri"


"gadis itu nasibnya gimana yah secara kan dia makan makanan setan hii" kata mumun


"paling sakit "kata Febri


" sok tau kamu feb yu ah kita jalan lagi muter,,, di sini Mulu nga dapet dapet kerjaan" kata nisa


meninggalkan ketiga temanya


"nisa tunggu " ketiganya langsung menyusul Nisa yang sudah jalan duluan didepan


" udah siang yang Nerima lowongan jam segini nga ada kali"kata Febri


"iyah udah siang " kata nisa

__ADS_1


" eeh itu ada pohon kersen kita cari buahnya yu enak tau buahnya" ajak mumun


__ADS_2