
Febri bangun kesiangan gara gara insiden semalam yang menyebabkan kan Febri bangun telat
" Kaka Bagun sudah siang"tari menggoyang badan Febri
febri mengangkat tangan direntangkan tangan nya keatas
" jam berapa si tari". ucap Febri masih dengan muka bantal
"jam tujuh kurang sepuluh"
" astagfirullahal adzim serius tari " seketika matanya langsung bulat
" iya Kaka Mama sudah jalan dari tadi Kaka ko pipiya merah kenapa"ucap tari sambil tangannya memegang dagu Febri dan membolk balik muka kalanya
" ini" sambil memegang pipi
" nabok nyamuk " ucap tari sambil berlalu pergi kekamar mandi meninggalkan tari sendirian
" iiih dasar Kaka"
sepuluh menit berlalu Febri sudah balik dari bersih bersih
" kaka mandi sebentar banget"
" mandi bebek tari udah jangan protes Kaka sudah terlambat ini lima belas menit lagi pintu gerbang ditutup " buru buru Febri merias diri
" Kaka bedakny belepotan yang bener si ka"
" masa sih kaca mana tari "
" tu diatas lemari "
__ADS_1
"kelamaan kamu aja jadi kacanya tari keburu kesiangan Kaka "sambil kedua telapak rangany menggosok gosok mukanya
"udah rata belum tari bedaknya "
" udah ka "
" Kaka berangkat ya kamu hati hati berangkat kesalon"
" iya ka "
Febri keluar kontrakan dilihatnya jam ditangan
" sepuluh menit lagi tiutup aku harus cepat sampai pabrik ini semua gara gara Irwan bikin aku kesiangan coba semalam aku tahan aja kekamar mandinya nga bakal ketemu sama Irwan aaaakh Irwan sialan bikin aku kesiangan bangun " gerutu Febri sambil berlari kecil dan mengatur nafasnya
pukul 7:30 pintu gerbang utama ditutup semua karyawan sudah masuk kedalam area pabrik
"pa satpam " teriak Febri
" tolong pa bukain pintu"
satpam yang baru saja menutup pintu gerbang kembali menuju pintu gerbang membukakan pintu buat Febri
" neng Febri "
"iya pa tolong bukain"
"masuk neng buruan masih ada waktu buat absen" ucap satpam
" makasih pa satpam"
" iya neng sama sama"
__ADS_1
buru buru Febri masuk sebelumnya Febri menaruh tas dulu di loker setelah menaruh tas Febri langsung absen lalu masuk kedalam dilihatnya karyawan sudah mulai pada bekerja sesampai di Len Febri langsung menuju tempat kerjanya duduk dimesin langsung memegang pekerjaanya
dua jam berlalu Febri bekerja perutnya berbunyi minta diisi
" duuuh perutku laper banget dari semalam nga di isi tadi pagi juga nga sarapan" sambil memegangi perutnya nya menghentikan pekerjaannya kepalanya tengak tengok setelah dirasa aman Febri bergegas bangun menghampiri Lastri sampai dimesin Lastri Febri jongkok dibawah
"Lastri kamu bawa makanan nga aku lapar banget"ucap Febri sambil tangannya mencolek pinggang Lastri
Lastri merasa ada yang mencolek seketika langsung menengok kebawah dilihatnya Febri tengah jongkok dibawah
"kamu bawa makanan nga"
"bawa gorengan "
" bagi dong aku laper dari semalam belum diisi" ucap Febri memelas
"ada di kantong ambil aja"
tangan Febri langsung memeriksa kantong Lastri dilihatnya ada tiga buah risol Febri langsung mengambil satu buru buru dimasukin kemulutnya
" heeeem bagus di cariiin tidak taunya lagi nongkrong disini"
Febri yang tengah mengunyah makanan langsung menelan makanannya
"hehehe Ema lapar ma "
"balik ke depan"
"i,,,iya ma "Febri bangun dari jongkok nya sambil memasukkan sisa kue yang masih ditangan
" Lastri makasih kuenya aku depan dulu" mulutnya masih mengunyah makanan Febri berjalan ke depan
__ADS_1