
Pagi seperti rutinitas biasa Febri sudah bersiap berangkat kerja Kali ini Febri tidak menunggu Utari seperti hari hari sebelumnya berangkat bareng berpisah di pertigaan jalan
Aku melangkah masuk kedalam melewati lorong berdiri didepan pintu begitu pintu gerbang pabrik dibuka satu persatu karyawan diperiksa sebelum masuk kedalam pabrik aku berbaris menunggu giliran antri mengabsen setelah antri mengabsen aku berjalan menuju mesin kerja nya mendadak perutku kebelet pengen buang air buru buru aku
menaruh botol minum dikolong meja sebelah mesin aku berjongkok menaruh air absen juga dompet di kolong meja kuangkat kepalaku hendak bangun dari jongkok mataku sekelebat melihat bayangan putih
" Astagfirullahal adzim " aku berkedip ku angkat tanganku mengucek mata hendak menetralkan pandanganku apa yang aku lihat barusan apakah benar pocong atau halusinasi karena lampu di dalam pabrik belum menyala masih dalam keadaan gelap
aku terus memandang lurus kedepan terus memperjelas pandanganku tapi seketika pandanganku buyar pocong yang aku lihat seketika berubah menjadi perempuan berhijab bertepatan dengan nyala lampu pabrik
" beneran apa tidak yang barusan aku lihat jelas jelas aku melihat pocong berdiri disitu tapi kenapa bisa jadi yang aku lihat si rohimah" gumam Febri masih bertanya tanya benggong memikirkan yang barusan dilihat
" Febri ngapain kamu bengong disitu ngomong sendiri diri liatin aku apakah aku terlihat cantik" ucap Rohimah
" e,,,, engga ngga papa" ucap Febri berjalan menuju toilet
" bocah aneh"
Gedung pabrik sudah dipenuhi karyawan datu persatu duduk ditempatnya masing masing mengerjakan bagian nya masing masing
__ADS_1
tak ada yang berbicara hanya suara mesin jahit dan musik yang bergema di ruangan pabrik semua serius dengan pekerjaanya sesekali supervisor teriak bila target dipapan turun atau dimeja jahitan yang buat setoran kosong
" Ayo ,,,,,ayo cepat depan nya kosong" teriak supervisor
semua tegang tak ada yang berani bersuara hinga jam istirahat tiba baru karyawan bisa bernafas sejenak
" huh, ,,, Akhirnya" Febri menghentikan pekerjaan nya sambil mengendurkan otot ototnya
" feb makan dimana " ucap Lastri
" warteg yu " ucap Febri
" keteter habis makan saya mau kejar target"
" udah yu" ajak lastri
Lastri dan Febri melangkah keluar menuju warteg
" ngantri banget las"
"udah ngga papa ntar keburu habis sama semua warung nasi ngantri kaya gini kan Kam istirahat karyawan " ucap lastri
__ADS_1
"ni feb piringnya nasi sama lauk ambil sendiri ngga dilayani langsung bayar nanti dikasih"
"lho ko ambil sendiri ngga dilayani sama yang jual "
" ngga papa udah ambil aja mau banyak mau sedikit bayarnya sama"
" oh " jawab Febri bingung karena ini pertama kalinya makan di area pabrik
setelah makan keduanya begegas kembali ke dalam pabrik melanjutkan kembali pekerjaan yang tadi
" kamu ngga sholat dulu gitu" ucap Lastri
" nanti saja daya mau jahit buat setoran kalau sudah ada setok saya baru sholat lagi jam segini masih ngantri" ucap febri
" ya audah saya ke toilet dulu ya"
" heem"jawab Febri kembali melanjutkan pekerjaanya
waktu terus bergulir lelah mengejar target akhirnya tiba jam pulang kerja ada sebagian yang masih di pabrik menjahit buat setoran esok
Ku melangkahkan kakiku keluar gedung pabrik menuju kontrakan di pinggiran rel kereta sepuluh menit berjalan akhirnya sampai di kontrakan aku buka gembok pintu kontrakan
__ADS_1