Setan Budeg

Setan Budeg
Episode 42


__ADS_3

"enak feb baksonya kuahnya seger " ucap Nisa


"iya saya pengen nambah ngga enak masa saya makan sampai dua mangkok " ucap Dede


"kapan - kapan kalau kalian main lagi ke tempatku"ucap febri


" iya kalau kita bisa kerja bareng lagi " ucap Mumun


"iya betul Mun kalau kita ngga bareng lagi gimana " ucap Nisa


" ya tinggal main aja ntar aku traktir makan bakso rusuk " ucap Febri


" enak tuh dimana tempat feb"


" ada deh"


" kontrakan kamu masih jauh feb kita udah menyusun pinggiran rel kereta belum juga sampai dimana sih "


" tiga rumah lagi didepan tuh" ucap Febri


" dipinggiran rel ada rumah cakep tapi kelihatanya serem ya feb"ucap Mumun


" itu rumah kosong udah lama belakang rumah ini kan ada pohon mangga pohon rambutan ya itu tembusnya belakang kamar mandi tempatku "

__ADS_1


" kalau pohon kelor sama randu"


" itu mah beda lagi tempatnya ntar juga kalian lihat kalian tau nga rumah kosong itu katanya ada penghuninya perempuan cantik pernah suatu hari tukang becak lagi berdiri saja depan rumah kosong itu terus ada bapa- bapa lewat dipanggil sama tukang becak


" bang bang minta tolong panggil kan orang yang didalam rumah itu " ucap tukang becak


"bapa nga salah ini rumah kosong udah lama nga di tempati" ucap bapa yg lewat tadi


" tapi barusan saya nganter perempuan cantik kata perempuan itu suruh nungguin tapi belum keluar sampai sekarang"


"tunggu aja pa sampai jamuran juga nga bakal keluar" ucap yang lewat berlalu meninggalkan tukang becak itu


" masa iya yang tadi naik itu kuntilanak" " batin tukang becak


tak lama perempuan cantik itu keluar rumah


" neng ini kebanyakan duitnya " ucap tukang becak


" nga pa pa ambil aja buat bapa" ucap perempuan tersebut


" tukang becak itu pergi meninggalkan rumah kosong itu ditengah jalan tukang becak mampir ke warung di ujung jalan hendak beli sesuatu diambil duit yang tadi dikasih perempuan cantik dikeluarkannya dari kantong setelah dilihat uang itu berubah jadi daun rambutan kering " ucap Febri


"iiiiih beneran itu feb"

__ADS_1


" bener lah masa bohong makanya kalau saya pulang kerja kalau lihat tumpukan daun rambutan jadi keinget Abang becak"


"kontrakan kamu kecil feb kirain aku lebar" kata Nisa


" cuma buat numpang tidur doang kalau malam siang kita kerja cari duit" kata Febri.


" iya sih"


" feb saya numpang ke kamar mandi dong kebelet " ucap Mumun


"Mun kamu mau survei kamar mandi apa beneran kebelet" kata Nisa


" dua duanya " kata Mumun


"Ayo saya antar nisa dede kamu tunggu sebentar yah saya antar Mumun ke kamar mandi dulu takut nyasar kalian mau ikut ke kamar mandi juga" tawar Febri


" nga saya nunggu sini aja " ucap Nisa


"saya juga disini aja deh " ucap Dede


sesampai nya dikamar mandi Mumun melihat lihat sekeliling kamar mandi sama persis apa yang diceritakan Febri setelah dari kamar mandi kembali bergabung dengan teman temannya tak menunggu waktu lama menjelang sore ketiganya pulang meninggalkan febri sendirian di kontrakan


Esoknya Febri kembali pergi mencari pekerjaan kali ini Febri pergi sendirian tak ada yang menemani temanya pergi melamar sendiri

__ADS_1


sesuai dengan keahliannya masing masing


vote,like,komen jangan lupa pencet


__ADS_2