
" boleh minta air putih satu gelas" ucap ustad ramadhan
" Febri ambilkan air putih satu gelas" ucap nurmala
Febri buru buru lari kebelakang menuju dapur dan mengambilkan segelas air putih
ustad ramadhan menerima air pemberian Febri langsung dibacakan ayat ayat Qur'an
setelah dibacakan di tuangnya air di telapak tangan mengusapnya di wajah dan kepala Utari lalu diminumkan ke mulut utari
mulut tari tak mau menerima air mulutnya membungkam
" tolong ibunya yang berikan air minum nya "
Nurmala menerima segelas air dari ustadz ramadhan
"Febri ambilkan sendok "
Febri langsung lari kebelakang mengambil sendok
Nurmala menyuapi air sesendok demi sesendok ke mulut Utari ditaruh kepala Utari di pangkuan Nurmala
ustad ramadhan menyilangkan kaki di samping badan utari membaca doa sapu jagad
" saya minta tolong yang ada di rumah ini bantu doa bacakan surah Al Falaq nanti ketika tangan saya tepat ada di atas perut Utari kalian baca ya Malik sebanyak banyaknya"
keluarga Ki Suma mengikuti anjuran ustad yang di instruksikan ustad ramadhan pas ketika tangan ustad ramadhan di atas perut Utari ustad Ramadan membaca ayat suci keluarga Utari membaca
"YA Malik ,,,,,,,Ya Malik ,,,,,,,,,Ya Malik,,,,,ya Malik " terus di baca berulang ulang
__ADS_1
seketika tubuh Utari menggelinjang seperti cacing kepanasan matanya melotot
"Aaaaaaakh,,,,,,,,,,, Aaaaaaakh ,,,,,,,, PANAS !!!
AAMPUUN ,,,,,,PANAS,,, Aaaaaaakh,,,,,,,,
PANAS,,,,,PANAS,,,ha,,ha,,,,ha " nafas Utari ter engah- engah suaranya serak
ustad ramadhan memberi isyarat dengan tangannya untuk terus membaca Ya Malik
keluarga Utari semakin kencang membaca
"YA Malik,,,,,,Ya Malik,,,,,Ya Malik ,,,,,ya Malik ,,,
Ya Malik ,,,,",terus semakin kencang
" PANAS,,,,,,,PANAS,,,,,,Ampuuuun ,, Aaaaaaakh Utari terus berteriak menahan sakit
" KELUAR NGGAK"ucap ustad ramadhan
" NGGAK AKU MAU BUNUH ANAK INI" teriak Utari sambil terus
meronta karena tangannya kanan kiri dijagain Andi dan aris
"AYO KELUAR NGGAK"tangan ustadz menekan titik di mana tempat sembunyi ya setan
"Haaaaahh SAKiT " teriak utari
"iya SAKIT makanya KELUAR dari tubuh anak ini" ustadz terus menekan titik tersebut
__ADS_1
"IYA,,,,,IYA AKU KELUAR"ucap setan yang merasuki tubuh tari
"AKU KELUAR,,,,,tapi lepas dulu tangan ini "
ustadz ramadhan menyuruh Andi dan Aris melepas tangan Utari
tapi kenyataanya itu dusta setan itu mengelabui orang orang yang ada di rumah itu lengah tangan Utari malah mengarah ke lehernya mencekik dirinya sendiri sontak saja
ustadz ramadhan yang melihat langsung menyuruh aris dan Andi memegang kembali tangan utari
"Eeh malah ngeledek yah " ucap ustadz Ramadan sambil menekan titik dimana sembunyi nya setan yang bersemayam ditubuh Utari
"Aaaaaaakh ,,,,,,,,Ampun ,Iya ,,iya aku keluar tapi setelah bunuh anak ini,, Aaaaaaakh ⁴
ustadz ramadhan mengeluarkan batu yang bentuknya seperti telur dari dalam kantong putih
di letakanya batu tersebut satu persatu di leher dada ulu hati dan perut
mulut ustadz ramadhan komat Kamit entah membaca apa tidak jelas
" Beb,,,ber,,bberat bbanget ttolong sssingkirkan be,,benda ,ini di atas tubuhku" ucap tari terbata bata
"Tot,,ttolong Beb,,berat Si,,singkirkan nnga Kuk,,kuat'
betah bersemayam didalam tubuh Utari karena misinya untuk membunuh Utari belum terlaksana
Hari semakin larut tubuh Utari belum juga menunjukkan tanda tanda akan sembuh dari pagi sampai malam Utari
__ADS_1