
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Kemah Besar kelompok Bandit Malam Berbintang)
*Tapp…!!!
*Taappp…!!!
*Taapp…!!!
Memanfaatkan kekacauan yang sedang terjadi di sekitar pintu gerbang, Bianca bersama pasukannya, tanpa kesulitan berarti akhirnya berhasil menyelinap masuk kedalam kemah besar kelompok Bandit Malam Berbintang.
Kelompok elite Bandit Menara Langit ini tampak sangat ahli dalam melakukan manuver serta gerakan-gerakan menyusup.
"Tepat di depan, sebelah kanan dan kiri! Serta dua di puncak menara pengawas!" Ucap Bianca, sembari memberi tanda isyarat kepada anggotanya. Tanpa menghentikan teknik gerakan. Melaju dalam keheningan.
*Taappp…!!!
*Taaappp…!!!
Mendengar intruksi Bianca, empat anggota segera bergerak ketempat yang sebelumnya ia maksud.
*Slaaaassshhh…!!!
*Slaaaassshhh…!!!
Empat orang Assassin yang bergerak keempat arah berbeda tersebut, dalam sekejap dan tanpa membuat suara ribut apapun, dengan dingin membunuh anggota Kelompok Bandit Malam Berbintang yang sedang melakukan tugas jaga di dalam kemah besar. Satu dari mereka menghabisi 2-3 orang anggota patroli sekaligus.
Sementara Bianca sendiri, sudah tak peduli dengan empat arah yang tadi ia tunjuk begitu anggotanya mulai bergerak. Sepenuhnya fokus pada arah yang sekarang sedang ia tuju. Tak lain sebuah kemah yang terlihat paling mewah diantara kemah-kemah lain.
"Sighh…! Dua Emperor tersisa Kelompok Bandit Malam Berbintang sedang berada di tempat yang sama!" Gumam Bianca. Sebelum mulai menghentikan langkah, bersama anggotanya melakukan teknik penyamaran. Bersembunyi menjadi satu dalam dekapan salah satu sudut gelap area sekitar.
Bianca menghabiskan beberapa waktu dengan hanya diam mengamati lokasi target. Sebelum tatapan matanya yang tajam, tiba-tiba berubah tegas. Seperti telah memutuskan sesuatu.
"Formasi menyergap! Tutup semua sudut!" Ucap Bianca, sekali lagi memberi intruksi kepada anggotanya. Mengatur agar empat dari mereka bergerak menyebar ke beberapa sudut. Menutup jalur kabur bagi target seandainya rencana tak berjalan dengan lancar.
"Ingat! Target kita hanya Boss Besar kelompok Bandit Malam Berbintang! Abaikan atau tahan wakil pemimpin berkelas Emperor sampai target benar-benar telah di habisi!" Lanjut Bianca.
"Setelah misi selesai, segera ambil retreat dengan cara masing-masing! Gunakan teknik terbaik yang kalian punya untuk keluar dari tempat ini!" Tutup Bianca. Memberi intruksi terakhir, sebelum tanpa menunggu tanggapan apapun dari kelompok yang dipimpinnya, gadis tersebut mengalihkan pandangan pada salah satu anggotanya.
Disisi berlawanan, sang anggota yang menerima tatapan Bianca, segera memberi anggukan singkat. Kemudian mulai membentuk segel tangan. Memanggil keluar Iblis kontrak Hell Orb miliknya.
__ADS_1
Segel bintang pentagram terbentuk pada tanah di bawah kaki sang anggota, bersama dengan itu, satu sosok iblis merangkak keluar.
*Woooshhhh…!!!
Dan tepat ketika Iblis Kontrak anggota Bianca sudah keluar dari formasi bintang pentagram, makhluk tersebut segera mengeksekusi teknik beratribut kegelapan ras iblis. Menyebarkan gelombang kabut berwarna hitam pekat yang dengan cepat menutup seluruh area sekitar.
"Baiklah! Kita mulai!" Gumam Bianca, begitu merasa persiapan awal telah selesai. Seraya kemudian membuat segel tangan. Memanggil keluar iblis kontrak Hell Orb.
"Succubus!"
Aksi Bianca, segera diikuti oleh para anggota lainnya. Setiap dari mereka yang akan ikut masuk untuk menghabisi target, mengeluarkan iblis kontraknya masing-masing.
*Woooshhhh…!!!
*Taaappp…!!!
*Taappp…!!!
Dengan langkah hening disertai luapan aliran Mana Kegelapan pekat yang bercampur hawa membunuh nan dingin, kelompok Assasin Bandit Menara Langit bergerak cepat menuju target, dipimpin langsung oleh Boss Besar mereka, Bianca, yang kini berada di barisan paling depan. Sudah menggenggam senjata duri hitam ciptaan Succubus pada kedua tangan.
*WUUUNGGGGG…!!!
*BOOOOMMMMM…!!!
Namun, tepat ketika para Assassin Bandit Menara Langit sudah akan sampai di lokasi, hendak menerjang masuk kedalam kemah dari Boss Besar Bandit Malam Berbintang, sebuah dengungan aura gabungan dari dua orang Emperor tiba-tiba menyebar luas. Dengunan aura gabungan yang dengan cepat memberi tekanan tak tertahan pada lingkungan sekitar.
Peristiwa tiba-tiba ini, dilanjutkan bersama ledakan Aliran Mana Api intens yang menghancurkan kemah. Terus meluas hingga mengenai beberapa anggota Assassin yang tak dalam situasi siap. Tertangkap lengah hingga menyebabkan tubuh mereka terpental jauh, menanggung luka bakar parah.
Selain Bianca, sebagian besar Assassin lain anggota Kelompok Bandit Menara Langit, ternyata juga masih mempertahankan sikap waspada mereka dalam langkah menerjangnya. Mampu menahan sebaran dahsyat aliran Mana Api di detik terakhir.
*Woooshhhh…!!!
*Woooshhhh…!!!
Derak Mana Api masih berkobar intens ketika dua sosok tampak melompat keluar dari dalam kobaran api. Mendarat dengan langkah ringan di hadapan Bianca dan para Assassinnya.
*Taappp…!!!
*Taappp…!!!
"Hmmmmm… Seperti dugaanmu Boss! Ada yang sedang menargetkan kita!" Ucap salah satu sosok yang baru melakukan pendaratan. Seorang pria berwajah bengis yang menenteng sebuah Kapak Raksasa.
"Yahhh… Tapi tak kusangka, itu adalah Kelompok Bandit Menara Langit! Padahal aku sempat berfikir bahwa mereka adalah Kelompok Bandit Serigala yang meresahkan!" Tanggap sosok lain yang berdiri di sebelah pria berwajah bengis sebelumnya.
Sembari menggenggam senjata Golok, pria ini memasang ekspresi wajah menyeramkan. Fokus menatap tajam kearah Bianca.
"Bianca Black! Apa maksud semua ini? Sepengetahuanku, Kelompok Bandit Malam Berbintang dan Kelompok Bandit Menara Langit, tak pernah terlibat konflik serius!" Ucap sosok yang menggenggam golok, dimana tak lain adalah Boss Besar kelompok Bandit Malam Berbintang.
"Hmmmm… Kelompok Bandit Menara Langit benar-benar melakukan langkah konyol di saat yang sepenuhnya tak tepat! Dengan hanya dua kelompok kita yang tersisa di wilayah Gurun Purba, seharusnya Bandit Menara Langit dan Bandit Malam Berbintang melakukan kerjasama untuk membendung pergerakan liar dari Kelompok Bandit Serigala yang meresahkan!" Tambah pria berwajah bengis. Tak lain adalah Wakil Pemimpin berkelas Emperor kelompok Bandit Malam Berbintang.
"Hmmmm… Aku tak perlu menjelaskan apapun pada kalian!" Jawab Bianca dingin. Seraya menambah intensitas aliran Mana Kegelapan di dalam tubuhnya.
__ADS_1
Perubahan situasi yang terjadi, memaksa Bianca mau tak mau membatalkan strategi senyap dalam pergerakan kelompoknya. Mulai mengeluarkan seluruh aura kelas Emperor yang sedari tadi ia tahan.
"Target kita tetap! Fokuskan semua serangan hanya pada satu! Abaikan yang lain!" Seru Bianca, memberi intruksi pada seluruh anggotanya.
*Tappp…!!!
*Woooshhhh…!!!
Bersama Succubus yang mulai mengeksekusi teknik puluhan duri hitam raksasa, Bianca maju menerjang untuk membuka serangan. Diikuti oleh seluruh kelompoknya yang mulai melakukan gerakan menyebar, sebelum dengan cepat bergerak dari berbagai sudut, ikut menerjang kearah target mereka. Boss Besar kelompok Bandit Malam Berbintang.
"Konyol! Berani sekali mengabaikanku!" Bentak Wakil Pemimpin berkelas Emperor dari kelompok Bandit Malam Berbintang. Dengan gerakan mengayunkan tangan, melempar kapak raksasa kearah kelompok Assassin Bandit Menara Langit.
*Boooommmm…!!!
Aliran Mana Api memancar pada bagian tajam kapak raksasa, sebelum akhirnya meledak tepat ketika kapak tersebut mendarat pada tubuh salah satu Assassin.
Serangan tersebut, yang memiliki daya ledak luar biasa, segera menyebabkan 3 orang Assassin yang ada di sekitar target serangan, ikut terkena imbas, terpental jauh. Sementara Assassin yang menerima langsung serangan kapak, terkapar meregang nyawa.
*Tapp…!!!
Wakil pemimpin kelompok Bandit Malam Berbintang yang telah dalam mode Meridian Knight, melompat untuk kembali mengangkat kapak yang tadi sempat ia lempar.
*Kraaakkk…!!!
Dengan wajah bengis, pria tersebut menginjak leher dari Assassin kelompok Bandit Menara Langit yang terkapar di bawah kakinya. Sembari menatap kearah Boss Besarnya yang saat ini sudah dalam mode Meridian Knight juga, sepenuhnya dalam posisi bertahan menghadapi puluhan serangan dari Assassin kelompok Bandit Menara Langit.
"Hmmmm…!!" Gumam Sang wakil pemimpin. Sebelum kemudian, melepas sebuah suar cahaya yang ia keluarkan dari dalam Spacial Ring.
*Wiiinggg…!!!
*Boooommmm…!!!
Cahaya kemerlap, menghiasi langit Kemah Besar kelompok Bandit Malam Berbintang.
*Taaappp…!!!
*Taaappp…!!!
*Taaapp…!!!
Tak lama kemudian, setelah suar cahaya dinyalakan, ratusan orang yang sebelumnya sedang berjaga di depan pintu gerbang, dimana dipimpin oleh beberapa wakil pemimpin divisi dari Kelompok Bandit Malam Berbintang, bergerak dalam posisi mengepung di lokasi tempat terjadinya pertarungan antar Boss Besar.
Kedatangan anggota kelompok Bandit Malam Berbintang, mendandakan bahwa gelombang serangan Demonic Beast yang tengah terjadi di depan pintu gerbang kemah besar, telah sedikit mereda. Sehingga para anggota kelompok Bandit tersebut, bisa membagi jumlah anggotanya.
----
Note :
Yuk, yang belum follow akun Instagram SDC, kita interaksi bareng agar lebih dekat lagi. ^^
@sevendeadlychild
__ADS_1