Seven Deadly Child Vol 2 (Conqueror)

Seven Deadly Child Vol 2 (Conqueror)
160 - Cahaya dan Kegelapan


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.


Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v


_______________________________________


"Tuan muda, Kita telah sampai." Ucap Gugio, seraya memasukkan peta yang selalu ia pegang kedalam Spacial Ring.


"Ini benar-benar tempat terkutuk! Tuan, apa yang kau inginkan di tempat seperti ini?" Ucap Pion pertama. Dari tadi tampak kesulitan menahan diri untuk tak bergerak mundur meninggalkan tempat.


Sementara tepat disebelah Pion pertama, Pion kedua memasang raut wajah ngeri. Sama sekali tak berani lagi melangkah maju kedepan.


Tak seperti Gugio dan Gris, Pion pertama dan Pion kedua, adalah seorang Hunter Gerbang Merah, memiliki sense atau kemampuan membaca kepekatan aliran Chi Kegelapan lebih bagus.


Saat Gugio dan Gris terlihat masih bersikap biasa saja, Pion pertama dan Pion kedua, justru menampilkan sikap yang sepenuhnya berlawanan.


Bagi kedua orang Hunter kelas tinggi Paviliun Harta ini, wilayah yang ada di hadapan mereka, adalah sebuah tempat yang sangat mengerikan.


"Hmmmm… Aku mulai merasa iri dengan dua orang Hunter kelas rendahan ini yang tak merasakan tekanan berat dari Chi Kegelapan yang ada disekitar!" Gumam Pion pertama.


"Iri? Bagaimana kau bisa iri? Itulah pembeda dari tiap Hunter yang berhasil membuka Gerbang lebih tinggi!" Tanggap Pion kedua.


"Kita bisa merasakan suatu bahaya dari kepekatan aliran Chi Kegelapan, bergerak mundur dengan cepat saat merasa tak mungkin di hadapi!"


"Namun, itu akan jadi kasus yang berbeda dengan para Hunter kelas rendah! Keterbatasan mereka dalam membaca tekanan aliran Chi Kegelapan, adalah salah satu yang menjadi penyebab tingginya tingkat kematian para Hunter kelas rendah ini!"


"Masuk dengan sembrono kedalam sarang Demonic Beast kelas tinggi yang diluar batas kemampuan mereka!" Tutup Pion kedua. Melirik kearah Gugio dan Gris.


Sementara Gugio dan Gris sendiri, jelas segera merasa tak nyaman begitu mendengar kata-kata obrolan antara Pion pertama dan Pion kedua. Namun begitu, mereka tak bisa menemukan kata penyangkalan balik apapun. Karena apa yang baru disampaikan oleh Pion kedua, memang adalah fakta umum yang seringkali terjadi diatas Tartarus Land.

__ADS_1


"Hmmmm… Aliran Chi Kegelapan memang adalah atribut yang cukup unik dan penuh misteri, sama halnya dengan Chi Cahaya." Tanggap Theo tiba-tiba.


"Chi Cahaya? Tuan, itu adalah aliran Chi legendaris yang sangat jarang di temukan!" Ucap Pion pertama.


"Ahhh…! Begitu!" Gumam Theo. Dengan cepat memahami situasi.


Karena Tartarus Land merupakan dunia yang sepenuhnya dikuasai oleh atribut Kegelapan, maka pemilik atribut Cahaya yang merupakan lawan alami dari atribut Kegelapan, jelas akan sangat jarang ditemukan pada tanah Tartarus ini.


Bagaimanapun juga, ketika empat atribut Mana normal memiliki kelemahan dan keunggulan masing-masing dari atribut lainnya, sebagai contoh, Api unggul atas Angin, namun lemah terhadap Air. Tanah unggul atas Air, namun lemah terhadap Angin. Itu akan berbeda dengan atribut Kegelapan dan Cahaya, dua atribut langka ini, tak memiliki situasi seperti empat atribut normal lainnya.


Secara umum pemilik atribut Kegelapan dan Cahaya, akan unggul dari pemakai empat atribut normal. Namun jika pemilik dua atribut langka saling berhadapan satu sama lain, situasi akan saling berimbang dalam hal kekuatan atribut. Hasil pertarungan, akan ditentukan dari tingkat kultivasi atau seberapa baik kontrol Mana sang pemakai atribut langka Cahaya dan Kegelapan.


Fakta-fakta dasar dari pelajaran awal seorang Knight tersebut, dimana sudah Theo dapatkan semenjak masih kanak-kanak dari pamannya Bosweric yang menjadi Master pengetahuan umum, membuat Theo bisa memahami bahwa dengan Tartarus Land yang pekat akan Mana Kegelapan, maka Mana Cahaya, jelas akan tertekan begitu drastis di tempat ini.


'Sepertinya perjalananku di Tartarus Land ini, akan sangat berguna sebagai sarana pemahaman lebih lanjut dari Mana Kegelapan dan Mana Cahaya?' Gumam Theo dalam hati. Merasa selama ini masih kurang memaksimalkan potensi dua atribut langka tersebut yang sebenarnya juga ia miliki dalam Element Seednya.


*Wuuungg…!!!


Tepat setelah Theo selesai bergumam, aliran Mana Cahaya pekat memancar keluar dari dalam tubuhnya. Menyebar luas untuk beberapa saat, sebelum dengan sigap ditarik lagi oleh Theo untuk hanya terfokus menyelimuti seluruh tubuh.


"Chi Cahaya!" Gumam Gris. Dengan nada tercekat.


Sementara tiga orang lain, bahkan tak mampu merangkai kata apapun. Sepenuhnya fokus menatap punggung Theo. Tak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat aliran Chi Cahaya yang legendaris.


Bagaimanapun juga, pada catatan sejarah Tartarus Land, hanya di temukan tak lebih dari 3 kasus Hunter yang memiliki atribut Cahaya dalam ranah jiwanya. Dan dari 3 kasus, yang terdekat dari jaman ini, itu adalah seorang tabib yang hidup ratusan tahun lalu di Benua Leluhur.


Fakta tersebutlah yang menjadi landasan kenapa kini empat orang yang ada dilokasi, begitu terpana saat melihat sosok Theo.


Ini adalah untuk pertama kali, terlebih dengan mata kepala sendiri, mereka melihat seorang Hunter yang memiliki atribut Cahaya. Bisa dikatakan empat orang ini akan menjadi saksi hidup sejarah baru Tartarus Land. Pengguna atribut Cahaya keempat sepanjang sejarah.


"Kalian cukup tunggu saja disini! Aku akan masuk sendiri!" Ucap Theo tiba-tiba. Tampak tak terlalu peduli dengan tatapan takjub setiap orang yang ada di sekitar.

__ADS_1


"Gugio, jika dalam beberapa waktu tertentu kau melihat dua orang ini secara tiba-tiba mati, maka segera bawa Gris pergi meninggalkan tempat!"


"Itu adalah tanda bahwa aku tak akan pernah keluar dari tempat yang ada di depan!" Ucap Theo. Sembari menunjuk kearah Pion pertama dan Pion kedua, dua orang dengan segel kontrak Tuan-hamba terikat pada ranah jiwanya.


Kata-kata terakhir yang disampaikan oleh Theo, tentu saja seketika menyadarkan Pion pertama dan Pion kedua dari lamunannya.


Namun, ketika dua orang ini hendak bertanya, sosok Theo yang berselimut Mana Cahaya, secara tiba-tiba lenyap dari pandangan tiap orang.


"Sialan! Apa kita hanya akan diam menunggu disini? Sementara nyawa kita, terikat dengan pemuda itu!" Ucap Pion pertama. Merasa itu adalah hal yang tak benar jika hanya diam di tempat.


"Hmmmm… Memang menyebalkan! Tapi apa yang bisa kita lakukan? Apa kau ingin ikut masuk kedalam sana?" Tanya Pion kedua.


"Sial!" Bentak Pion pertama. Jelas menolak opsi untuk ikut masuk kedalam Lembah Demonic Beast yang menyeramkan. Pria malang ini, berakhir dalam situasi sangat frustasi.


****


(Lembah Demonic Beast)


*Tapp…!!


*Tapp…!!


Dengan tubuh berselimut Mana Cahaya intens, Theo bergerak cepat menyusuri wilayah Lembah Demonic Beast.


"Hmmmm…!!! Luapan Mana Kegelapan yang sungguh luar biasa ganas!" Gumam Theo. Saat merasa aliran Mana Kegelapan pekat yang ada disekitar, kini mulai berusaha dengan paksa memasuki tubuhnya.


Seperti namanya, Lembah Demonic Beast adalah tempat dari kumpulan Demonic Beast kelas tinggi membangun sarang. Sejak Theo pertama kali menerjang masuk, sepanjang mata memandang, ia selalu dapat melihat Demonic Beast kelas tinggi dengan tingkat pertumbuhan Ancient, berada di segala lokasi.


Hanya dengan pemindaian singkat, Theo bisa menyimpulkan bahwa satu Lembah Demonic Beast, akan setara dengan puluhan dunia kecil Istana Emas.


Dilihat dari tingkat kekuatan, kepekatan aliran atribut Mana Kegelapan, serta jumlah dari Demonic Beast yang tinggal di tempat ini, seluruhnya telah melewati dunia kecil Istana Emas puluhan kali lipat.

__ADS_1


Terlebih lagi, dari beberapa sudut arah tertentu, Theo merasakan tekanan-tekanan aura yang amat sangat berat. Tekanan yang bahkan melebihi milik seorang Emperor tahap Bumi. Dengan kata lain, makhluk yang memancarkan aura tersebut, paling rendah memiliki tingkat kultivasi setara Emperor tahap Langit.


"Ada tiga!" Gumam Theo. Menghitung aura berkelas diatas Emperor tahap Bumi yang ada di dalam Lembah Demonic Beast.


__ADS_2