SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 11


__ADS_3

setelah yakin dengan keputusannya Reyna memantapkan diri untuk menerima lamaran dari Afrizal. entah apa yang membuat nya seyakin itu hanya dia yang tau, meskipun di hati nya belum bisa men cintai Afrizal ia berusaha mencari kenyamanan dan ketentraman hidup .


berbeda dengan dirumah ia akan terus mendengar ocehan ocehan yang tidak masuk akal ,baginya pilihan menikah adalah jalan yang tepat saat ini.


✉Afrizal,


temui aku di restoran*** jam makan siang nanti, ada yang ingin aku bicara kan.


Reyna mengirimkan pesan.


ia langsung mendapatkan respon dari Afrizal.


✉dengan senang hati😍.


melihat emot love dengan senyuman Reyna menjadi sangat kesal.


"pesan dari siapa sih. kok kelihatan kesal gitu"


ejek Bella .


"bukan urusanmu"


Reyna memasukkan handponnya kedalam tas dengan kasar .


sementara di ruangan direktur , seorang pemimpin perusahaan tempat Bella dan Reyna bekerja . dia adalah sahabat kedua gadis itu yang sibuk menandatangani dokumen dokumen penting yang sudah bertumpuk diatas meja .


Raut wajah nya terlihat bahagia dan senyum senyum sendiri.


Asisten Reno pun Jadi bingung , ada apa dengan tingkah tuan nya saat ini.


"Reno,


apa jadwal siang nanti?" tanya Afrizal


"nanti siang kita ada miting dengan pak santoso dari perusahaan***tentang proyek yang di luar kota. terus selesai ituu'''


ucapan Reno menggantung ke udara ,


"batalkan semuanya"


ucap Afrizal dengan singkat.


"Tapi,


"Baik Tuan,


Reno beranjak keluar ruangan dan menelpon Asisten nya untuk mengurus semua pembatalan jadwal meeting nya.


" Ina...kantin yukk".


ajak Bella.

__ADS_1


"Aku ada janji Ella,nanti lain kali aja"


jawab Reyna yang merapikan meja nya.


"ehh Ella tunggu "


menghentikan langkah Bella yang menuju kekantin.


"ada apa?


bukan nya ada janji"


jawab Bella dengan lemas.


"Bukan itu Ella,


kasur yang kemarin udah sampai belum?"


tanya Reyna


iyah sudah...


"oh kamu ya ina, baru saja aku mau cerita ke kamu soal yang mengirimkan ku kasur makanya aku mau ngajak kamu kekantin tadi"


"ma kasih yah Reyna"


Bella memeluk Reyna.


********


Bella yang sempat bertengkar dengan kurir pengantar kasur tersebut langsung mempercayainya karena mendapatkan bukti pembayaran atas nama Bella dan alamat rumah nya.


nama pengirimnya tidak ada.


Reyna sengaja tidak memberi tahu Bella karena dia ingin mengerjai nya.


********


Bella tersenyum saat mendapatkan perlakuan baik dari Reyna walau pun dia sangat jutek tapi juga sangat peduli pada nya.


Reyna sampai di restoran , dia mencari cari keberadaan Afrizal dan pandangannya tertuju pada seseorang yang sedang melambaikan tangan dari arah sudut ruangan .


"hmm. rupanya dia tepat waktu juga" batin Reyna.


"mau pesan apa ina?


tanya afrizal dan melambaikan tangan nya kesalah satu pelayan.


"apa saja terserah kamu?"


masih dengan nada cueknya.

__ADS_1


setelah memesan makanan keduanya terdiam sampai pelayan itu datang membawakan yang sudah disajikan diatas meja dan kemudian pergi .


Reyna memulai obrolan nya. ia menarik napas dalam dan membuangnya pelan.


"aku menerima lamaran mu zal"


ucap Reyna datar.


"kamu serius Na "


"iyah"


"Ma kasih yah "


Afrizal meraih tangan Reyna dan menciumnya.


"tapi ada syaratnya !"


ucap Reyna lagi yang membuat Raut Wajah Afrizal berubah serentak menjadi datar karena mendengar ada syarat yang harus dia penuhi.


"katakan"


setelah beberapa menit terdiam Reyna kembali ber bicara .


"jangan pernah melarangku untuk bekerja,


jangan memaksakan sesuatu yang tidak aku inginkan,


jangan mencampuri urusan pribadiku "


mendengar syarat itu,


Afrizal tersenyum . Dia tidak merasa keberatan dan yang terpenting baginya saat ini adalah bisa menikahi gadis pujaan hati nya selama ini.


entah apa yang membuat Reyna sangat istimewa di mata Afrizal. cinta pertama yang membuat Afrizal sulit untuk melupakan dan saat ini akan menjadi kenyataan.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut ☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2