SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 39


__ADS_3

malam yang hening , keduanya masih belum terlelap juga. Reno yang masih canggung dengan keadaan seperti ini membuat nya sangat gelisah. Reyna pun menyadarinya.


"Ren,,, belum tidur ? " Reyna menoleh sebentar.


" hm . tidur lah "


"aku tidak bisa tidur Ren "


Reno bangun dan duduk, kepala nya bersandar di sandaran tempat tidur. ia menoleh dan mengusap lembut kepala Reyna dan berusaha menenangkannya.


"apa yang harus aku lakukan, aku mulai menyayanginya. aku tau ini salah, tapi entah mengapa perasaan ini terlalu dalam pada nya " batin Reno. ia pun memejamkan matanya sesaat.


"Ren... "


" hm "


"dia sudah menyentuhku. seharusnya ini tidak terjadi. mungkin karena aku sudah mencintainya dan tidak dapat menolak nya lagi.


Ren,,, aku harus bagaimana ? " Reyna mengusap air matanya.


"itu sudah kewajibanmu sebagai istrinya. dan mulai sekarang kamu harus berada di dekatnya melayaninya, sama seperti Bella. Berubah lah Reyna"


mendengar itu Reyna berbalik menghadap ke Reno.


"Ren,,, aku tidak mau menyakiti siapa pun. termaksud perasaan ku sendiri. kamu tau kan dengan keadaan ku yang sekarang,mungkin saja hidup ku tak akan lama lagi .jika aku selalu bersama Afrizal Bella akan terluka "


" sudah tidur lah ini sudah larut malam" Reno kemudian berbaring dan membelakangi Reyna.


setelah berapa menit akhirnya Reno terbawa dalam mimpi nya. Tetapi Reyna belum juga bisa tertidur. ia berusaha membangunkan Reno dengan memegang bahu nya, menggoyankannya pelan.


"Ren "


"hm... ada apa lagi Reyna " Reno berbalik menghadap keReyna.


"aku tidak bisa tidur "


"berbaliklah "


"mau ngapain "


"cepat lah "


" hiss"


Reyna berbalik membelakangi Reno dengan kesal. tiba tiba tangan Reno melingkar di pinggang Reyna , mendekatinya dan memeluknya dengan erat.


Reyna tersenyum dan memejamkan mata. kemudian mereka sama sama terlelap.


*******

__ADS_1


pagi pagi sekali Afrizal menghubungi Reno untuk menjemputnya. ia akan ketoko bersama Bella, tapi Reno tak menjawab panggilannya .


Reyna pun juga begitu.


"kemana Reno,,, biasanya dia selalu mengangkat teleponku "


"ya sudah kamu bawa mobil sendiri saja, Reno mungkin kelelahan menjaga dan menemani Reyna di toko " ucap Bella


"Mari kita berangkat. Reyna harus dengar kabar gembira ini " Afrizal mencium pipi Bella, ia merasa sangat bahagia sekarang.


saat diperjalanan Arizal terus menggenggam tangan Bella dan tangan yang satunya buat menyetir. sesekali ia mencium tangan istrinya itu. cintanya pada Bella saat ini semakin bertambah.


"zal,,, fokuslah menyetir " ucap Bella dengan lembut.


"iya sayang "


dengan menempuh waktu 30 menit akhirnya mereka sampai. keduanya berjalan memasuki toko.


" pagi sifa " sapa Bella dengan lembut.


"pa ,,,pagi juga Bu Bella " sifa terlihat gugup. ia memegang ujung bajunya dan meremasnya.


"mana Reyna,,, dia sudah bangun? " tanya Afrizal.


"belum ,,,aaada di ruangan nya Tuan " sifa semakin takut.


kemudian Afrizal berjalan menaiki tangga menuju keruangan Reyna yang di ikuti Bella dari belakang.


"Bu Bella " panggil Sifa.


keduanya berhenti dan menoleh ke belakang.


"ada apa sifa? "


"Boleh saya bicara sebentar dengan Bu Bella "


"boleh " Bella kembali menghampiri Sifa . dan menyuruh Afrizal menunggu nya di ruangan Reyna.


"ada apa "


"see sebenarnya Nyo nya Reyna be beerrsama Tuan Reno... mereekkaaa **** ucapan sifa terputus.


Bella berlari mengejar Afrizal. seakan ia sudah mengerti dengan apa yang di maksud kan oleh sifa.


Bella memegang perutnya yang sedikit terasa nyeri sebab ia berlari naik keatas tangga dengan sangat cepat.


melihat Afrizal sudah di depan ruangan Reyna,


saat hendak membuka pintu suara Bella menghentikan Afrizal.

__ADS_1


" zal... tunggu " Bella berjalan dengan mencengkram perutnya sebelah.


melihat itu Afrizal langsung menghampiri nya.


"ada apa ,,, kamu sakit,,, perutmu sakit,,,kita kedokter sekarang " Afrizal sangat panik. namun Bella dengan Cepat memperbaiki raut wajah nya. melepaskan cengkraman di perutnya. seolah olah dia tak merasakan lagi sakit nya.


"aku hanya lapar zal... aku pengen makan rujak yang dipinggir jalan, boleh aku minta tolong belikan untukku " pinta Bella penuh harap.


"Baik lah aku akan membelikan nya " Afrizal mencium kening Bella lalu pergi.


setelah Afrizal pergi , Bella mengetuk pintu . namun beberapa kali ketukan pintu itu tak juga di bukan.


Bella menoleh ke arah sifa yang sudah berada tepat di belakangnya. mereka berdua saling bertatapan penuh tanya.


"sifa... kau yakin? "


"iyah Bu Bella. tadi aku tidak sengaja masuk. aku pikir Bu Reyna sendiri an tapi....! "


"baik lah aku akan masuk membangunkan mereka sebelum Afrizal kembali dan melihat ini". Bella menghela napas dalam dan membuangnya pelan, ia mengumpulkan keberanian dan....


Cekleekk pintu terbuka.


terlihat keduanya masih tertidur pulas tanpa tau waktu. posisinya masih sama tak ada yang berubah sedikit pun dari semalam. terlihat Reno yang memeluk Reyna dari belakang.


Bella mematung. ia tak menyangka dengan apa yang dilihatnya saat ini.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


di like dan komen yah 😍


di vote juga 🥰

__ADS_1


__ADS_2