SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
49


__ADS_3

Inaa,


Reyna .


Reno tergesa gesa masuk ke dalam kamar Reyna.


ia khawatir jika terjadi sesuatu pada nya.


Reyna masih terlelap dengan tidurnya sepertinya ia kelelahan menangis, mata nya terlihat sembab.


Reno mendekatinya dan berjongkok membelai lembut rambutnya.


maaf.


mengecup lembut pipinya.


merasa ada pergerakan Reyna membuka matanya pelan.


melihat Reno di sampingnya Reyna mulai kembali mengeluarkan air matanya.


ada apa,


hmm katakan..


tanya Reno lembut dan mengusap pipinya.


maaf, hari ini tak menemanimu.


apa dokter kevin kasar padamu?


Reyna hanya menggeleng kepala nya pelan.


terus apa?


sudah jangan menangis aku ada disini.


Ia berusaha menenangkan Reyna.


aku ingin bersamamu hari ini,


temani aku.


kemudian Reyna mengalungkan tanganya keleher Reno.


hanya itu hmm???


goda Reno.


Reenn,,,


Iyah iyahh.


Reno bergegas menuju kamarnya,


kemudian ia mandi dan kembali menemui Reyna.


melihat Reyna masih berbaring di tempat tidur tanpa ragu Reno naik dan berbaring bersama.


sudah biasa, jika Reyna meminta menemaninya maka akan seperti itu. menemani sampai ia tertidur lelap di dekapan Reno.


______________________


Zal,,,


Baby Al sepertinya bosan dirumah,


Iyah kan sayang nya mami.


Bella mencoba meminta persetujuan baby Al.


Belakangan ini Afrizal selalu lembur bekerja bahkan ia jarang sekali pulang kerumah.


hingga baby Al sekarang sudah berusia 4 bulan, sudah mulai aktif berceloteh sana sini dan baby Al juga sudah mulai tengkurap.


kebetulan hari ini libur, jadi Afrizal berniat mengajak Bella dan juga Baby Al jalan jalan.


hmm kemana yah?


Bella nampak berpikir kemana mereka akan pergi.


Kita ketaman aja bagaimana?

__ADS_1


tanya Afrizal.


boleh.


aku akan persiapkan perlengkapan Al dulu yah.


kemudian pergi meninggalkan keduanya.


setelah selesai mereka pun berangkat, taman yang akan mereka datangi dimana tempatnya tidak terlalu jauh dari rumah mereka Baby Al tertidur di pangkuan Bella.


Zal,,, ada yang ingin aku tanyakan padamu.


sebenarnya sudah lama ia ingin menanyakan ini pada Afrizal tapi ia selalu menjaga perasaan Afrizal takutnya ini akan melukai hatinya lagi.


ini bukan waktu yang tepat tapi sampai kapan.


ada apa sayang,


Afrizal menoleh keaarah Bella sebentar dan langsung memfokuskan pandangan nya kedepan.


namun Bella tak kunjung berbicara.


melihat itu Afrizal mengusap kepala Bella dengan lembut sementara tangan yang satu ia fokuskan dengan menyetir.


katakan,


sambil tersenyum .


Apa kabarnya Reyna,


aku merindukan nya Zal.


Aku juga mencarinya Ella,


surat yang kukirimkan beberapa bulan lalu belum juga di tanda tangani nya.


tapi, kemana dia?


entahlah,


sepertinya Reno menyembunyikan sesuatu dariku, bahkan mamanya juga.


maafkan aku. jika aku tak hadir diantara kalian maka semua ini akan baik baik saja.


itu masa lalu, sudahlah.


aku mencintaimu sekarang. aku bahagia, ada Baby Al bersama kita.


Afrizal sekilas melirik ke Baby Al yang sedang tertidur pulas di pangkuan Bella.


temukan dia Zal,


setidaknya aku tau bagaimana keadaanya sekarang.


Iyah sayang,


sudah sampai ayo turun.


Afrizal mengambil alih gendongan Baby Al dari Bella dan meletakkan nya ke stroller. mereka sengaja membiarkan Baby Al tertidur.


sementara Bella masih menyiapkan perlengkapan untuk mereka duduk dan beberapa cemilan yang ia bawa dari rumah.


Baby Al sudah bangun


sini mami gendong.


mereka memilih tempat di bawa pohon yang udaranya sejuk .


__________


Ren,,, aku bosan disini,


ayo jalan.


kata dokter aku harus sering berjalan kaki agar mempermudah proses melahirkan nanti.


Reyna merasa bosan selama ini waktunya ia habiskan dirumah saja , ia akan keluar ketika akan ke dokter.


siapa coba yang sering gak mau kalau di ajak keluar?


Ren,,,

__ADS_1


Iyah Iyah,


kita mau kemana.


ke taman ajah,


kan disana bagus, udara nya sangat sejuk. aku sudah lama tidak kesana lagi.


baiklah calon mami yang cantik,


ayo ganti pakaian dulu.


goda Reno


Reyna menuju kamarnya begitupun juga dengan Reno.


setelah selesai Reyna keluar kamar, rupanya Reno belum juga keluar.


lama sekali dia,


batin Reyna.


Reyna masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, ia sudah terbiasa seperti itu. sepertinya saat membuka pintu Reno tak menyadari kedatangan Reyna. ia menatap keluar jendela sepertinya sedang melamun.


sontak Reyna langsung memeluk Reno dari belakang, ia melingkarkan tanganya ke pinggang Reno.


Maafkan aku Ren,


aku janji setelah aku melahirkan, aku akan menandatangani surat perceraian itu. beri aku waktu.


mendengar itu ia berbalik menatap Reyna.


aku tidak meminta waktu,


cukup seperti ini saja aku sudah bahagia,


tidak usah terlalu memikirkan nya,


sebab aku tidak menuntutmu untuk memikirkanku,


bersamamu seperti ini, ini sudah cukup bagiku.


Reno kemudian mengecup lembut bibir Reyna, baru kali ini ia mempunyai keberanian melakukan nya.


Reyna juga nampak pasrah, bagaimanapun ia juga membutuhkan kelembutan dari seorang pria.


Reyna membalas ciuman Reno .


melihat Reyna sepertinya kelelahan Reno menuntun nya untuk duduk di tempat tidur, dan kembali melakukan nya..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Like


Komen


vote


dan jadikan favorit kalian 😘👌


love you 😘🥰😍

__ADS_1


__ADS_2