SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 27


__ADS_3

" kamu gak pulang kerumah , kalau nanti Afrizal tau dia akan salah paham tentang hal ini, ada Bella di rumah. Afrizal yang mengajak nya "


Reno kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersih kan diri.


Reyna tampak biasa saja. ia tak terlalu menggubris apa yang di katakan Reno dan ia malah asik dengan tontonannya.


"Reyna pulanglah , tidak baik kau seperti ini terus. aku harap suatu saat nanti, kau tidak menyesali apa yang kau perbuat . " ucap Reno.


Reyna beranjak dari kursinya dan menuju ke tempat tidur. ia tak mau menanggapi serius perkataan Reno.


"Reyna apa kau mendengar kan ku" tanya Reno lagi.


masih tak ada jawaban dari Reyna bahkan Reyna telah memejamkan matanya meskipun Reno tau dia hanya pura pura tidur saja.


"Reyna , besok Afrizal akan menikahi Bella . pulanglah untuk malam ini, Afrizal membutuhkanmu, dia mencintaimu"


Setelah itu Reno mengambil selimut dan bantal . dibawanya ke sofa. biasa nya kalau Reyna keapartemen nya ia membiarkan Reyna tidur di ranjangnya. dan ia akan tidur di sofa.


mendengar itu Reyna tampak begitu kaget, banyak pertanyaan yang menyelimuti pikirannya saat itu. mengapa cepat sekali Afrizal menyetujuinya , apakah dia juga men cintai Bella atau hanya sebatas melindungi nya.


gelisah,


Reyna tampak gelisah malam ini ,ia tak dapat tidur dengan nyenyak , perkataan Reno masih terngiang ngiang di telingannya. dan mencoba memejamkan matanya berusaha untuk tidur namun lagi lagi tetap tak bisa.


"ahh sial " gumam Reyna sambil bangun dan duduk ditempat tidur.


Reno pun hanya melirik dan hanya mengeryitkan keningnya.


"Ren... antar aku pulang" sahut Reyna.


"besok saja. sekarang udah larut ...tidur lah " pinta Reno


"sekarang" bentak Reyna.


Reno pun akhirnya mengiyakan permintaan Reyna , percuma saja berdebat dengan nya saat ini.

__ADS_1


Reyna melihat jam sudah pukul 3 malam.


"pantas saja Reno menyuruhku besok saja pulang nya" bantin Reyna.


sampai dihalaman rumah .Reyna turun dari mobil. Reno pun kembali pulang ke apartenen nya. berbeda dengan sebelumnya , saat dia masuk dalam rumah seperti nampak biasa biasa saja, dan kali ini perasaan nya agak sedikit gelisah, takut atau apapun itu yang membuat nya tidak begitu nyaman.


saat tiba didalam kamar Reyna melihat Afrizal yang sudah terbaring di tempat tidur tampaknya seperti sudah tertidur pulas.


ia menuju kamar mandi membersihkan badan dan kemudian mengganti pakayanya dengan baju piyama tidur lalu berbaring ke tempat tidur.


"baru pulang, dari mana?" tanya Afrizal


sebenarnya waktu Reyna datang ia tau dan keluar dari kamar menuju balkon. nampak ia melihat Reyna diantar oleh Reno.


"hm dari rumah mama, aku menghubungi Reno menjemputku dan mengantarku pulang "


jawab Reyna. dan langsung membelakangi Afrizal.


Afrizal tak mau terlalu banyak ber tanya ia mendekati Reyna dan memeluknya dari belakang.


Afrizal memeluk erat tubuh Reyna seakan akan tak mau melepaskanya.


"aku tidak masalah dengan itu. setidaknya sudah ada sekarang yang akan mengurus semua kebutuhanmu kan!" jawab Reyna .


Afrizal hanya diam saja dan memejamkan matanya kemudian ia terlelap. Reyna pun berusaha memejamkan mata dan membiarkan Afrizal memeluknya.


*****


pagi yang cerah terdengar suara burung burung yang berkicauan gembira saling bersahutan satu sama lain. Reyna yang masih terlelap di bawa selimut nampak mulai tersadar karena sinar Matahari pagi yang nampak masuk dari balik jendela.


Reyna menggeliat pelan dan berbalik ,


mata yang masih terpejam di bukan nya perlahan. ia mencoba mengumpulkan kekuatan untuk bisa bangun dari tempat tidur. sebenarnya ia masih sangat lah mengantuk karena baru beberapa jam ia tertidur.


"ina sudah bangun " sapa Afrizal yang sudah rapi dengan setelan Jas nya.

__ADS_1


Reyna nampak diam sesat menatap Afrizal. ia baru ingat hari ini Afrizal akan menikah dengan Bella.


"ayo kita sarapan. Bella dan Bi imah sudah menyiapkannya ,aku tunggu di bawah" Afrizal menghampiri Reyna dan mengecup keningnya.


setelah selesai Reyna turun dan menuju meja makan. sudah ada Bella di Sana dan sebentar lagi ia akan menjadi istri sah Afrizal.


"Bella... bagaimana kabarmu " sapa Reyna kemudian ia duduk.


"baik Reyna"


Bella yang masih agak canggung dengan keadaan seperti ini.


"maaf ya Ella semalam aku tidak sempat menemuimu karena aku pulang sudah kemaleman dan aku pikir pasti nya kamu sudah tidur jadi aku tidak mau mengganggumu"


percakapan kecil saat di meja makan baru kali terdengar. selama pernikahan Afrizal dan Reyna saat di meja makan itu tampak sunyi ,hanya terdengar bunyi sedok dan piring yang menemani sarapan mereka.


Reno yang menyaksikan itu ia hanya tersenyum kecil dan kembali melanjutkan sarapanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut ☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2