SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 19


__ADS_3

pagi ini membuat Reyna sangat bersemangat , ia bangun dari tempat tidur kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. dilihat suaminya masih asik dengan tidur nya sambil memeluk guling.


kasihan dia, aku pastikan dia akan bahagia. tapi bukan denganku. sekarang lah saat nya Afrizal. maafkan aku. batin Reyna.


Setelah selesai bersiap siap Reyna mengambil tasnya untuk menuju ketokonya.


mengapa hari ini dia tidak kekantor? Reyna sangat bingung dengan kelakuan Afrizal.


tidak biasannya Afrizal seperti ini. ada apa yah?


pertanyaan itu terus muncul di pikiran Reyna.


hey bangun , apa kamu tidak bekerja hari ini.


Reyna berusaha membangunkan Afrizal dengan mengoyang goyangkan tubuhnya


aku cape , biarkan aku seperti ini dulu. ucap Afrizal dengan suara seraknya.


mendengar itu Reyna tak lagi membangunkan nya dan bergegas menuju mobil untuk segera ke toko. di mana ada pertemuan dengan karyawan baru yang ia sudah nanti natikan dari kemarin.


sesampainya di toko.


Sifa bagaimana dengan pelamar yang kemarin , apa dia jadi kesini. tanya Reyna.


Ia Bu saya sudah menghubunginnya , dan dia Akan kesini.


Baik lah.


Reyna berlalu dan masuk ke ruangan nya.


tok tok tok. terdengar suara ketukan dari luar.


sifa ada apa?


Bu...nona yang ibu maksud sudah datang. sahut sifa.


Baik lah suruh dia masuk.


Assalam alaikum Bu. terdengar suara wanita memasuki ruangan Reyna.


walaikum Salam. silahkan masuk.


Reyna masih membelakangi wanita tersebut .


dengan seketika Reyna berbalik.


Reynaaa?????


wanita itu berteriak dengan kagetnya hingga terdengar dari luar ruangan itu . sontak saja sifa masuk dan melihat keduanya berpelukan dengan erat dan sangat haru.


Bella. aku merindukanmu.


kemana saja kamu selama ini , aku mencarimu.


beberapa pertanyaan yang dilontarkan Reyna ke sahabat nya itu dan masih saja memeluk nya.


maafkan aku Reyna.

__ADS_1


aku tidak mengabarimu bahwa aku akan pindah. sahut Bella sambil melepaskan pelukaanya.


duduklah kita perlu banyak mengobrol. Reyna menarik tangan Bella membawanya duduk di sebuah sofa.


Bella bercerita banyak tentang mengapa dia menghilang tiba tiba dan tak memberi kabar pada Reyna. dan mengapa ia tidak bisa hadir di pernikahan kedua sahabat nya itu.


tentu saja ia berbohong dengan keadaan yang sebenarnya .


Reyna aku sakit dan waktu itu aku tak gak hadir di pernikahan kalian. aku juga gak mau merepotkan kalian berdua. jangan sampai pernikahan kalian terganggu cuma gara gara aku. ucap Bella.


Reyna memeluk sahabat nya itu yang kedua kalinya.


Bella kau mau membantuku mengelola toko ini . ucap Reyna sambil menggenggam kedua tangan Bella.


iyah aku mau Reyna. kata Bella.


Bu Reyna ada seseorang di depan sedang mencari ibu. sahut Sifa.


beri tahu dia tunggu sebentar yah.


Bella aku tinggal dulu yah. kamu bisa menggantikanku disini. sambil berlalu pergi.


tapi kemana??? tanya Bella yang menyusul kepergian Reyna.


gak lama kok. teriak Reyna dan langsung memasuki mobil tersebut.


tidak sengaja Bella menangkap wajah lelaki yang ada di dalam mobil itu yang kacanya sengaja diturunkan.


itukaaaannnn ??? sambil berfikir memutar memorinya seperti nya Bella mengenal lelaki itu .


Bella yang mengenal sosok Brian dari Reyna. memang dulu mereka berbeda sekolah dengan Brian te tapi Brian sering kesekolah nya untuk bertemu Reyna.


mendengar itu sifa menghampiri Bella.


"itu kali kedua mereka bepergian , nona"


ada apa ini?


bukan nya Reyna sudah menikah dengan Afrizal dan mengapa dia bersama Brian. tanya Bella ke sifa.


Tuan Afrizal sangat jarang kesini , dan lelaki yang bersama Bu Reyna itu saya juga baru melihat nya kemarin dan membawa paksa Bu Reyna masuk kedalam mobil nya dan saya juga tidak mengerti kenapa datang lagi kesini.


seperti nya Bu Reyna tidak bahagia dengan pernikahan nya. dan Bu Reyna terlihat sangat acuh pada Tuan Afrizal. ucap sifa.


Reyna... ternyata kamu masih belum berubah sama sekali. batin Bella.


******


Di kantor Afrizal


setelah beberapa kali di hubungi oleg Reno akhirnya Afrizal mau kekantor karena ada meeting dengan beberapa klien nya.


Tuan seperti nya Nona Bella ada di butik Nyonya Reyna sekarang. sahut Reno.


mendengar itu Afrizal langsung berdiri dari tempat duduk nya dan mengambil kunci mobil kemudian berlalu pergi.


"aku akan ketoko dan kamu yang gantikan meeting hari ini " Afrizal datang kekantor hanya ingin beroamitan ke Reno.

__ADS_1


"hmm seperti nya tuan terlihat sangat bahagia baru kali ini aku melihat nya tersenyum". batin Reno.


sesampainya di toko Afrizal langsung masuk.


maaf tuan Nyonya Reyna lagi keluar . sifa berdiri dari duduk nya dan membungkukkan sedikit badanya memberi hormat.


iyah... saya tidak mencari istri saya...


apa ada seseorang disini. tanya Afrizal.


oh iyah ada nona Bella di ruangan Nyonya Reyna.


mendengar itu Afrizal langsung menuju kelantai dua tepat di mana ruangan Reyna berada dan terburu buru menaiki tangga. melihat Tuanya sangat seperti itu sifa sangat ke bingungan.


ada apa yah... tadi nona Reyna pergi dengan seseorang terus Tuan Afrizal sangat aneh saat mendengar nama nona Bella. batin Sifa.


kreekkk pintu terbuka dengan sedikit kasar mengagetkan Bella yang ada di ruangan itu.


Bella... panggil Afrizal


Bella menoleh kearah suara tersebut.


A a aafrizal... ucap Bella dengan terbata bata dan langsung berdiri dari tempat duduk nya.


Afrizal berjalan kearah Bella dan memeluk nya.


deg deg degg jantung Bella berdetak begitu sangat kencang...


apa ini, Dia memelukku ,kenapa. batin Bella.


Bella kemudian menitikkan air matanya dan melepaskan pelukan Afrizal.


Maaf Bella maafkan saya.


saya tidak bermaksud apa apa.


saya mencarimu kemana mana.


apa kamu baik baik saja? terdengar suara Afrizal yang sangat menghawatirkan Bella saat ini.


sedangakan itu Bella masih diam mematung dan tak menjawab apapun pertanyaan Dari Afrizal.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut yah ☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2