
Bi imah menatap wajah Reyna keheranan. obat yang di konsumsi saat ini bukan lah sembarangan yang hanya sekedar meredakan pusing. seperti obat paketan yang dikonsumsi dengan waktu yang cukup lama.
"obat biasa kok Bi" setelah meminumnya Reyna beranjak dan menyimpannya dalam tas.
"baik lah...Bibi kebawah dulu yah kalau ada perlu apa apa panggil Bibi saja" Bi imah keluar dari kamar Reyna.
setelah Menghabiskan sarapannya, Reyna masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri. hari dia akan ke toko .
kemudian Reyna keluar kamar dan menuruni tangga satu persatu, Saat itu ia melihat Afrizal dan Bella dari balik pintu dan baru saja masuk. tatapan mereka bertemu dan secepat mungkin Bella melepaskan genggaman tangan nya yang menempel di lengan Afrizal.
melihat itu Reyna tersenyum bahagia. Bukan saja Reyna yang bahagia, sepertinya Afrizal juga sangat bahagia terlihat dari raut wajah nya yang sudah menerima kehadiran Bella disisinya walau sempat ia menolak nya.
"Reyna... mau kemana? "
"apa kamu sudah Baikkan? " tanya Afrizal menghampiri Reyna. Bella pun mengikuti dari belakang.
" iyah" Reyna tersenyum dan menghampiri Bella.
"Ella bagaiman kabarmu ? "
"apa kamu bahagia? "
"bagaimana malam pertama kalian"Reyna berkata pelan di telinga Bella.
mendengar itu Bella senyum senyum sendiri.
sangat terlihat jelas pipinya yang merah merona menahan malu karena Reyna menggodanya. kemudian Reyna memeluk Bella.
"aku akan ke toko , kamu istrahatlah di rumah " lalu melepaskan pelukan nya.
Reyna pun pergi dan memegang dadanya. sepertinya ia merasa dadanya sakit lagi. dari kejauhan Bi imah memperhatikan nya.
"apa yang sebenarnya terjadi pada Nyonya Reyna" batin Bi imah.
*******
"Reyna kemana" tanya Afrizal.
"katanya mau ke butik "jawab Bella.
__ADS_1
"kalau kamu mau kemana hari ini" tanya Afrizal lagi.
"aku di rumah saja " jawab Bella.
"Baik lah Hari ini aku akan di rumah saja biar Reno yang akan mengurus pekerjaan di kantor"
Afrizal mulai mendekati Bella dan menciumnya. sepertinya akan mengulangi kejadian yang di hotel semalam . setelah selesai mereka menuju ke kamar mandi dan mandi bersama.
____________
"Bu Reyna bagaimana kabar nya " sapa Sifa.
"Baik Sifa "
"tolong buatkan teh ya "
"Baik Bu " balas Sifa.
setelah selesai Sifa dengan tugasnya ia pun mengantarkan teh tersebut ke ruangan Reyna. kemudian ponsel Reyna Bergetar. ternyata pesan dari Reno.
📩 "Reyna...bagaimana keadaanmu"
📩" Yakin udah baikkan? . jangan telat makan dan jangan lupa minum obatnya yah"
✉"iyah... Ren setelah pulang dari toko aku ke apatemen yah. soalnya di rumah ada Afrizal dan Bella. aku tidak mau mengganggu mereka.
📩 "terserah kamu saja. hati hati yah"
✉ " iyah "
hari ini di toko sangat ramai Sifa dan Reyna kewalahan melayani pembeli .biasa nya kalau ada Bella mereka tidak terlalu repot seperti ini.
saat nya sudah jam makan siang. Reyna memilih pergi ke apartenen Reno. kebetulan Apartenen Reno dan butik Reyna tidak terlalu jauh hanya menempuh waktu 15 menit saja.
sebelum ia ke apatemen Reno.
Reyna sudah terlebih dahulu mengirimkan pesan Ke Reno.
kemudian Reno menyusulnyabke apartemen.
__ADS_1
"Reyna... ini aku bawakan makanan. makanlah " Reno memberikan sekotak makanan lalu ia kadapur mengambil piring.
"setelah itu jangan lupa minum Obatmu yah" Reno begitu memperhatikan keadaan Reyna.
"terima kasih ya Ren... duduk makanlah bersamaku" pinta Reyna.
"kau makanlah... aku akan kembali ke kantor , masih ada pekerjaan yang belum Ku selesaikan. Afrizal juga tidak datang ke kantor hari ini , jadi aku ada meeting di beberapa tempat " ucap Reno.
Reyna hanya menganggukkan kepala dan melahap makanan ya.
Reno tersenyum kecil menatap Reyna.
"kau hanya perlu membuang Egomu supaya kau bisa menyadari bahwa orang orang yang berada di dekatmu saat ini menyayangimu dengan tulus"
batin Reno.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
lanjut ☺☺☺
jangan lupa Like dan komen yah 😊
vote juga 😍
__ADS_1