SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
56


__ADS_3

setelah dengan ritual mandinya, Reyna keluar dan mulai mengeringkan Rembutnya. Ia duduk di meja rias sambil tersenyum.


"mahh,,, aku pergi dulu"


"mau kemana? "


"mau bertemu dia mah"


"bukan nya kemarin baru bertemu yah? "


"mahhhh"


"iyah iyah pergi lah, hati hati"


Bagaimana bisa mama berpikir aku mau menemui Kevin lagi.


batin Reyna.


_____________________


"Ayah Yeye ikut, Yeye gak mau cama papi"


rengek Reyna.


"bawa Rere bersamamu Ren, aku juga Akan menghadiri rapat sebentar lagi"


ucap Afrizal.


beberapa menit yang lalu Afrizal mendapatkan telephone dari Bella istrinya, katanya Al jatuh dari tangga hingga tak bisa berjalan. Bella meminta Afrizal menemani nya kerumah sakit namun Hari ini Ia ada pertemuan penting dengan klien yang tidak bisa di wakilkan.


maka nya Afrizal meminta Reno untuk mengantar Bella dan Al kerumah sakit menggantikannya.


"ayo pergi sayang"


Reno menggendong Rere kemudian berlalu dari ruangan Afrizal.


jangan heran mengapa Rere ada di kantor sekarang, sudah pasti nya Ia tak mau lepas dari ayahnya Reno.


"anak itu sama seperti Reyna, manja dan keras kepala. hahh ... aku papinya, bahkan Ia tak mau dekat denganku"


ucap Afrizal.


di perjalanan menuju rumah sakit, terlihat Bella sangat khawatir melihat Al sedari tadi merintih terus menerus memegangi kakinya.


"sabar yah sayang, sebentar lagi kita sampai"


Bella menenangkan Al dan mengelus kepalanya.


" Kak Al kenapa menangis? "


Rere terus menerus menatap wajah kakaknya yang menahan kesakitan itu akhirnya Ia juga merasa kasihan dan mencoba menghiburnya dengan menyebut kan namanya dengan Kak Al. Ia tau pasti Al Akan senang.


mendengar Rere menyebutnya kakak, Al Terdiam dari rintihan nya. Ia menoleh kearah samping tempat duduk nya di mana Rere berada, kemudian Al memeluk Rere.


biasanya Rere yang tidak suka di sentuh oleh Al akhirnya hatinya luluh juga.


"Kak Al baik baik saja Rere, jangan khawatir yah"


Al mengurus lembut pipi Rere yang kelihatan imut itu.


"teyus kenapa kak Al menangis. Kak Al cengeng"

__ADS_1


"kak Al tidak akan menangis lagi"


Al langsung menghapus sisa air matanya.


Melihat itu Bella dan Reno tersenyum dengan interaksi kedua kakak beradik tersebut. ini sangat jarang terjadi, mengingat setiap Hari mereka selalu saja bertengar karena hal hal sepele.


"ayo Al biar om Reno gendong"


Reno mulai berjalan memasuki rumah sakit dengan menggendong Al. sedang kan Bella berjalan bersama Rere dengan menggandeng tangan nya.


Reno meletakkan Al untuk di periksa lebih lanjut. kemudian Ia dan Rere keluar ruangan dan menunggu disana, sementara Bella, Ia menemani Al didalam karena Al tidak mau di tinggal maminya.


"yah,,, Yeye lapal"


"Rere lapar?? "


"Hm"


"tunggu kak Al yah, setelah itu kita pergi cari makan"


Rere nampak cemberut.


tatapan Reno tertuju kepada seseorang yang tidak sengaja masuk keruangan yang bersebelahan dengan Al, seperti nya Ia mengenali orang tersebut.


karena rasa penasaran nya Ia pun berdiri menuju ruangan tersebut dan ingin mengintip.


kaget pastinya,


dengan orang yang dia cari selama ini yang tiba tiba Menghilang tanya kabar.


setelah beberapa menit menunggu Kevin keluar dari ruangan tersebut.


melihat Reno dokter Kevin tersenyum,


"Ren,,, bagaimana kabar mu"


"seperti yang kau lihat"


ucap Reno datar.


"maafkan aku Ren"


ucap Kevin menepuk pundak Reno pelan.


"kemana saja selama ini? "


"nanti biar aku jelaskan"


ucap lagi sambil tersenyum.


Bella keluar dari ruangan Al dirawat dan di ikuti oleh dokter.


"bagaimana keadaanya anak saya dok"


Bella sangat khawatir.


"harus perlu di rawat sampai benar benar pulih, baiklah kalau begitu saya permisi"


pamit dokter. kemudian Kevin dan Reno mendekat.


"ada apa nona Bella? "

__ADS_1


tanya Kevin


"anakku kecelakaan dok, dia jatuh dari tangga dan kakinya hampir patah"


"bagaimana keadaanya nya sekarang? "


"dia Ter tidur didalam, aku kedalam dulu "


dibalas anggukan oleh keduanya.


"yah,,, Yeye lapar? "


mendengar Rere menanggilnya Reno ayah dokter Kevin bingung.


"apa Reno sudah menikah dan punya anak? "


batin Kevin terlihat cemas.


"ayo kekantin Kevin aku butuh penjelasan"


mereka pun berjalan menyusuri lorong lorong rumah sakit dan menuju ke kantin.


"Dia Rere"


"Rere??? berarti anak nya Reyna? "


"iyah"


setelah beberapa jam mengobrol dengan Kevin, akhirnya Reno pamit pulang. Ia tak tega melihat Rere yang ketiduran dipangkuan nya Reno juga sudah mendengar semua alasan Kevin mengapa Ia tiba tiba menghilang saat itu. tentunya dokter Kevin berbohong dan tidak mengatakan yang sebenarnya biar nanti Reyna sendiri yang mengatannya.


"Reyna,,, bahkan anakmu menanggilnya ayah"


dokter Kevin tersenyum melihat Reno yang begitu menyayangi Rere.


_______________


di apartemen


"kapan dia pulang, aku tidak sabar menunggu moment ini"


ucap nya sambil menata berbagai macam makanan yang begitu banyak di meja.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


love youu 🥰🤟


😘


__ADS_2