
"sifa keluar lah, biar aku yang membangunkan mereka " kemudian sifa keluar dari kamar itu.
Bella menghampiri Reyna lalu membangunkan nya.
"Reyna,,, bangunlah "
Bella mencoba membangunkan Reyna namun dia hanya menggeliat saja.
Reno yang merasakan ada pergerakan ia pun membuka matanya. Reno kaget melihat Bella yang berdiri menatap nya.
sontak saja Reno bangun dan salah tingkah.
"maafkan saya Nona Bella " Reno menunduk dan tak berani menatap nya.
"iyah tidak apa apa Reno " Bella men coba membangunkan Reyna lagi.
"hmm,,, ada apa Bella " Reyna bangun dan duduk. ia masih memejamkan matanya.
"Afrizal ada disini, aku masih menyuruh nya untuk membelikan rujak. lain kali jangan ceroboh seperti ini, untung saja dia tidak sempat masuk kesini " ucap Bella.
Reyna tau apa yang di maksud kan Bella . matanya membulat kaget, sebenarnya yang ia cemaskan saat ini adalah keadaan Reno. mereka sudah bersahabat sejak lama dan yang pasti pak Bambang akan kecewa jika mengetahui nya.
"maafkan aku Bella, aku tidak bermaksud menghianati Afrizal " Reyna pergi kekamar mandi meninggalkan Reno dan Bella di Sana.
"jangan sampai Afrizal melihat atau mengetahui ini, dia akan salah paham. aku percaya kalian tidak melakukan apa apa.
Reno...tolong beri Reyna sedikit kesadaran agar dia bisa menghargai Afrizal sebagai suaminya " Bella kemudian pergi menuju sofa kamar dan duduk disana .
"Nona Bella aku akan pulang sekarang. maafkan aku "
Reno membungkuk kemudian pergi.
Saat di depan Pintu kamar Reno bertemu dengan Afrizal.
" Afrizal??? " sapa Reno dengan perasaan kaget yang luar biasa.
"sejak kapan dia disini , dia mendengar semuanya, astaga "batin Reno yang wajah nya memucat seketika.
"Aku baru saja sampai, di mana Bella? " Afrizal memukul pundak Reno pelan dan memberi senyuman. perasaan Reno kembali tenang.
"syukurlah dia tidak mendengar semuanya " Reno melepaskan napasnya dengan pelan.
"aku pamit pulang "
"iyah Ren... terima kasih sudah menjaga Reyna dengan baik.
Reno hanya men jawab dengan anggukan kemudian dia pergi.
__ADS_1
flashback onn
Afrizal keluar dari butik untuk membeli rujak. saat diperjalanan dia teringat dengan dompetnya. Afrizal memakirkan mobil nya di pinggiran jalan ,meraba kantung celana bagian belakang.
ternyata ia tak membawa uang . di dompetnya hanya ada banyak kartu ATM . dia pun memutar mobil nya kembali ke toko.
sifa melihat Afrizal kembali secepat itu dia pun merasa panik.
" sifa ada apa, kenapa kau terlihat sangat panik "
"ehh ,,, mamaaaf Tuan,,, tidak apa apa" sifa begitu ketakutan.
"di mana Nyona Bella "
"ada di atas " jawab Sifa spontan.
Afrizal semakin bingung dengan tingkah Sifa.
"ada apa dengan anak itu" batin Afrizal.
dia pun menuju keatas untuk meminta uang keBella.
sampai ruangan Reyna dia tak melihat siapa pun namun pintu sebelah ruangan itu terbuka tepat nya di kamar peristirahatan Reyna saat di toko.
Afrizal mendekat dan saat dia hendak masuk kedalam dilihatnya Bella sedang membangunkan Reyna dan ada seseorang di sampingnya.
dia melihat nya dengan jelas Reno memeluk nya.
"Bagaimana bisa dia menghianatiku, aku percaya pada nya selama ini, namun apa yang dia lakukan "
Afrizal sangat terpukul.
Saat Reno hendak keluar Afrizal berpura pura bahwa ia baru saja datang dan tak menunjukan wajah kecewa.
" mungkin Reyna lebih bahagia bersamamu. aku akan melepaskannya untukmu. aku akan menyembunyikan apa yang kulihat saat ini agar hubungan kita baik baik saja" batin Afrizal.
Flashback off
Afrizal masuk dan menghampiri Bella.
"sayang " dia mendaratkan Beberapa ciuman di pipi Bella.
Reyna yang baru saja keluar dari kamar mandi sangat terkejut dengan adegan itu. baru kali ini dia mendengar Afrizal memanggil Bella dengan sebutan sayang.
tidak seperti biasanya .mereka tidak pernah memperlihatkan kemesraan mereka di depan nya seperti ini. di rumah pun mereka menjaga perasaan Reyna.
"ehekmm... "
__ADS_1
Bella menoleh kearah suara tersebut dan lalu mencubit lengan Afrizal agar melepaskan pelukannya.
"zal,,, lepaskan" Bella merasa tidak enak hati.
"mana Rujak Pesananku " ucap nya dengan manja.
Afrizal langsung melepaskan pelukannya.
"ohh iyah.. aku tidak membawa uang ... apa kau punya uang "
uang? " Bella menggeleng.
"iyah Bella bagaimana bisa aku beli rujak ,pinggir jalan pakai kartu ATM " Afrizal mencubit lembut pipi Bella.
"mintalah Pada sifa , ada di laci samping meja sifa" ucap Reyna .
"Baik lah aku akan pergi sekarang"
"ada apa dengannya? biasanya kalau melihatku pasti dia akan menghampiriku , dan menanyakan bagaimana kabarku.
setelah dia melakukan semua itu ,
dia melupakanku?
melirikku saja dia tidak mau. aneh" dasar bodoh. Reyna terlihat sangat kesal.
.
.
.
.
.
.
.
.
lanjut 😊😊😊
like dan komen yah 😍
Di vote juga 🥰🥰🥰
__ADS_1