
Reno yang melihat Bi Imah berjaga dia merasa kasihan. Reno menyuruh Bi Imah untuk beristirahat di rumah saja. dan akhirnya Bi Imah kembali pulang dan tinggal ah Reno yang menemani Reyna.
saat pagi pagi sekali Reyna bangun . dilihatnya Reno yang menggenggam tangan nya yang sedang tertidur di kursi samping nya dengan Kepala yang bersandar di pinggiran ranjang.
" Reno " panggil Reyna.
Reno yang mendengar nama nya di panggil dia pun langsung terbangun.
"Ren... aku haus "
"tunggu sebentar yah Na" Reno segera mengambil air minum dan memberikan nya ke Reyna.
" Ma kasih yah Ren,,, kamu udah mau jagain aku "
"iyah Na,,, kamu lapar? tunggu biar aku pesankan makanan "
Reyna pun hanya mengangguk.
setelah Reyna menghabiskan makanan nya ,Reno mengambilkan obat buat Reyna.
"lain kali jangan lupa minum obatnya , nanti setiap kali kalau kau mau minum obatmu aku akan menelpon mu dan mengingatkanmu yah" Reno mengusap Kepala Reyna dengan lembut.
"Hallo dokter kevin... ada yang ingin Reyna bicara kan sama dokter" Reyna menelpon dokter kevin.
"Baik lah Reyna Saya masih di jalan menuju rumah sakit, tunggu yah 5 menit lagi aku sampai" ucap dokter Kevin di seberang Sana.
setelah sampai Dokter Kevin langsung menuju kamar Reyna di rawat.
"Reyna ada apa? " tanya dokter Kevin.
"begini dok saya tidak betah ber lama lama di rumah sakit. bolekah saya pulang saja dok. Saya bosan di sini "
keluh Reyna.
__ADS_1
"baik lah... tapi kamu harus ingat. jangan telat meminum obatmu lagi "
kemudian dokter Kevin menoleh ke arah Reno.
"Ren... tolong ingatkan Reyna yah"
"baik Dok " balas Reno.
setelah mendapatkan persetujuan dari Dokter Kevin. mereka berkemas untuk kembali pulang. Reyna yang masih lemas dan tak mampu berjalan karena kaki dan betisnya terluka sehingga ia menggunakan kursi roda.
mobil yang mereka tumpangi tiba di halaman rumah Reyna. Reno memapah Reyna untuk berjalan memasuki rumah.
saat di depan pintu Mereka berpas pasan. Afrizal dan Bella mau kerumah sakit menjenguk Reyna namun ternyata dia sudah pulang kerumah.
Afrizal Segera mengambil alih untuk memapah Reyna dan membawanya ke kamar.
"Tuan... Saya harus pulang sekarang dan akan segera ke kantor " ucap Reno.
Afrizal menepuk pundak Reno dan memberikan anggukan agar Reno tak menolak.
"baik lah Saya permisi "
Reno kemudian pulang ke apartemennya dan menghempaskan tubuhnya ke kasur. badanya terasa pegal semua. mungkin karena semalam ia tidur sambil duduk dan membuat pinggangnya terasa begitu kaku. lalu ia memejamkan mata. pikiran nya terbayang bayang tentang Reyna.
"kenapa aku begitu peduli denganya dan saat mendengar nya mengeluh karena sakit. hatiku juga merasakan sakit. " batin Reno.
___________
Bella menemani Reyna dirumah. mengurus nya dengan baik.
"aku begitu beruntung mempunyai sahabat sekaligus istri dari suamiku sendiri. suatu saat nanti aku akan meninggalkan kalian , menjauh dari kehidupan kalian , berbahagialah Bella " batin Reyna.
"Bella kau pergi lah ke toko. tadi Sifa mengirimkan pesan padaku. kata nya toko lagi rame, dia dan anak anak lain kewalahan " pinta Reyna
__ADS_1
"tapi iNa "
Bella tidak ingin meninggalkan Reyna namun Reyna berhasil membujuknya. lagi pula masih ada Bi Imah yang akan mengurusnya.
✉ "Ren... kamu di mana? " Reyna mencoba mengirimkan pesan untuk Reno. namun tak ada balasan dari Reno. ia pun mencoba menelpon dan lagi lagi nomornya tdk aktif.
..."aku kesepian Ren... bahkan Afrizal hanya mementingkan kerjaan kantor nya dari pada menjagaku di sini. aku tidak punya keberanian meminta nya untuk tetap disini bersamaku , aku takut masuk ke kehidupan nya lebih jauh lagi karena jika nanti aku menghilang dia tidak akan terluka lebih dalam lagi. Biar aku saja yang terluka. Entah perasaan ini sejak kapan mulai Ada , aku tidak tau "...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
lanjut ☺☺☺
di like dan komen yah 😍
di vote juga 🥰
__ADS_1