
Reyna...
aku talak kamu, mulai sekarang kau bukan istriku lagi.
meski itu berat Ia ucapkan dan demi kebahagiaan Reyna, wanita yang sangat ia cintai dan wanita pertama yang ada di hatinya.
Mendengar itu Reyna terdiam.
jauh dari dalam lubuk hatinya ia tidak menginginkan perceraian ini apalagi sekarang dia sedang mengandung anak Afrizal.
dalam agama, jika perceraian dilakukan pada saat si wanita mengandung itu tidak di perbolehkan.
Reyna,,,
maafkan aku, aku mengalah demi kebahagiaanmu. selama ini aku sudah berusaha menjadi lelaki yang baik di matamu, namun kamu tidak menghargainya.
pengorbanan ku selama ini sia sia.
walau begitu aku tidak apa apa, mungkin kamu butuh waktu saja.
tetapi , waktu pun tak bisa meluluhkan hatimu.
aku menyerah.
aku mencintaimu sampai kapanpun dan selama aku hidup akan tetap terus mencintaimu.
bahagialah,
carilah kebahagiaanmu,
pergilah bersama Reno, aku ikhlas.
Afrizal menitikkan air matanya.
Reyna,
bolekah aku memelukmu untuk terakhir kalinya.
pinta Afrizal.
Karena telah mendapat persetujuan dari Reyna,
Afrizal pun memeluknya.
Aku minta maaf Zal,
dan soal Reno, kamu sudah salah paham.
aku tidak mencintai Reno, aku hanya nyaman, itu saja.
Afrizal melepaskan pelukannya.
jika kamu nyaman bersamanya, pergilah.
cinta akan muncul jika kenyamanan itu ada.
Maaf,,,
ucap Reyna tulus.
__ADS_1
aku akan secepatnya mengirimkan surat perceraian.
ia bangkit dari duduknya dan mengambil handphone dari dalam saku celananya untuk menelpon seseorang.
Hallo,,,
kerumah sekarang...
hanya itu kata yang dia ucapkan.
lalu keluar dari kamar Reyna.
Melihat Afrizal keluar, Bella pun masuk kedalam kamar Reyna.
sesaat ia melihat Reyna duduk terpaku menatap keluar jendela, entah apa yang ada dipikirannya saat ini.
Bella semakin mendekat, dan memegang pundak Reyna, tidak sengaja Bella melihat Reyna mengelap sisa air mata nya, baru kali ini ia melihat nya menangis. mungkin ini juga pertama kalinya ia menangis, apakah Reyna juga merasakan sakit yang sama seperti Afrizal?
tapi selama ini ia tak pernah melihat mereka bersama,bahkan Reyna terus menjauhi Afrizal.
pikir Bella
Naaa,,,
mengusap pelan bahu Reyna.
mendapat sentuhan itu Reyna menatap Bella, terlihat matanya yang begitu sembab dan sedikit membengkak,namun ia berusaha terlihat biasa biasa saja. tapi Bella tau itu,ia juga dapat merasakan kesedihan nya .
Naa maafkan aku,,,
Tidak Ella, kau tak perlu minta maaf,,,
aku yang salah Inaa, kalau saja aku tidak hadir diantara kalian. pasti ini akan baik baik saja.
kamu yang pantas bersama Afrizal.
maafkan aku Inaa...
aku yang memintamu, jadi sudahlah,
tak perlu meminta maaf ,okey.
Maaf,,,,
Bella memeluk Reyna, tangisan nya semakin menjadi jadi.
Bahagialah Bella, aku tau kau sudah mencintai nya sejak dulu.
aku pikir, aku tidak akan sembuh, sehingga aku membuat keputusan yang bahkan akan menyakiti perasaanku sendiri. jika aku jujur padanya, mungkin dia dapat membantuku mencari jalan keluar dari penyakitku,
tapi aku malah menemui Reno,
aku mencintai Afrizal, namun aku nyaman berada di dekat Reno selama ini.
aku merelakan mu bersama Afrizal karena aku menyayangimu,
kau tidak punya siapa siapa lagi di dunia ini selain Afrizal dan aku.
batin Reyna.
__ADS_1
Ayo Reyna bersiaplah kita pergi.
Reno masuk ke kamar Reyna.
Ren,,, dia menceraikan aku, dia benar benar melakukannya.
bukannya bersiap ia malah menangis .
melihat Reyna tak ada pergerakan Reno mengambil alih semuanya, ia membereskan barang barang Reyna, setelah itu mereka turun kebawah menemui Afrizal dan Bella yang sudah menunggunya di ruang tamu.
sebelum mereka pamit...
Reno berusaha meyakinkan Reyna, apakah ini jalan terbaik dan sudah keputusan nya.
Reyna,,, pikirkanlah sekali lagi.
aku akan menceritakan semuanya pada Afrizal tentang penyakit mu dan kehamilan mu.
Tidak Ren,,, aku sudah sembuh sekarang.
dan kehamilanku tidak perlu dia tau, aku akan menjaga anakku sendiri. aku sanggup.
aku tidak mau menghancurkan kebahagiaan mereka, terutama Bella.
apalagi dia akan melahirkan seorang anak.
jika Afrizal tau aku hamil anaknya, kebahagian yang Bella rasakan akan terbagi padaku. sudah cukup dia menderita sekarang saatnya dia bahagia.
ucap Reyna memantapkan pilihannya.
baiklah,,,
aku ada bersamamu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Like
komen
vote
__ADS_1
dan jadikan favorit kalian okeyy✌
Love you❤😘