SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
54


__ADS_3

sepasang suami istri itu hanya ingin menghabiskan waktu mereka di rumah saja, karena selalu disibukkan dengan begitu padatnya pekerjaan di kantor, membuat nya selalu jarang di rumah.


setelah selesai sarapan Afrizal dan Bella menuju ke kamar mereka, sementara Reno dan anak anak pergi ke wahana bermain.


anak anak nampak bersemangat menikmati hari libur mereka.


_________


Bella aku merindukanmu,


Ia mulai mendekat kan wajah nya ke pundak istrinya.


Zal aku disini selalu bersamamu kan.


Bella berbalik menatap wajah suaminya yang nampak penuh arti.


tapi kau selalu sibuk dengan anak anak, jarang sekali punya waktu bersamaku.


manja Afrizal.


kan anak anak lebih butuh aku kan,


Bella tau maksud dari suaminya tersebut.


memang Ia akui, selama ini ia jarang sekali punya waktu bersama suaminya, dari anak anak masih bayi hingga berumur Tiga tahun.


Ia Akan bertemu suaminya saat sedang di tempat tidur itupun hanya sebentar saja, jika anak anak menangis Ia Akan pergi ke kamar mereka dan kadang Ter tidur disana.


sungguh aku sangat merindukan mu sayang,


apa kau menginginkan nya?


iyah sayang,


hmmm sayang ,


iyah sayang,,


Afrizal pun melepaskan kerinduan nya bersama istrinya, hasrat kerinduan nya pun akhirnya tersalurkan.


______________


hahhh akhirnya sampai juga, aku merindukan kalian.


pasangan itu akhirnya sampai juga ke Indonesia setelah beberapa jam perjalanan dari LN.


Kita keapartemen dulu yah,


ucap lelaki itu.


iyah aku juga sangat capeh, badanku sakit semua.


wanita itu bersandar di pundak lelaki itu.


jangan manja ayo jalan,


pak septo sudah menunggu.


iyah iyah bawel.


huhh dia selalu saja memerintahku dengan sesuka hatinya, tidak bisa ini lah itu lah jangan begini lah harus begini lah.


gumamnya pelan namun masih terdengar di telinga lelaki itu.

__ADS_1


Ia hanya bisa tersenyum dengan tingkah cerewetnya.


sampai di apartemen mereka memberikan dirimu Terlebih dahulu kemudian beristirahat.


___________


Al,


Rere,


sudah waktu nya pulang.


panggil Reno menghampiri keduanya.


Yahh, kan masih seru Rere masih pengen main yah.


Rere merengek tak mau di ajak pulang.


"Rere ini sudah sore nanti papi dan mami marah"


Al berusaha membujuk Rere


"Ayah, Al memalahiku"


"Rere sayang,,,kak Al benar nanti papi marah Sama ayah gimana? "


"kan ada ayah"


"ayah juga takut Sama papi kamu, nanti kita kesini lagi yah sayang"


"hmm ayah"


"Rere jangan cengeng banyak orang disini sudah diam lah"


Rere memeluk Reno dan membenamkan wajah di dada Nya.


akhirnya dengan berbagai macam rayuan dan di penuhi drama, akhirnya Rere mau di ajak pulang.


di mobil Rere hanya diam saja tak mau bicara, Al menatap adiknya dan tersenyem.


walau Rere tidak menyukainya namun Ia terus saja mencoba mencari cara agar Ia bisa bersama adiknya.


"Apa"


bentak Rere yang melihat Al menatapnya.


"Re, Rere sayang kan sama kak Al?


ayah juga sayang sama kak Al, Rere tak boleh kayak gitu"


Rere memalingkan wajah nya, enggan menatap wajah kakak nya.


"Rere harus manggil aku dengan Kak Al yah"


Al akan merasa begitu sangat senang jika Rere menanggilnya dengan kak Al. tapi selama ini Rere hanya menanggilnya dengan sebutan Al saja.


"Yeyee gak mauu, kan Al sama besay nya sama Yeye"


sambil memonyongkn mulutnya.


Reno hanya bisa menggelengkan kepala dengan perdebatan keduanya.


"Ia persis sekali dengan Reyna , jika sedang merajuk seperti ini. Ia sangat imut dan Lucu bahkan keras kepalanya itu tak bisa terbantahkan. saat melihat keduanya berdebat Ia terbayang saat dirinya bersama Reyna dulu.

__ADS_1


Reyna sangat manja saat sedang hamil Rere.


dan itu terbawa juga sama Rere sekarang, tapi aku bahagia ada nya Rere bersamaku setidaknya aku bisa merasakan kehadiranmu disini"


__________


Bangun....sudah pagi ayo kita kerumah mama,


hmm sebentar lagi lah, masih ngantuk.


bangun,,,,


atau tidak????


iyah iyah,,, huhhh.


berjalan menuju kamar mandi.


setelah sarapan ,mereka turun dan menuju mobil.


Setelah sampai, wanita itu melihat pemandangan rumah yang sangat Ia rindukan, kemudian Ia melangkahkan kaki memasuki pekarangan rumah itu dan mengetuk pintu.


muncullah seorang wanita yang beberapa tahun ini hanya bisa Ia dengan suara nya lewat telepon namun hari ini rindu itu terbalaskan dengan memeluk nya.


Maafkan aku mah,


Ia mulai menitikkan air mata.


sudah lah, masuk dulu.


ayo nak.


terima kasih Bu.


Kedua ibu dan anak itu masih berpelukan melepas rindu selama Tiga tahun berpisah.


"Bagaimana kabar putriku mah"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut yah 👌😘

__ADS_1


love you 😍🥰


__ADS_2