SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 26


__ADS_3

"apa maksudmu Reyna, menyuruhku menikahi suamimu sendiri, apa kamu sudah gila hahh " bentak Bella.


menurutnya ini sudah keterlaluan. emosinya saat ini sudah sangat memuncak.


Reyna berdiri dari tempat duduk nya lalu menghampiri Bella dan langsung memeluk nya.


"maafkan aku Bell. aku bukan istri yang baik buat Afrizal. dia membutuhkan sosok istri yang melayani semua kebutuhannya dan aku tidak bisa itu. aku melihat cinta dimatamu untuk nya Bella. ini juga demi kebaikannya, jangan pikiran aku. aku tidak apa apa. "


"aku mohon Bella demi aku dan Afrizal" pinta Reyna.


"baik aku akan memikirkannya dan aku harus pulang sekarang" Bella mengambil tasnya dan menuju pintu. saat ia hendak keluar Reyna menarik tangan Bella membuat langkah Bella terhenti.


"tolong jangan menghilang lagi, maaf atas keegoisanku" mata Reyna nampak berkaca kaca. melepaskan tangan nya.


*******


di kantor Afrizal sangat disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk belum lagi ia harus melalukaan pertemuan dengan beberapa klien membuat nya semakin pusing ditambah lagi dengan masalah pernikahan nya yang membuat pikiran nya tambah kacau.


melihat keadaan Afrizal yang kacau Renopun mengosongkan beberapa jadwal yang masih harus di hadiri Afrizal.


"aku akan menemui Bella" batin Afrizal.


dilihatnya jam sudah pukul tiga sore Afrizal keluar kantor di ikuti Reno. tujuan mereka menuju kerumah Bella.


"Tuan... apakah anda sudah memikirkannya, jangan ambil keputusan dengan terburu buru. ".


seru Reno.


namun yang di tanya hanya diam saja. pandangannya tertuju di luar jendela mobil ,tatapan dengan penuhi arti, sepertinya ini adalah keputusan yang sangat tepat. ia juga sudah memikirkannya semalam. sempat ada sedikit keraguan namun demi kebahagian keduanya Afrizal rela melakukanya.


sampai lah di rumah Bella. sebelumnya Afrizal sudah mengirimkan pesan akan menemui Bella di toko bersama Reyna tapi Bella sudah ada di rumah.


tok tok tok... "As Salam alaikum Bella".


beberapa kali Afrizal mengetuk pintu tak ada jawab an dari dalam. ternyata Bella masih sementara sholat.

__ADS_1


"walaikum Salam sebentar yah" sahut Bella.


"iyah silahkan masuk Zal,Reno" ajak Bella.


"aku tunggu di mobil saja " Reno berbalik meninggalkan Afrizal dan Bella.


"Bella maafkan Reyna yah" wajah Afrizal nampak sedih dan menatap Bella dengan merasa bersalah.


"iyah,,, gak apa kok Zal aku juga memakluminya" sahut Bella.


Hening,,,, tak ada satupun yang ber bicara. Afrizal menatap Bella dengan waktu yang cukup lama. dalam pikiran nya akan kah Bella akan menerima nya atau sebaiknya. ia merasa bersalah dengan keegoisan Reyna namun satu hal yang membuat Afrizal ingin melindungi Bella sejak dulu karena Bella sudah tidak punya siapa siapa lagi.


setelah lama dengan mode hening, Afrizal menarik napas dan membuangnya pelan. ia harus memberanikan diri.


"Bell,,,kamu mau menikah dengan ku? " tanya Afrizal dengan ragu ragu.


tatapan Bella yang tadinya menunduk langsung menatap wajah Afrizal. ia tidak menyangka Afrizal akan menerima pernikahan ini.


"Zal apa kamu yakin dengan keputusanmu? "


"lalu Reyna bagaimana? "


"entah lah , aku sangat mencintainya? "


"oke... kalau ini bisa membuat dia bahagia aku akan menerima nya"


tanpa ragu Bella langsung menjawab nya.


"terima kasih Bella, kita akan menikah besok... ayo kita kerumah. " ajak Afrizal.


dengan berbagai macam cara Afrizal membujuk Bella, karena keputusan yang mendadak itu pernikahan akan dilaksanakan besok di kediaman Afrizal dan Reyna. Bella pun tak dapat lagi menolak nya.


Bella langsung bergegas menuju kamar nya untuk berkemas pakayan yang akan ia bawa kerumah Afrizal. sisanya nanti ia akan datang lagi mengambil nya.


setelah selesai .

__ADS_1


Reno yang bingung melihat Bella keluar bersama Afrizal dan membawa tas, dia langsung menghampiri mereka berdua dan mengambil tas yang di bawa Afrizal. Reno tidak berani ber tanya ada apa sebenarnya dan mau kemana Bella.


sampai di rumah Afrizal.


Bella yang agak sedikit canggung dengan keadaan ini. walau pun Reyna dan Afrizal adalah sahabatnya . dia akan menjadi orang ketiga diantara keduanya.


Bi imah menghampiri Afrizal dan Bella.


"Bi Imah to long antarkan Bella di kamar nya" perintah Afrizal.


"Baik Tuan , ayo nona ikut saya. " sambil mengambil tas Bella yang diberikan Afrizal.


perasaan yang sangat sulit di artikan dengan kata kata. memang ia mencintai Afrizal sejak dulu cuman bukan seperti ini yang ia harapkan.


menurutnya melihat orang yang dicintai bahagia , diapun akan ikut merasa bahagia walau pun awalnya Terasa sangat sakit namun dengan cara mengikhlaskan adalah hal yang paling tepat.


selesai mengantarkan Bella.


Afrizal menuju kamar nya. ia tidak melihat Reyna ada dalam. namun Afrizal tidak lah kaget dengan kejadian itu karena memang Reyna sering pulang malam dan Menghabiskan waktu di rumah orang tuanya.


namun akhir akhir ini Reyna tidak kerumah orang tuanya. ia sering keapartemen milik Reno. sejak kejadian waktu itu Reyna selalu datang ke apartenen Reno dan Menghabiskan waktu untuk bersantai di Sana.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


lanjut ☺☺☺


__ADS_2