
flashback on
Reyna Pov
Hari itu,
aku duduk sendiri an di taman, menunggu seseorang sedang mencari kan minuman untukku.. setelah beberapa kali melakukan gerakan pingganggku mulai Terasa sakit, mungkin saja karena usia kandunganku saat ini sudah lebih dekat dengan persalinan sehingga aku dengan mudah nya kelelahan.
tatapanku tertuju pada keluarga kecil di bawah pohon yang tak jauh dari pandanganku.mereka sangat bahagia.
terlintas dipikiranku saat itu, jika aku seperti mereka pasti aku orang yang sangat bahagia di dunia ini.
hehh,,,,bagaimana aku bisa membayangkan hal itu, aku sendiri yang menciptakan kehidupan ku ku hingga jadi seperti ini,
kau tidak pantas Reyna.
awwhh,,,
pingganggku kemudian sakit lagi.
kemana pergi nya Reno saat itu , hampir sudah setengah jam Ia meninggalkan ku disini.
aku mulai gelisah, menengok kesana kesini namun yang kutunggu tak juga menampakkan batang hidungnya.
awas saja kalau dia datang, aku Akan memberinya pelajaran.
ancamku pada Reno.
aku sudah tidak tahan lagi, keringat mulai bercucuran membasahi wajahku saat itu. bukanya malah berkurang kesakitan yang kurasakan malah semakin menjadi.
kemudian ada seseorang yang menyebut namaku.
suara itu juga tak begitu asing di telinga ku.
dia Afrizal suamiku,
aku masih berhak menyebut nya suami karena surat perceraian yang di kirimkan padaku saat itu belum juga kutanda tangani.
aku berusaha sekuat tenaga menghindar darinya walau pun aku harus menahan sakit , yang kutakutkan adalah jangan sampai Ia Berta nya soal kehamilanku.
aku tidak mau dia mengetahuinya saat ini, nanti ketika sudah waktu nya baru aku akan memberitahukan padanya.
Afrizal terus mengejarku,
sekuat tenaga aku menghindar darinya.
karena dengan kecerobohanku, aku tidak melihat mobil yang melintas di samping ku dan kemudian menabrakku.
dan akupun tidak sadar kan diri.
__ADS_1
Sesaat kemudian aku melihat beberapa orang mengelilingi ku, walau pun samar samar aku bisa mengenali sosok lelaki yang begitu sangat aku kenali .
Dok ada apa dengan ku,
ucapku dengan sedikit gemetar.
Reyna, tenang saja kamu Akan baik baik saja.
aku sedikit legah mendengar nya.
selamatkan bayiku dokter kevin.
aku ikhlas,,,
Bella yang Akan merawatny, dan bawa aku pergi dari sini Kevin, pergi jauh.
buat seolah olah aku sudah tiada.
biarkan mama mengetahui ini, aku yakin kali ini mama Akan mendukungku.
Baiklah Reyna, jika itu keputusanmu.
Setelah sadar dan kesehatanku benar benar membaik aku sudah berada di tempat yang sangat jauh dan Terasa begitu asing bagiku.
ternyata dokter kevin membawaku keluar Negeri tepatnya di jerman.
aku mulai membiasakan diri di negara ini, dan menjalani beberapa pemeriksaan tentang penyakit ku. dokter kevin sangat baik padaku, aku bingung dengan cara apa aku bisa membalas kebaikan nya nanti.
Tiga tahun lama nya aku pergi dan kini saat nya aku kembali, aku merindukan putriku saat ini.
Flashback off
Dokter kevin, terima kasih telah merawat anak saya dengan baik. dengan cara apa saya bisa membalas kebaikan anda.
tidak perlu mahh, aku sudah menganggap Reyna seperti adik ku sendiri. tidak usah seperti ini.
ucap Kevin membalas genggaman tangan mama Reyna .
Terima kasih banyak yah Nak Kevin, bahkan mama selama ini tidak mengetahui apa yang di derita anak ini.
mama Reyna memukuk pelan kepala Reyna.
iyah mah dia sangat Cerewet dan keras kepala.
sambung Kevin.
mendengar itu Reyna merasa kesal.
berbeda dengan mama nya dan Kevin yang tertawa lepas mengejek nya.
__ADS_1
"Reyna, mama Akan mengantarmu menemui Rere"
"siapa Rere mah"
tanya Reyna bingung.
"ohh iyah mama lupa memberitahumu, Rere itu adalah putrimu"
"Cihh ,,, jelek sekali nama itu"
ucap Reyna tak suka.
"bahkan anakmu sekarang tidak dekat dengan papinya, Rere malah tak mau melepaskan Reno bahkan Ia juga menanggilnya ayah"
"Renoooo? mah"
"iyah Reno, Rere sangat manja padanya. sampai Sampai Ia juga ikut membesar kan putrimu seperti anak nya. karena Rere tak mau lepas darinya sedetikpun, huhh anak itu sama menyusahkan saat kamu kecil dulu"
"apa???,mama bilang aku dan putriku menyusahkan"
"mama hanya bercanda Reyna. tapi Rere lebih Manja dan keras kepala melebihi sifatmu"
"huhh,,, mereka mendidik nya dengan keras, kasihan anakku"
"kamu Salah Reyna, karena mereka selalu memanjakan nya akhirnya Rere seperti itu, terutama Reno Ia bahkan mengabulkan semua keinginan nya "
"mama tidak perlu mengantarku, aku Akan menemui seseorang Terlebih dahulu baru aku Akan menemui Rere "
ucap Reyna kemudian berpamitan menuju kamar nya.
tinggal lah dokter Kevin dan mama Reyna yang masih melanjutkan obrolan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
love you 🥰🤟
🦩