SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 42


__ADS_3

"Sifa kami kami pulang dulu yah"


"iyah Bu Bella"


"Reyna kemana "


"Bu Reyna sudah pulang "


Bella dan Afrizal keluar dari toko menuju mobil. saat di perjalanan perasaan Bella merasa khawatir, dia terus memikirkan Reyna.


"zal, kenapa perasaan ku terus memikirkan Reyna yah, kok jadi gak enak gini"


Bella memegang dadanya.


"Bell, Kamu tau kan Reyna. dia gak papa kok"


"Tapi"


"ini udah sampe rumah, dia pasti ada di dalam"


Bella dan Afrizal menuju kedalam rumah.


"zal Reyna gak ada, kemana dia? "


"mungkin kerumah orang tuanya, aku akan menelpon Reno agar mencari tahu keberadaan Reyna"


"zal,,,mengapa kamu selalu melibatkan Reno dalam urusan pribadimu, bukannya dia istrimu? harus nya kamu sendiri yang mencari nya"


"sudah lah Bella jangan terlalu di pikirkan, biarkan saja Reno yang mencari nya, sekarang aku ingin bersamu saja"


Bella bingung dengan perubahaan sikap Afrizal hari ini, tidak biasanya dia mengacuhkan Reyna. apalagi saat di toko tadi.


jika Reyna ada bersama mereka, biasanya Afrizal lebih suka perhatian ke Reyna ketimbang bersama Bella.


"apa di tau yah soal di toko tadi "


batin Bella.


"Hallo Ren,,,Reyna gak ada dirumah dan juga di toko, tolong cari tau dia di mana"


"Baik Tuan"


Reno menutup teleponnya dan beralih mencari kontak Reyna, namun dia tidak mengangkatnya. segera Reno mencari tau melalui aplikasi ponselnya kemudian dengan mudah dia bisa melacaknya.


"ternyata dia ada di apartmen sekarang, aku harus ke Sana"


setelah menyelesaikan urusan kantor Reno menuju ke apartemnya. setelah menempuh waktu kurang lebih 30 menit Dia sampai dan segera menuju ke lantai 15 tempat di mana Reyna berada.


pintu terbuka dan masuk.


Reno kaget saat melihat makanan berserakan di lantai. dia pun panik, berlari kedalam dan melihat Reyna terbaring di lantai dengan lemas.


"Ren,,, tolong aku, dadaku sakit. hikss hikas"


suara yang sangat lemah.


Reno mengendongnya dan membawa nya keranjang.


"Reno,,, kamu khawatir padaku? "


Reyna melihat tatapan nya saat ini sangat berbeda, mata yang sudah berada kaca, dan bahkan tadi Reno mencium kening nya.


"sangat khawatir" jawab Reno singkat.


"Hallo dokter, bisa ke apartemenku sekarang, Reyna drop lagi dok "

__ADS_1


"aku akan segera ke Sana "


Tak lama kemudian dokter kevin datang dan memeriksa keadaan Reyna.


"apa yang kamu cemaskan Reyna"


dokter kevin bertanya dengan sedikit kesal. karena keadaan nya semakin memburuk.


"Reyna apa kamu lupa meminum obatmu"


Reno duduk di damping Reyna .


"Reyna hanya mengangguk pelan"


"katakan apa yang membuat mu seperti ini" tanya Reno.


"Bella hamil, dia mengandung anak Afrizal. hiks hikss"


Reyna kembali menangis.


"seharusnya kau bisa memperbaiki hubungan mu dengan nya . Belum terlambat Reyna ! "


"Tapi Dok, aku gak bisa mengambil kebahagiaan Bella saat ini, dia pasti membutuhkan Afrizal .


aku akan tetap seperti ini , dan sekarang aku harus fokus dengan kesehatanku, aku harus sembuh "


Reyna menatap dokter kevin dengan tatapan penuh harapan. Dia berharap dokter kevin bisa membantunya untuk menyembuhkan penyakitnya.


"Dokter Kevin.


bantu aku agar bisa sembuh dari penyakit ini, jujur aku sudah Lelah sekarang " ucap Reyna sambil menitikan air matanya.


mendengar itu dokter kevin dan Reno tersenyum. sebenarnya sudah sejak lama Reno dan dokter kevin membujuk Reyna agar segera ke LN untuk menangani penyakit nya, namun Reyna selalu menolak.


Reno mendekati Reyna dan duduk , sambil memegang Kepala Reyna dan tersenyum bahagia.


dengan Reflek Reyna memeluk Reno.


dokter Kevin pun juga turut merasa bahagia.


______________


Terlihat Bella sangat cemas .


dia baru saja menghubungi sifa, bahwa sejak kepergian mereka dari toko Reyna belum kembali sampai toko pun tutup.


"kemana yah Reyna pergi.


sekarang sudah jam 10 malam, dia belum kembali juga.


apa betul dia di rumah orang tuanya?


atau jangan jangan dia bersama??? "


terlihat Bella sedari tadi mondar mandir di depan pintu kamar Reyna.


Afrizal pun melihat nya menjadi kebingungan.


"apa yang sedang kamu cemaskan Bella "


Afrizal menghampiri nya.


"Reyna zal,,, kenapa di belum kembali?"


"Bella, bukan nya dia sudah selalu seperti ini. mengapa kamu cemas, mungkin dia menginap di rumah orang tuanya "

__ADS_1


"entahlah zal,,, aku merasa sangat khawatir dengan ya"


"sudah lah istirahatlah, ayo"


mereka menuju kekamarnya, dengan perasaan Bella yang masih belum merasa tenang.


setelah memastikan Afrizal telah tertidur nyenyak, Bella mengambil ponselnya menuju kebalkon untuk menelpon Reyna. tapi nomornya tidak aktif.


"iyah,,, aku harus menelpon Reno , aku harus pastikan kecurigaanku ini benar atau tidak"


Bella mencoba menghubungi Reno.


dan tidak mengankatnya. setelah panggilan ketiga kali nya akhirnya tersambung.


"Hallo, siapa yah"


"aku Bella, Reno"


"eh iyah, Nona Bella ada apa? "


"Reyna gak pulang, kamu tau dia dimana?


aku khawatir padanya, "


Reno terdiam, tak tau harus ngomong apa ke Bella.


"Reno, apa kamu dengar? "


"iyah, Nona Bella. Reyna bersamaku sekarang dan dia sudah tidur"


"ternyata dugaanku benar , Reyna bersama Reno sekarang. kenapa Afrizal begitu sangat yakin Reyna di rumah orang tuanya" Batin Bella.


"Hallo, Nona Bella"


"iyah, aku hanya memastikan saja Reyna baik baik saja"


sambungan telepon terputus.


saat berbalik Bella sangat terkejut melihat Afrizal yang sudah berada tepat di belakangannya.


"mungkin kah dia dengar semuanya? "


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut 😊😊😊


like

__ADS_1


komen


vote


__ADS_2