SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
Episode 41


__ADS_3

Bella menyadari Bahwa Reyna sangat kesal melihat semua itu, yang nampak dari raut wajah nya.


"Ina,,, aku gak berniat beri tau Afrizal soal tadi"


"sudah,,, lupakan lah"


kemudian Reyna menelpon sifa untuk memesan kan makanan. setelah beberapa lama menunggu pesanan Reyna datang. sifa mengantarkanya ke atas kemudian ia pergi.


" Bella,,, ayo makan " ajak Reyna. ia membuka kotak makanan itu dan ternyata itu adalah nasi goreng spesial kesukaanya.


Tatapan Bella tertuju pada kotak itu , mencium aromanya membuat perutnya terasa mual seketika. melihat Ekspresi wajah Bella yang memerah dan satu tangan nya menutup mulut nya. Reyna nampak bingung.


"Oekhh,,, oekhh,,, "Bella berlari menuju kamar mandi .


Reyna panik dan menyusul Bella kedalam. ia mengusap usap pelan bagian belakang Bella agar merasa lebih enak kan.


" ada apa, kau sakit? " tanya Reyna yang langsung membalikkan badan Bella.


"tidak kok Reyna... aku hanya mual saja melihat dan mencium bau nasi goreng itu " Reyna menatap heran ke kotak nasi goreng Milik nya.


"kenapa,,, ada yang salah ?. bukan nya dirumah kamu sering masak nasi goreng buat sarapan? "


"sekarang aku tidak menyukainya lagi "


"Baik lah aku akan makan di bawah bersama sifa, kau istrahatlah "


Reyna membantu Bella berjalan karena ia merasa sangat lemas.


"sayang kamu kenapa? " Afrizal terlihat sangat panik.


Ia cepat berlari kearah Bella dan menggendongnya. lalu membaringkannya keranjang.


"zal,,, aku tidak apa apa, hanya mual sedikit saja tidak perlu berlebihan " Bella merasa tidak enak dengan Reyna. perlakuan Afrizal di luar dugaanya.

__ADS_1


Reyna hendak keluar dan membawa kotak makanan itu. ia akan ke bawah makan bersama sifa dari pada harus melihat adegan mesra itu. tiba tiba terdengar suara Afrizal menghentikan langkahnya.


"Reyna,,, ada yang ingin aku dan Bella bicara kan denganmu . kemarilah"


"katakan"


"Bella hamil,,, sekarang usia kandunganya sudah memasuki 2 bulan" ucap Afrizal . sekilas ia mencium kembali pipi Bella.


"pantas saja perlakuan nya ke Bella tidak biasa. sekarang tidak ada gunanya cinta ini. sudah terlambat, dia telah menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. memang ini adalah tujuanku. seperti nya cintanya ke Bella sudah semakin dalam" batin Reyna.


"Akhhh,,,,, dadaku"


"Reyna " suara Afrizal mengagetkan lamunanan Reyna.


"Ehh Bella selamat yah, aku turut bahagia mendengarnya " Ucap Reyna dengan senyum termanisnya. dia pun mendekati Bella dan memeluknya.


"istrahatlah , jaga kandunganmu dengan baik , jangan cape cape lagi. biarkan Bi Imah yang mengerjakan tugasnya " Reyna mengusap lembut perut Bella.


Bella yang melihatnya pun sangat bahagia.


setelah selesai dengan pelukannya Afrizal menuju meja dan mengambil sesuatu di kantong plastik. ternyata itu adalah rujak pesanan Bella. Bella sangat suka dan dengan Cepat melahapnya.


"bagaimana bisa ia makan rujak sepagi ini " guman Reyna. kemudian ia pergi membawa kotak nasi gorengnya.


"aku akan ke apartemen Reno sekarang. jadi tak nafsu makan disini " batin Reyna.


"sifa,,, jika mereka menanyakan aku, bilang saja aku sudah pulang "


"Baik Bu "


Reyna keluar dan menuju mobil lalu ia pergi ke apartemen Reno yang tak jauh dari tokonya.


karena Reyna sudah tau pin Apartemen Reno , ia pun dengan mudah keluar masuk saat pemiliknya tidak ada .

__ADS_1


Dia terduduk lemas di belakang pintu . kotak makanan yang dipegangnya jatuh dan berhamburan di lantai.


air mata yang di tahan nya saat di di toko akhirnya bisa lolos juga. dia menangis sejadi jadi nya. untung saja yang punya Apartemen tidak ada di tempat.


Reno yang sudah berangkat ke kantor sekitar 15 menit yang lalu.


Reyna menangis histeris. bagaimana pun dia adalah seorang wanita biasa. saat disakiti dia juga akan merasakan sakit. namun dia mencoba ikhlas, karena semua ini juga adalah kesalahannya , dia juga yang memulai nya. maka mau tidak mau harus siap menerima nya.


Reyna tak menghiraukan lagi makanan nya. dia sudah melewatkan sarapan pagi ini. berjam jam terduduk dalam tangisannya Reynapun berusaha Bangkit namun kaki nya terasa gemetar.


dengan sekuat tenaga akhirnya dia bisa berjalan walau pun hanya memegang dinding sebagai pegangannya. Reyna berusaha secepat mungkin untuk bisa sampai ke tempat tidur namun ...


"brugghhh...Reyna pingsan dan tak sadarkan diri "


.


.


.


.


.


.


.


lanjut 😊😊😊


like dan komen yah 😍


dan di vote juga 🥰

__ADS_1


__ADS_2