SIAPA YANG PANTAS

SIAPA YANG PANTAS
45


__ADS_3

katakan Ren, aku ingin mendengar langsung darimu.


Afrizal memulai pembicaraan nya dengan sedikit merendah.


"apa yang harus aku katakan "


sebenarnya Reno sudah mengetahui apa maksud dari perkataan Afrizal namun ia hanya memastikan saja.


soal Reyna Ren. aku sudah tau. tidak perlu kau sembunyikan lagi dariku. aku sudah siap melepaskan Reyna bersamamu.


Afrizal berkata sambil menunduk ia tak mampu menatap wajah Reno, yang sudah ia anggap sebagai saudaranya sendiri namun tega berkhianat padanya.


Kamu sudah salah paham Zal. aku bisa jelaskan.


tidak perlu. aku tidak akan memaksa Reyna lagi untuk bersamaku. dia lebih pantas jika bersamamu dan dia bahagia.


Zal dengarkan aku dulu, Reyna Haa....


Sudahlah Ren, aku akan mengirimkan surat perceraian ku padanya.


belum sempat mendengar Reno, Afrizal langsung menyela perkataannya.


kalau memang dia bisa bahagia denganmu Ren, bawa dia pergi bersamamu , pergi jauh dari kehidupanku dan Bella. dan rahasiakan dari papa.


Zal, maafkan aku.


Reno semakin merasa bersalah, ia merasa telah menghianati Afrizal. kemudian berdiri dan memeluk Afrizal, dan Afrizal membalas pelukan nya.


Reno pun pamit keluar dari ruangan itu dan menuju apartemennya.


"Reyna Reyna inaa,,,, teriak Reno "


mendengar tidak ada jawaban Reno khawatir dan menuju kekamar Reyna. saat ia membuka pintu ternyata Reyna terlelap dengan pulasnya,dia pun berjalan mendekat dan duduk di samping tempat tidur.


Reno membelai rambut nya yang sedikit menutupi wajah cantik itu. ditatapnya wajah itu yang penuh dengan kedamaian.


"maafkan aku Zal, aku pasti akan menjaga Reyna dan calon anakmu. aku akan merawat mereka dengan baik ini janjiku padamu"


Merasa ada sesuatu yang membelai wajahnya, Reyna pun tersadar, perlahan ia membuka matanya dan melihat Reno ada di sampingnya sedang menatapanya.


Ren,,,, aku lapar. dengan suara seraknya dan pelan namun Reno masih dapat mendengarnya.


kamu lapar hmm...


iyah ,


kau akan memasakkan sesuatu untukmu,


aku ingin makan mi instan,


itu tidak baik buat bayimu Na,


hmm, pokoknya aku ingin mi instan,


Baiklah baiklah kali ini saja yah?


iyahh...


Reno pun bergegas menuju dapur.


setelah selesai ia pergi kekamar untuk membangunkan Reyna kembali.


apakah itu enak?

__ADS_1


iyah enak sekali, aku suka.


senyum mengembang di pipi Reyna yang masih terisi penuh oleh mi instan.


cobalah,


Reyna menyuap kan sesendok mi instan ke mulut Reno tanpa meniupnya terlebih dahulu .


Reyna,,,ini panas sekali


maafkan aku Ren, aku tidak sengaja.


Reno mengejar Reyna dan mereka pun tertawa bersama.


_______


pagi pagi sekali Reyna bersiap untuk pulang kerumahnya, semalam ia menginap di apartemen Reno dan itu sudah jadi kebiasaanya.


Ren,bangun,,,,kamu tidak bekerja hari ini???


Reyna berusaha membangunkan Reno. tidak seperti biasanya ia bermalas malasan seperti ini, biasanya Reno sangat tepat waktu tapi pagi ini entah kenapa ia malas kekantor.


yah sudah Ren, aku pulang .


hmm.


berniat ingin meminta Reno untuk mengantarnya tapi sepertinya ia urungkan .


Pagi Bi...sapa Reyna


Pagi Nyonya.


kemana yang lain Bi,


oh tuan dan Nyonya Bella ada di halaman belakang.


sepertinya tidak Nyonya.hari ini sepertinya Tuan akan menemani Nyonya Bella.


baiklah Bi aku kekamar.


Reyna menghempaskan tubuhnya ke kasur.


Hallo Ren kamu kekantor ,hari ini aku akan menemani Bella di rumah,dia tidak enak badan.


Baik Zal.


telepon terputus.


Ayo masuk Zal,mungkin Reyna sudah pulang. ajak Bella.


ini saat aku bicara sama dia. ucap Afrizal


Bella menggenggam tangan suaminya untuk memberikan semangat.


Reyna Reyna,,,, panggil Bella yang mengetuk pintu kamarnya.


namun tidak ada jawaban.


Bella memberanikan diri membuka pintu kamarnya namun Reyna tidak ada disana.


kemana dia? tanya Afrizal.


hoek hoekk...

__ADS_1


terdengar suara dari balik kamar mandi.


mereka berdua pun bergegas masuk kedalam.


Reyna kamu kenapa?


kamu sakit?


Afrizal terlihat panik.


Aku tidak apa apa.


lalu keluar dari dalam kamar mandi tanpa menjawab perkataan Afrizal.


ia duduk di sisi ranjang kemudian mengambil air putih untuk minum agar menetralkan rasa mualnya.


Bella dan Afrizal menyusulnya duduk di sofa.


Reyna,,, ada ingin aku bicarakan denganmu.


Afrizal memberanikan diri.


Ada apa?


aku sudah tau semuanya.


tentang apa.


Afrizal kemudian menatap Bella, seakan tau apa maksud dari tatapan nya Bella keluar dari ruangan itu.


Tentang Kamu dan Reno. lanjut Afrizal.


kenapa dengan Reno?


Reyna dengan nada tingginya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


lanjut yah😊


like


komen

__ADS_1


vote


dan tambahkan di favorit kalian 👌


__ADS_2